-
”Berita Gembira” dari Buku ApokalipsMenara Pengawal—1999 | 1 Desember
-
-
”Berita Gembira” dari Buku Apokalips
”Aku melihat malaikat lain terbang di tengah langit, dan ia mempunyai kabar baik yang abadi untuk dinyatakan sebagai berita gembira kepada orang-orang yang tinggal di bumi.”—PENYINGKAPAN 14:6.
1. Meskipun Saksi-Saksi Yehuwa percaya akan keterilhaman buku Apokalips, mengapa mereka bukanlah ”sekte apokalips”?
TIDAK seperti yang dituduhkan, Saksi-Saksi Yehuwa bukanlah ”sekte apokalips” atau ”kultus hari kiamat”. Akan tetapi, mereka mengakui buku Apokalips, yang disebut juga Wahyu atau Penyingkapan, merupakan bagian dari Firman Allah yang terilham. Memang, buku Penyingkapan memuat berita penghukuman atas orang-orang fasik. Tetapi, sewaktu memberikan kesaksian kepada masyarakat, hamba-hamba Allah terutama memusatkan perhatian pada harapan menakjubkan yang dipaparkan dalam Alkitab, termasuk dalam buku Apokalips, atau Penyingkapan. Oleh karena itu, mereka sama sekali tidak menambahi atau mengurangi kata-kata nubuat yang terkandung di dalamnya.—Penyingkapan 22:18, 19.
Pembawa Berita Gembira
2. Ayat-ayat manakah yang sering digunakan Saksi-Saksi Yehuwa dalam pekerjaan pengabaran mereka?
2 Ayat Alkitab yang memuat pernyataan Yesus berikut ini sering dikutip Saksi-Saksi Yehuwa sebagai dasar pelayanan mereka kepada masyarakat, ”Kabar baik kerajaan ini akan dimaklumatkan di seluruh bumi yang berpenduduk sebagai suatu kesaksian kepada semua bangsa; dan kemudian akhir itu akan datang.” (Matius 24:14, catatan kaki NW bahasa Inggris) Dan, apakah ”kabar baik kerajaan ini”? Banyak Saksi akan menjawabnya dengan mengutip ayat-ayat dari Penyingkapan pasal 20 dan 21 yang mengacu kepada Pemerintahan Seribu Tahun Kristus dan pemerintahan Kerajaannya serta suatu masyarakat manusia, yang ’tidak akan lagi’ menderita kematian, perkabungan, dan rasa sakit.—Penyingkapan 20:6; 21:1, 4.
3. Misi apa yang berpadanan dengan pelayanan Saksi-Saksi Yehuwa kepada masyarakat?
3 Sebagai pembawa berita gembira ini, Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya adalah juru bicara dari seorang utusan surgawi simbolis yang misinya juga diuraikan dalam buku Penyingkapan. ”Aku melihat malaikat lain terbang di tengah langit, dan ia mempunyai kabar baik yang abadi untuk dinyatakan sebagai berita gembira kepada orang-orang yang tinggal di bumi, dan kepada setiap bangsa dan suku dan bahasa dan umat.” (Penyingkapan 14:6) ”Kabar baik yang abadi” ini mencakup pengumuman bahwa ”kerajaan [atau, pemerintahan] dunia” telah ”menjadi kerajaan Tuan kita dan Kristusnya” dan bahwa ’waktu yang Yehuwa tetapkan’ telah tiba untuk ”membinasakan orang-orang yang sedang membinasakan bumi”. (Penyingkapan 11:15, 17, 18) Bukankah itu benar-benar kabar baik?
Apa yang Disampaikan oleh Buku Penyingkapan bagi Kita
4. (a) Kebenaran dasar apa saja yang diuraikan di pasal 1 dari buku Penyingkapan? (b) Apa yang dituntut dari orang-orang yang ingin mengambil manfaat dari berita gembira tersebut?
4 Pasal pembukaan buku Penyingkapan menampilkan Yehuwa sebagai ”Alfa dan Omega, . . . Pribadi yang sekarang ada dan yang dahulu ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa”. Dan Putra-Nya, Yesus Kristus, digambarkan sebagai ”Saksi yang Setia”, ”yang sulung dari antara orang mati”, dan ”Penguasa atas raja-raja di bumi”. Buku Penyingkapan juga menyebut Yesus sebagai ”dia yang mengasihi kita dan yang melepaskan kita dari dosa-dosa kita melalui darahnya”. (Penyingkapan 1:5, 8) Oleh karena itu, sejak awal, buku Penyingkapan memerinci kebenaran dasar yang menyelamatkan kehidupan. ”Mereka yang tinggal di bumi” tidak akan mendapat manfaat dari berita gembira yang dibawakan kepada mereka, kecuali bila mereka mengakui kedaulatan Yehuwa, beriman akan darah Kristus yang tercurah, serta percaya bahwa Yehuwa telah membangkitkan dia dan bahwa kini Kristus adalah Penguasa bumi yang dilantik Allah.—Mazmur 2:6-8.
5. Apa peran Kristus yang digambarkan di pasal 2 dan 3 dari buku Penyingkapan?
5 Dua pasal berikutnya menggambarkan Kristus Yesus sebagai Pengawas surgawi yang pengasih atas sidang murid-muridnya di bumi. Gulungan yang ditujukan kepada tujuh sidang Kristen pilihan yang berada di Asia Kecil pada abad pertama M itu berisi anjuran dan nasihat tegas yang tetap relevan hingga dewasa ini. Pesan-pesan yang disampaikan ke sidang-sidang itu biasanya dimulai dengan kata-kata seperti ”aku tahu perbuatanmu” atau ’aku tahu kesengsaraanmu’. (Penyingkapan 2:2, 9) Ya, Kristus tahu persis apa yang sedang terjadi dalam sidang murid-muridnya. Ia memuji beberapa sidang karena kasih, iman, kerja keras dalam pelayanan, ketekunan, dan kesetiaan mereka terhadap nama dan firmannya. Sidang-sidang lainnya Yesus tegur karena telah membiarkan kasih mereka kepada Yehuwa dan Putra-Nya mendingin, atau mereka telah tergelincir ke dalam perbuatan seksual yang amoral, penyembahan berhala, atau sektarianisme akibat kemurtadan.
6. Penglihatan di pasal 4 membantu orang-orang memahami hal apa?
6 Pasal 4 melukiskan penglihatan yang membangkitkan rasa takjub tentang takhta surgawi Allah Yehuwa. Pasal itu secara sekilas menggambarkan kehadiran Yehuwa yang mulia dan struktur pemerintahan surgawi yang akan Ia gunakan. Para penguasa yang telah dimahkotai, yang takhtanya mengelilingi takhta inti di alam semesta, bersembah sujud dan menyerukan, ”Yehuwa, ya, Allah kami, engkau layak menerima kemuliaan, kehormatan, dan kuasa, karena engkau menciptakan segala sesuatu, dan oleh karena kehendakmu semua itu ada dan diciptakan.”—Penyingkapan 4:11.
7. (a) Apa yang sang malaikat serukan agar dilakukan penduduk bumi? (b) Apa bagian penting dari pekerjaan pendidikan kita?
7 Apakah hal itu penting bagi masyarakat dewasa ini? Tentu saja. Jika mereka ingin hidup di bawah Kerajaan Milenium, mereka harus mengindahkan apa yang diumumkan oleh ’malaikat yang terbang di tengah langit’, ”Takutlah akan Allah dan muliakan dia, karena telah tiba jam penghakiman oleh dia.” (Penyingkapan 14:6, 7) Salah satu tujuan utama pekerjaan pendidikan Alkitab yang dilaksanakan oleh Saksi-Saksi Yehuwa adalah membantu ”mereka yang tinggal di bumi” untuk mengenal dan beribadat kepada Yehuwa, mengakui Kepenciptaan-Nya, dan bersedia tunduk pada kedaulatan-Nya yang adil-benar.
Anak Domba yang Layak Dihormati
8. (a) Bagaimana Kristus digambarkan di pasal 5 dan 6? (b) Apa yang dapat dipelajari oleh semua pendengar berita gembira dari penglihatan ini?
8 Dua pasal berikutnya, pasal 5 dan 6, menampilkan Yesus Kristus sebagai Anak Domba yang didapati layak untuk membuka gulungan bermeterai tujuh, yang dalam bahasa lambang menyingkapkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada zaman kita. (Bandingkan Yohanes 1:29.) Kepada Anak Domba simbolis ini, suatu suara surgawi mengatakan, ”Engkau layak mengambil gulungan itu dan membuka meterai-meterainya, karena engkau telah disembelih dan dengan darahmu engkau membeli orang-orang bagi Allah dari setiap suku dan bahasa dan umat dan bangsa, dan engkau membuat mereka menjadi suatu kerajaan dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja-raja atas bumi.” (Penyingkapan 5:9, 10) Penglihatan ini mengajar kita bahwa atas dasar darah Kristus yang tercurah, manusia-manusia tertentu dari segala latar belakang dipanggil untuk berada bersamanya di surga dan ”memerintah sebagai raja-raja atas bumi”. (Bandingkan Penyingkapan 1:5, 6.) Jumlah mereka yang terbatas disingkapkan kemudian dalam buku Penyingkapan.
9. Bagaimana Kristus digambarkan di pasal 6?
9 Dalam penglihatan lain, Kristus ditampilkan sebagai pria bermahkota yang menunggangi kuda putih, pergi untuk ”menaklukkan dan menyelesaikan penaklukannya”. Syukurlah, ia akan menaklukkan pengaruh-pengaruh jahat yang dilambangkan oleh ketiga penunggang kuda lainnya dalam buku Apokalips, yang melaju dengan segenap kemarahannya hingga mendatangkan perang, kelaparan, dan kematian atas manusia sejak tahun 1914 yang penting itu. (Penyingkapan 6:1-8) Peranan unik Kristus, Anak Domba Allah, dalam penyelamatan umat manusia dan dalam perwujudan maksud-tujuan Yehuwa yang menakjubkan merupakan tema utama pekerjaan pengajaran-Alkitab dari Saksi-Saksi Yehuwa.
10. (a) Informasi penting apa tersedia di pasal 7? (b) Bagaimana Kristus berbicara tentang orang-orang yang menerima Kerajaan?
10 Pasal 7 berisi berita yang sangat menggembirakan. Hanya di buku Penyingkapan kita menemukan jumlah orang-orang yang Yesus sebut ”kawanan kecil”, yang diserahi Kerajaan itu oleh Bapak sang Anak Domba. (Lukas 12:32; 22:28-30) Orang-orang ini dimeteraikan oleh Allah Yehuwa melalui roh-Nya. (2 Korintus 1:21, 22) Rasul Yohanes, yang menerima buku Penyingkapan, bersaksi, ”Aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan, seratus empat puluh empat ribu.” (Penyingkapan 7:4) Jumlah yang pasti ini diteguhkan kembali di salah satu pasal terkemudian sebagai jumlah keseluruhan orang-orang yang ”dibeli dari antara umat manusia” untuk memerintah bersama Anak Domba di Gunung Zion surgawi. (Penyingkapan 14:1-4) Sementara gereja-gereja Susunan Kristen memberikan penjelasan yang mengambang dan tidak meyakinkan tentang angka ini, sungguh menarik bahwa pakar Alkitab, E. W. Bullinger, menyatakan, ”Pernyataan yang sederhana ini memuat fakta bahwa: suatu jumlah yang tertentu dipertentangkan dengan jumlah yang tidak tertentu di pasal ini.”
