PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Bagaimana Menghadapi Tantangan Moral sebagai Orang Miskin
    Menara Pengawal—1990 | 15 November
    • Seorang penulis berkata, ”Seorang miskin dengan perut kosong membutuhkan harapan . . . lebih daripada sekedar roti.” Ya, perasaan tidak ada harapan, putus asa dan ketidakbahagiaan yang kronis adalah penderitaan yang dapat lebih menyakitkan daripada rasa lapar. Akan tetapi seseorang yang mengenal dan mempercayai Allah tidak perlu mengalah kepada keputusasaan. ”Saya bekerja keras sekarang,” Rosaline menambahkan, ”tetapi saya memiliki sukacita karena saya tahu bahwa waktu sudah dekat manakala saya tidak perlu lagi membanting tulang seperti ini. Sekarang saya bekerja untuk mendapatkan makanan bagi saya dan keluarga, tetapi dalam dunia baru Yehuwa, akan ada berlimpah makanan. Maka sekarang saya memiliki pengharapan dan sukacita yang tidak pernah saya miliki sebelum saya mengenal Yehuwa.”—Bandingkan Yesaya 25:6; Wahyu 21:3, 4.

  • Bagaimana Menghadapi Tantangan Moral sebagai Orang Miskin
    Menara Pengawal—1990 | 15 November
    • Seorang penulis berkata, ”Seorang miskin dengan perut kosong membutuhkan harapan . . . lebih daripada sekedar roti.”

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan