-
”Semua Orang Akan Tahu Bahwa Kalian Muridku”Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2023 | Maret
-
-
Saat kita merasa kesal dengan seorang rekan seiman, coba pikirkan pertanyaan-pertanyaan ini: ’Kenapa tindakan orang itu membuat saya begitu kesal? Apakah kekesalan saya menunjukkan bahwa saya punya sifat buruk yang perlu diubah? Apakah orang yang membuat saya kesal sedang menghadapi kesulitan? Kalaupun saya memang punya alasan untuk merasa kesal, apakah saya bisa menunjukkan kasih dengan tidak mempermasalahkan kesalahan itu?’ Kalau kita terus menunjukkan kasih kepada satu sama lain, kita membuktikan bahwa kita benar-benar pengikut Kristus yang sejati.
-
-
”Semua Orang Akan Tahu Bahwa Kalian Muridku”Menara Pengawal (Edisi Pelajaran)—2023 | Maret
-
-
18. Pertanyaan-pertanyaan apa yang perlu kita pikirkan sewaktu ada rekan seiman yang membuat kita tersinggung? (Amsal 26:20)
18 Kadang, kita mungkin merasa bahwa kita perlu berbicara kepada rekan seiman yang membuat kita tersinggung. Tapi, sebelum melakukan itu, kita perlu memikirkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini: ’Apakah saya benar-benar memahami situasinya?’ (Ams. 18:13) ’Apakah orang itu memang sengaja menyakiti saya?’ (Pkh. 7:20) ’Apakah saya sendiri pernah melakukan kesalahan yang sama?’ (Pkh. 7:21, 22) ’Kalau saya mengajak dia bicara, apakah itu akan menyelesaikan masalahnya atau justru membuatnya semakin rumit?’ (Baca Amsal 26:20.) Kalau kita memikirkan pertanyaan-pertanyaan seperti itu, kita mungkin akan menyadari bahwa kita sebenarnya bisa mengabaikan kesalahan orang itu karena kita mengasihi dia.
-