11. (a) Berita gembira apa yang terdapat di pasal 7? (b) Prospek apa terbuka bagi anggota-anggota ”kumpulan besar”?
11 Jumlah yang tidak tertentu apa yang dimaksud Bullinger? Di ayat 9, rasul Yohanes menulis, ”Setelah hal-hal ini aku memandang, dan, lihat! suatu kumpulan besar dari orang-orang yang jumlahnya tidak seorang pun dapat menghitungnya, dari semua bangsa dan suku dan umat dan bahasa.” (Penyingkapan 7:9) Terdiri dari siapa sajakah kumpulan besar ini, bagaimana kedudukan mereka sekarang di hadapan Allah, dan masa depan macam apa yang terbentang di hadapan mereka? Jawabannya terdapat dalam buku Apokalips dan ini merupakan kabar baik bagi penduduk bumi. Kita membaca, ”Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesengsaraan besar, dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih dalam darah Anak Domba”. Melalui iman akan darah Kristus yang tercurah, mereka akan dilindungi selama ”kesengsaraan besar”. Kristus ”akan menuntun mereka ke sumber air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka”. (Penyingkapan 7:14-17) Ya, jutaan orang yang hidup dewasa ini dapat menjadi bagian dari kumpulan besar orang yang tidak terhitung banyaknya yang akan selamat melampaui akhir sistem yang fasik sekarang ini. Sebagai rakyat dari Raja Yesus Kristus selama Pemerintahan Milenium-nya, mereka akan dituntunnya menuju kehidupan abadi di bumi. Bukankah itu kabar baik?
”Penghakimannya Benar dan Adil-Benar”
12, 13. (a) Perkara-perkara apa saja yang terdapat di pasal 8 hingga 19? (b) Mengapa orang-orang berhati jujur tidak perlu takut akan nubuat-nubuat itu?
12 Pasal 8 hingga 19 memuat perkara-perkara yang membuat buku Apokalips, atau Penyingkapan, mendapat reputasi sebagai buku yang meramalkan bencana-bencana yang menakutkan. Pasal-pasal itu memuat berita penghukuman yang lantang (dilambangkan oleh tiupan trompet, malapetaka, dan mangkuk-mangkuk kemarahan ilahi) yang ditujukan kepada berbagai unsur dari sistem Setan. Penghukuman-penghukuman ini akan dilaksanakan, pertama-tama terhadap agama palsu (”Babilon Besar”), kemudian terhadap sistem politik yang tidak saleh ini, yang dilambangkan sebagai binatang buas.—Penyingkapan 13:1, 2; 17:5-7, 15, 16.a
13 Pasal-pasal ini menggambarkan pembersihan surga, dengan dicampakkannya Setan dan hantu-hantunya ke wilayah sekitar bumi. Inilah satu-satunya alasan yang masuk akal mengapa dunia ditimpa penderitaan yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak tahun 1914. (Penyingkapan 12:7-12) Dalam bahasa lambang, pasal-pasal ini juga menggambarkan pembinasaan sistem Setan yang fasik di bumi. (Penyingkapan 19:19-21) Apakah orang-orang berhati jujur akan terguncang oleh perkara-perkara sedramatis ini? Tidak, karena selama pelaksanaan penghukuman Allah, seorang makhluk surgawi berseru, ”Pujilah Yah, hai, kamu sekalian! Keselamatan dan kemuliaan dan kuasa ada pada Allah kita, karena penghakimannya benar dan adil-benar.”—Penyingkapan 19:1, 2.
14, 15. (a) Bagaimana sistem yang fasik ini akan diakhiri secara adil-benar? (b) Mengapa bagian dari buku Apokalips ini hendaknya menjadi sumber sukacita bagi orang-orang berhati jujur?
