PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Bagian 4: 1513-607 S.M.—Suatu Bangsa yang Dipisahkan, Tidak seperti Semua Bangsa Lain
    Sedarlah!—1989 (No. 30) | Sedarlah!—1989 (No. 30)
    • Doktrin agama palsu dan praktik-praktik yang keji dari negara-negara tetangga, termasuk penyembahan Baal, menjadi makin nyata dalam rumah-rumah penduduknya.

  • Bagian 4: 1513-607 S.M.—Suatu Bangsa yang Dipisahkan, Tidak seperti Semua Bangsa Lain
    Sedarlah!—1989 (No. 30) | Sedarlah!—1989 (No. 30)
    • [Kotak di hlm. 26]

      Agama di Kanaan—Benar atau Salah?

      ”Penggalian di Palestina telah mengungkapkan adanya banyak sekali patung A[starte] dalam segala macam bentuk; . . . kebanyakan patung-patung kecil yang kasar, suatu pertanda bahwa patung dewi ini terutama digunakan dalam ibadat di rumah, mungkin dikenakan pada tubuh kaum wanita atau diletakkan dalam suatu ruangan kecil dalam rumah. . . . Agama-agama yang berbau seks dari A[starte] dan Baal disenangi rakyat jelata. Tentu, kerugian yang serius tak dapat dielakkan; penyalahgunaan seks untuk menghormati dewa, nafsu yang menggairahkan, dan kesenangan yang berlebihan menjadi bagian dari ibadat dan kemudian berpindah ke dalam rumah.”—Calwer Bibellexikon (Kamus Alkitab Calwer).

      ”Perayaan agama menjadi perayaan yang tidak senonoh yang mencerminkan sifat kebinatangan dari manusia. Bahkan penulis-penulis Yunani dan Romawi dikejutkan oleh hal-hal yang dilakukan orang-orang Kanaan atas nama agama.”—The Lion Encyclopedia of the Bible.

      ”Tentang praktik-praktik agama Kanaan, hanya persembahan anak-anak sebagai korban yang akan disebutkan di sini, karena penggalian telah secara langsung membuktikan hal ini. Di Gezer maupun di Megido, cara mayat anak-anak dikubur . . . berbicara secara meyakinkan . . . mengenai praktik ini.”—Die Alttestamentliche Wissenschaft (Ilmu Pengetahuan dari Perjanjian Lama).

      ”Di negeri lain manapun tidak pernah ditemukan begitu banyak patung dewi kesuburan dalam posisi telanjang, beberapa benar-benar sangat cabul. Di manapun tidak pernah cara pemujaan ular muncul dengan begitu kuat. . . . Pelacur-pelacur suci serta para imam sida-sida sangat umum. Persembahan manusia sebagai korban sangat dikenal . . . Maka, perasaan muak yang dirasakan para pengikut Allah YHWH sewaktu menghadapi berhala orang-orang Kanaan mudah sekali dimengerti.”—Recent Discoveries in Bible Lands (Penemuan-Penemuan Belakangan di Negeri-Negeri Alkitab).

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan