-
Terang bagi Bangsa-BangsaNubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia II
-
-
9. Kabar baik apa yang Yehuwa beritakan?
9 Apakah pembinasaan Yerusalem pada tahun 607 SM mengartikan bahwa Yehuwa tidak akan lagi memiliki saksi-saksi di bumi? Tidak. Para pemelihara integritas yang terpuji, seperti Daniel dan ketiga temannya, akan terus melayani Yehuwa bahkan sebagai orang buangan di Babilon. (Daniel 1:6, 7) Ya, barisan saksi-saksi Yehuwa yang setia tidak akan terputus, dan pada akhir 70 tahun, pria dan wanita yang setia akan meninggalkan Babilon dan kembali ke Yehuda untuk memulihkan ibadat murni di sana. Itulah yang Yehuwa bicarakan selanjutnya, ”Aku akan memasang suatu tanda di antara mereka, dan aku akan mengutus beberapa orang yang terluput kepada bangsa-bangsa, yaitu ke Tarsyis, Pul, dan Lud, orang-orang yang menarik busur, ke Tubal dan Yawan, pulau-pulau yang jauh sekali, yang belum pernah mendengar laporan tentang aku atau melihat kemuliaanku; dan mereka pasti akan menceritakan kemuliaanku di antara bangsa-bangsa.”—Yesaya 66:19.
10. (a) Bagaimana orang Yahudi yang setia yang dibebaskan dari Babilon menjadi suatu tanda? (b) Siapa dewasa ini yang berperan sebagai tanda?
10 Sekumpulan pria dan wanita setia yang kembali ke Yerusalem pada tahun 537 SM akan menjadi tanda yang luar biasa, bukti bahwa Yehuwa telah membebaskan umat-Nya. Siapa yang pernah membayangkan bahwa orang Yahudi tawanan pada suatu hari akan bebas menjalankan ibadat murni di bait Yehuwa?
-
-
Terang bagi Bangsa-BangsaNubuat Yesaya—Terang bagi Seluruh Umat Manusia II
-
-
11. (a) Setelah pemulihan, bagaimana orang-orang dari bangsa-bangsa akan belajar tentang Yehuwa? (b) Bagaimana Zakharia 8:23 pertama kali digenapi?
11 Namun, setelah pemulihan pada tahun 537 SM, apakah orang-orang dari bangsa-bangsa yang belum mendengar laporan tentang Yehuwa dapat mengenal Dia? Nah, tidak semua orang Yahudi yang setia akan kembali ke Yerusalem pada akhir penawanan Babilon. Beberapa orang, seperti Daniel, akan tetap tinggal di Babilon. Yang lain-lain akan menyebar ke empat penjuru bumi. Pada abad kelima SM, ada orang-orang Yahudi yang tinggal di berbagai tempat di Imperium Persia. (Ester 1:1; 3:8) Pastilah, beberapa di antara mereka bercerita tentang Yehuwa kepada tetangga-tetangga kafir mereka, karena banyak orang dari bangsa-bangsa itu menjadi proselit Yahudi. Itulah yang tampaknya terjadi dengan sida-sida Etiopia, yang mendengar pengabaran murid Kristen Filipus pada abad pertama. (Kisah 8:26-40) Semua ini terjadi sebagai penggenapan pertama kata-kata nabi Zakharia, ”Akan terjadi pada hari-hari tersebut bahwa sepuluh pria dari segala bahasa bangsa-bangsa akan memegang, ya, mereka akan memegang punca baju seorang pria, yaitu seorang Yahudi, dengan mengatakan, ’Kami mau pergi bersama kamu sekalian, karena kami telah mendengar bahwa Allah menyertai kamu sekalian.’” (Zakharia 8:23) Yehuwa benar-benar mengirimkan terang kepada bangsa-bangsa!—Mazmur 43:3.
Membawa ”Pemberian bagi Yehuwa”
12, 13. Bagaimana ’saudara-saudara’ dibawa ke Yerusalem pada awal tahun 537 SM?
12 Setelah Yerusalem dibangun kembali, orang-orang Yahudi yang tersebar jauh dari tanah asal mereka akan memandang kota itu serta keimamannya yang dipulihkan sebagai pusat ibadat murni. Banyak dari antara mereka akan mengadakan perjalanan jauh untuk menghadiri festival-festival tahunan di sana. Di bawah ilham, Yesaya menulis, ”’Mereka pasti akan membawa semua saudaramu keluar dari semua bangsa sebagai pemberian bagi Yehuwa, di atas kuda, kereta, pedati tertutup, bagal, dan unta betina yang cepat, sampai ke gunung kudusku, Yerusalem,’ kata Yehuwa, ’sama seperti pada waktu putra-putra Israel membawa pemberian dalam bejana yang tahir ke dalam rumah Yehuwa. Juga dari mereka aku akan mengambil beberapa untuk menjadi imam-imam dan orang-orang Lewi.’”—Yesaya 66:20, 21.
13 Beberapa di antara ’saudara-saudara yang keluar dari semua bangsa’ hadir pada hari Pentakosta sewaktu roh kudus dicurahkan ke atas murid-murid Yesus. Catatannya berbunyi, ”Adapun di Yerusalem tinggal orang-orang Yahudi, orang-orang saleh, dari setiap bangsa di bawah langit.” (Kisah 2:5) Mereka datang ke Yerusalem untuk beribadat menurut kebiasaan Yahudi, tetapi ketika mereka mendengar kabar baik tentang Yesus Kristus, banyak yang memperlihatkan iman kepadanya dan dibaptis.
-