14 Yehuwa tidak akan mewujudkan sistem yang adil-benar tanpa terlebih dahulu menyingkirkan pihak-pihak yang merusak bumi. (Penyingkapan 11:17, 18; 19:11-16; 20:1, 2) Akan tetapi, tidak ada manusia atau negara mana pun yang berwenang atau berkuasa untuk mewujudkan sistem ini. Hanya Yehuwa serta Raja dan Hakim yang dilantik-Nya, Yesus Kristus, yang dapat mewujudkan sistem itu dalam keadilbenaran.—2 Tesalonika 1:6-9.
15 Seperti yang diperlihatkan dengan cukup jelas oleh buku Apokalips, Yehuwa bermaksud mengakhiri sistem fasik sekarang ini. Fakta ini hendaknya menjadi sumber sukacita bagi pria dan wanita yang ”berkeluh kesah dan mengerang karena semua perkara memuakkan yang dilakukan”. (Yehezkiel 9:4) Ini tentulah menimbulkan perasaan mendesak dalam diri mereka untuk mengindahkan seruan sang malaikat pembawa berita gembira, yang mengumumkan, ”Takutlah akan Allah . . . karena telah tiba jam penghakiman oleh dia, dan karena itu sembahlah Pribadi yang menjadikan langit dan bumi.” (Penyingkapan 14:7) Semoga orang-orang ini beribadat dan melayani Yehuwa bersama Saksi-Saksi-Nya, ”yang menjalankan perintah-perintah Allah dan mempunyai pekerjaan memberikan kesaksian tentang Yesus.”—Penyingkapan 12:17.
Pemerintahan Milenium yang Mulia
16. (a) Mengapa gereja-gereja Susunan Kristen menolak harapan Milenium? (b) Mengapa Saksi-Saksi Yehuwa percaya bahwa doa Bapak Kami akan dijawab?
16 Pasal 20 hingga 22 pada buku Penyingkapan berisi dasar Alkitab untuk mengharapkan Milenium. Inilah satu-satunya bagian Alkitab yang benar-benar menyebutkan suatu periode seribu tahun yang kemudian akan disusul oleh kebahagiaan kekal di surga dan di bumi. Gereja-gereja Susunan Kristen telah menolak harapan Milenium. Karena dogma gereja mengajarkan bahwa orang-orang yang adil-benar akan pergi ke surga dan yang jahat ke neraka, maka dogma itu mengesampingkan bumi firdaus. Doa Bapak Kami, yang memohon ’jadilah kehendak [Allah] di bumi seperti di sorga’, telah kehilangan makna yang sesungguhnya bagi sebagian besar anggota gereja-gereja Susunan Kristen. (Matius 6:10, Terjemahan Baru) Tetapi, tidak demikian halnya dengan Saksi-Saksi Yehuwa. Mereka sangat yakin bahwa Allah Yehuwa menjadikan bumi ini ”bukan supaya kosong”, tetapi ”untuk didiami”. (Yesaya 45:12, 18, TB) Oleh karena itu, nubuat di zaman dahulu, doa Bapak Kami, dan harapan di buku Apokalips tentang Milenium, semuanya bersesuaian. Pada Pemerintahan Seribu Tahunnya, Kristus akan memastikan terlaksananya kehendak Yehuwa di bumi, seperti yang telah terlaksana di surga.
17. Apa yang menunjukkan bahwa ”seribu tahun itu” hendaknya dipahami secara harfiah?
17 Istilah ”seribu tahun” muncul enam kali dalam tujuh ayat pertama dari Penyingkapan pasal 20. Perhatikanlah bahwa terdapat empat pemunculan kata ”seribu tahun” yang diikuti oleh kata ”itu”, yang menunjukkan seribu tahun harfiah, bukannya suatu jangka waktu yang tidak tertentu, seperti yang diajarkan oleh banyak komentator Susunan Kristen. Apa yang akan terjadi selama Milenium? Pertama-tama, Setan akan dinonaktifkan selama periode itu. (Penyingkapan 20:1-3; bandingkan Ibrani 2:14.) Itu benar-benar kabar baik!
