-
Mendapat Manfaat dari Pembacaan Alkitab Setiap HariMenara Pengawal—1995 | 1 Mei
-
-
[Kotak di hlm. 16, 17]
Saran untuk meningkatkan pembacaan Alkitab
(1) Banyak orang membaca buku-buku dalam Alkitab menurut urutan penyusunannya, mulai dari Kejadian sampai Penyingkapan. Saudara dapat juga membacanya menurut urutan waktu penulisannya yang semula. Camkan dalam pikiran bahwa Alkitab adalah kumpulan dari 66 buku yang terilham, suatu perpustakaan ilahi. Sebagai variasi, saudara mungkin ingin membaca beberapa buku yang berisi sejarah, kemudian beberapa yang sebagian besar berisi nubuat, disusul dengan beberapa buku yang adalah surat-surat nasihat, sebaliknya daripada sekadar mengikuti urutan halamannya. Tandai buku-buku apa saja yang telah saudara baca, dan pastikan untuk membaca seluruh Alkitab.
(2) Setelah saudara membaca satu bagian dari Alkitab, tanyakan diri saudara apa yang disingkapkan tentang Yehuwa, maksud-tujuan-Nya, cara Dia melakukan segala sesuatu; bagaimana ini hendaknya mempengaruhi kehidupan saudara sendiri; bagaimana saudara dapat menggunakannya untuk membantu orang lain.
(3) Sebagai pembimbing, gunakan bagan ”Main Events of Jesus’ Earthly Life” (”Peristiwa-Peristiwa Utama Selama Masa Hidup Yesus di Bumi”) yang diterbitkan di bawah tajuk ”Jesus Christ” dalam Insight on the Scriptures (juga dalam ”Segenap Alkitab Diilhamkan Allah dan Bermanfaat”), baca kisah-kisah yang sejajar dengan setiap bagian dari Injil secara berurutan. Lengkapi ini dengan memeriksa bagian-bagian yang berhubungan dalam buku Tokoh Terbesar Sepanjang Masa.
(4) Sewaktu saudara membaca dari Kisah Para Rasul, catatan tentang kehidupan dan pelayanan Paulus, bacalah juga surat-surat terilham yang berkaitan dengannya. Dengan demikian, sewaktu disinggung tentang berbagai kota atau daerah tempat Paulus mengabar, berhenti sejenak dan baca surat-surat yang belakangan ia tulis kepada rekan-rekan Kristen di tempat-tempat tersebut. Juga membantu untuk mengikuti perjalanan-perjalanannya di peta, sebagaimana yang terdapat di sampul belakang dari Terjemahan Dunia Baru.
(5) Bersama dengan pembacaan saudara dari Keluaran sampai Ulangan, baca surat kepada orang-orang Ibrani untuk mendapatkan keterangan dari banyak pola nubuat. Di bawah kata ”Law” (Hukum) dalam Insight on the Scriptures, periksa bagan ”Some Features of the Law Covenant” (Beberapa Peristiwa Pada Perjanjian Hukum).
(6) Sewaktu membaca kitab-kitab para nabi, sediakan waktu untuk meninjau latar belakang sejarah yang berkaitan di dalam Alkitab. Misalnya, sewaktu membaca buku Yesaya, tinjau apa yang dikatakan di tempat lain tentang raja-raja Uzia, Yotam, Ahas, dan Hizkia, yang disebutkan di Yesaya 1:1. (2 Raja, pasal 15-20; 2 Tawarikh, pasal 26-32) Atau sewaktu membaca Hagai dan Zakharia, ambil waktu untuk meninjau apa yang ditemukan di dalam buku Ezra.
(7) Pilihlah sebuah buku di Alkitab, bacakan satu bagiannya (mungkin sebuah pasal), kemudian adakan riset, dengan menggunakan Watch Tower Publications Index atau Watchtower Library yang dikomputerisasi jika tersedia dalam bahasa saudara. Terapkanlah bahan tersebut dalam kehidupan saudara sendiri. Gunakan dalam khotbah-khotbah dan dalam dinas pengabaran. Kemudian lanjutkan ke bagian yang lain.
(8) Jika ada publikasi Menara Pengawal yang menyediakan penjelasan tentang sebuah buku dalam Alkitab atau sebagian darinya, seringlah periksa publikasi tersebut sewaktu saudara sedang membaca bagian Alkitab itu. (Misalnya: Kidung Agung, The Watchtower 1 Desember 1957, halaman 720-34; tentang Yehezkiel, buku ”The Nations Shall Know That I Am Jehovah”—How?; tentang Daniel, buku ”Your Will Be Done on Earth” atau buku Our Incoming World Government—God’s Kingdom; tentang Hagai dan Zakharia, Paradise Restored to Mankind—By Theocracy!; tentang buku Penyingkapan, Wahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!)
(9) Seraya saudara membaca, periksalah beberapa referensi silang. Perhatikan 320 ayat dari Kitab-Kitab Ibrani yang langsung dikutip dalam Kitab-Kitab Yunani Kristen dan ratusan ayat lain yang dirujuk, serta juga penerapan yang diberikan. Referensi silang menunjuk kepada penggenapan-penggenapan nubuat yang dicatat di dalam Alkitab, kepada perincian biografi dan geografi, dan kepada gagasan-gagasan yang sejajar yang dapat memperjelas ungkapan-ungkapan yang barangkali saudara rasa sulit dipahami.
(10) Dengan menggunakan Edisi Rujukan dari New World Translation, jika tersedia dalam bahasa saudara, periksalah catatan kaki dan artikel apendiks yang berkaitan dengan apa yang saudara baca. Hal ini memperlihatkan dasar dari terjemahan yang digunakan dan cara lain ungkapan-ungkapan penting dapat diterjemahkan. Saudara juga dapat membandingkan terjemahan beberapa ayat tertentu dengan terjemahan Alkitab lain.
(11) Setelah saudara membaca setiap pasal, tulis sebuah ringkasan singkat dari gagasan utama dalam pasal tersebut. Gunakan hal itu sebagai dasar bagi tinjauan dan renungan selanjutnya.
(12) Seraya saudara membaca Alkitab, tandai ayat-ayat yang dipilih yang teristimewa ingin saudara ingat, atau salin di kartu-kartu dan letakkan ini di tempat yang setiap hari saudara lihat. Hafalkanlah; renungkanlah; manfaatkanlah. Jangan coba menghafal terlalu banyak sekaligus, barangkali hanya satu atau dua ayat setiap minggu; kemudian pilih lebih banyak ayat pada kali berikut saudara membaca Alkitab.
-
-
Mendapat Manfaat dari Pembacaan Alkitab Setiap HariMenara Pengawal—1995 | 1 Mei
-
-
Berbagai Cara Membaca Alkitab
12. Program apa dari pembacaan Alkitab dimiliki oleh anggota-anggota keluarga Betel yang baru dan para siswa Gilead?
12 Terdapat banyak cara Alkitab dapat dibaca. Adalah bermanfaat untuk membacanya dari Kejadian sampai Penyingkapan. Semua anggota keluarga Betel di seluruh dunia yang melayani di kantor pusat sedunia atau di salah satu dari cabang-cabang Lembaga dituntut untuk membaca seluruh Alkitab selama tahun pertama mereka dalam dinas Betel. (Hal ini biasanya mencakup pembacaan tiga sampai lima pasal, tergantung pada panjangnya, atau empat sampai lima halaman, setiap hari.) Siswa-siswa pada Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal juga harus membaca Alkitab seluruhnya sebelum mereka lulus. Diharapkan agar hal ini akan membantu mereka menjadikan pembacaan Alkitab setiap hari bagian dari kehidupan mereka.
13. Tujuan apa dianjurkan bagi Saksi-Saksi yang baru dibaptis?
13 Adalah bermanfaat bagi Saksi-Saksi yang baru dibaptis untuk menetapkan tujuan membaca seluruh Alkitab. Pada tahun 1975, sewaktu sedang membuat persiapan untuk dibaptis, seorang pemuda di Prancis ditanyai oleh seorang penatua apakah ia memiliki program yang pasti untuk pembacaan Alkitab. Sejak saat itu ia membaca seluruh Alkitab setiap tahun, biasanya mengadakan pembacaan pada pagi hari sebelum ia pergi bekerja. Tentang hasil-hasilnya, ia mengatakan, ”Saya menjadi jauh lebih mengenal Yehuwa. Saya dapat melihat bagaimana semua yang Ia lakukan berkaitan dengan maksud-tujuan-Nya dan bagaimana Ia menanggapi sewaktu rintangan-rintangan muncul. Saya dapat melihat bahwa Yehuwa, pada waktu yang sama adil-benar dan baik dalam segala tindakan-Nya.”
14. (a) Agar dapat memulai program pembacaan Alkitab pribadi yang terus berlanjut, apa yang penting? (b) Apa yang dapat membantu kita untuk mengingat ringkasan umum dari setiap buku Alkitab seraya kita membacanya?
14 Apakah saudara telah membaca seluruh Alkitab? Jika belum, sekaranglah waktu yang baik untuk memulainya. Susunlah jadwal yang pasti, dan berpautlah kepadanya. Tentukan seberapa banyak halaman atau seberapa banyak pasal akan saudara baca setiap hari, atau cukup tentukan seberapa banyak waktu yang saudara akan gunakan dan kapan. Tidak semua orang dapat selesai membaca Alkitab dalam satu tahun, tetapi hal yang penting adalah untuk membaca Firman Allah dengan tetap tentu, sedapat mungkin melakukannya setiap hari. Seraya saudara membaca seluruh Alkitab, saudara mungkin mendapati penggunaan beberapa buku referensi membantu untuk mengesankan dalam pikiran saudara ringkasan umum dari bahan. Jika buku Insight on the Scriptures tersedia dalam bahasa saudara, maka sebelum mulai membaca sebuah buku tertentu dalam Alkitab, tinjau ringkasan singkat dari pokok-pokok pentingnya sebagaimana yang terdapat dalam Insight.* Khususnya perhatikan judul-judul tebal di dalam daftar. Atau buatlah penggunaan serupa dari ringkasan yang lebih luas yang terdapat dalam buku ”Segenap Alkitab Diilhamkan Allah dan Bermanfaat”.a
15. (a) Saran apa yang diberikan pada halaman 16 dan 17 dapat membantu meningkatkan pembacaan Alkitab? (b) Sebaliknya daripada membuat pembacaan beberapa halaman menjadi ritual, kepada hal penting apa kita hendaknya memberikan perhatian yang lebih besar?
15 Pembacaan Alkitab menurut urutan memiliki manfaat, namun jangan menjadi sekadar pembaca yang ritual. Jangan baca sejumlah halaman setiap hari semata-mata agar saudara dapat mengatakan bahwa saudara membaca Alkitab seluruhnya setiap tahun. Sebagaimana diperlihatkan dalam kotak ”Saran-Saran untuk Meningkatkan Pembacaan Alkitab Saudara” (halaman 16 dan 17), terdapat banyak cara saudara dapat membaca dan menikmati Alkitab. Tidak soal metode yang saudara gunakan, pastikan bahwa saudara mengisi pikiran saudara maupun hati saudara.
Pahami Apa yang Saudara Baca
16. Mengapa penting mengambil waktu untuk merenungkan apa yang kita baca?
16 Sewaktu mengajar murid-muridnya, Yesus menekankan pentingnya mereka memahami apa yang ia katakan. Apa yang penting adalah, bukan sekadar pemahaman secara intelektual, namun mereka ”mengerti maknanya dengan hati mereka” sehingga dapat menerapkannya dalam kehidupan. (Matius 13:14, 15, 19, 23) Apa yang penting bagi Allah adalah bagaimana orang itu yang sebenarnya di dalam, dan inilah apa yang dilambangkan oleh hati. (1 Samuel 16:7; Amsal 4:23) Maka, selain memastikan bahwa kita memahami apa yang ayat-ayat Alkitab katakan, kita perlu merenungkannya, mempertimbangkan penerapannya dalam kehidupan kita sendiri.—Mazmur 48:10; 1 Timotius 4:15.
17. Aspek-aspek apa yang dapat membantu kita merenungkan apa yang kita baca dalam Alkitab?
17 Berupayalah mengenali prinsip-prinsip utama dalam kisah-kisah Alkitab sehingga saudara dapat menerapkan hal-hal ini kepada situasi-situasi yang saudara hadapi. (Bandingkan Matius 9:13; 19:3-6.) Seraya saudara membaca dan merenungkan tentang sifat-sifat Yehuwa yang menakjubkan, gunakan kesempatan tersebut untuk menguatkan hubungan pribadi saudara dengan Dia, untuk memperkembangkan di dalam diri saudara suatu perasaan yang kuat dari pengabdian yang saleh. Sewaktu saudara membaca pernyataan-pernyataan dari maksud-tujuan Yehuwa, pertimbangkan apa yang dapat saudara lakukan untuk bertindak selaras dengan hal-hal ini. Sewaktu saudara membaca nasihat langsung, sebaliknya daripada sekadar mengatakan kepada diri saudara, ’Saya mengetahui hal tersebut,’ tanyakan, ’Apakah saya melakukan apa yang dikatakannya?’ Jika ya, tanyakan diri saudara, ’Dengan cara-cara apa saya dapat melakukannya ”dengan lebih sepenuhnya”’? (1 Tesalonika 4:1) Seraya saudara mempelajari tuntutan-tuntutan Allah, perhatikan juga contoh-contoh dari kehidupan nyata di dalam Alkitab tentang orang-orang yang hidup selaras dengan tuntutan-tuntutan ini dan orang-orang yang tidak melakukannya. Pertimbangkan mengapa mereka menempuh haluan yang mereka ambil dan apa hasilnya. (Roma 15:4; 1 Korintus 10:11) Sewaktu saudara membaca tentang kehidupan Yesus Kristus, ingatlah bahwa Yesus adalah pribadi yang kepadanya Yehuwa telah mempercayakan kedudukan sebagai raja atas seluruh bumi; gunakan kesempatan untuk menguatkan di dalam diri saudara kerinduan akan dunia baru Allah. Juga, analisis cara-cara saudara dapat lebih sepenuhnya meniru Putra Allah.—1 Petrus 2:21.
-