18. (a) Mengapa Milenium dapat disebut suatu ”hari” penghakiman? (b) Apa yang akan terjadi pada akhir seribu tahun?
18 Karena ”kuasa untuk menghakimi” diberikan kepada orang-orang yang ”memerintah sebagai raja bersama Kristus selama seribu tahun”, maka periode ini akan menjadi suatu ”hari” penghakiman yang lamanya seribu tahun. (Penyingkapan 20:4, 6; bandingkan Kisah 17:31; 2 Petrus 3:8.) Orang-orang mati akan dibangkitkan dan, bersama orang-orang yang selamat dari ”kesengsaraan besar”, akan dihakimi tanpa pandang bulu menurut perbuatan, atau tindakan mereka, pada waktu itu. (Penyingkapan 20:12, 13) Pada akhir seribu tahun, Setan akan dibebaskan sesaat untuk mendatangkan ujian akhir bagi manusia dan setelah itu, ia, hantu-hantunya, dan para pemberontak di bumi yang menyertainya akan dibinasakan selama-lamanya. (Penyingkapan 20:7-10) Manusia-manusia yang lulus ujian akan tertulis namanya secara permanen dalam ”buku kehidupan” dan akan dibimbing menuju kehidupan abadi yang bahagia, melayani dan beribadat kepada Yehuwa di bumi firdaus.—Penyingkapan 20:14, 15; Mazmur 37:9, 29; Yesaya 66:22, 23.
19. (a) Mengapa kita dapat yakin bahwa harapan-harapan menakjubkan yang dinyatakan dalam buku Penyingkapan pasti akan digenapi? (b) Apa yang akan dibahas dalam artikel berikut?
19 Berita gembira itulah yang dinyatakan dalam buku Apokalips. Itu bukanlah janji-janji kosong yang diucapkan manusia. Rasul Yohanes menulis, ”Pribadi yang duduk di atas takhta itu mengatakan, ’Lihat! Aku membuat segala sesuatu baru.’ Juga, ia mengatakan, ’Tuliskanlah, karena perkataan ini setia dan benar.’” (Penyingkapan 21:5) Apa yang harus kita lakukan agar dapat turut menikmati penggenapan dari berita gembira ini? Buku Penyingkapan berisi banyak nasihat bagi orang-orang yang ingin menyenangkan Allah. Dengan mengikuti nasihat-nasihat ini, kita akan memperoleh kebahagiaan yang tak terbandingkan, sekarang dan selama-lamanya, seperti yang akan diperlihatkan dalam artikel berikut ini.
-
-
Jadilah Pembaca Buku Penyingkapan yang BerbahagiaMenara Pengawal—1999 | 1 Desember
-
-
Jadilah Pembaca Buku Penyingkapan yang Berbahagia
”Berbahagialah dia yang membaca dengan suara keras dan mereka yang mendengar perkataan nubuat ini, dan yang menjalankan hal-hal yang tertulis di dalamnya.”—PENYINGKAPAN 1:3.
1. Bagaimana situasi rasul Yohanes sewaktu ia menulis buku Penyingkapan, dan untuk maksud apa penglihatan-penglihatan ini ditulis?
”AKU, Yohanes, . . . berada di pulau yang disebut Patmos karena berbicara tentang Allah dan memberikan kesaksian mengenai Yesus.” (Penyingkapan 1:9) Itulah situasi yang dialami rasul Yohanes sewaktu menulis buku Apokalips, atau Penyingkapan. Menurut dugaan, ia diasingkan ke Patmos pada pemerintahan Kaisar Romawi Domitian (81-96 M), yang memberlakukan penyembahan kaisar dan menjadi penganiaya orang-orang Kristen. Sewaktu di Patmos, Yohanes menerima serangkaian penglihatan yang ia tuangkan ke dalam tulisan. Ia menceritakan penglihatan-penglihatan itu bukan untuk menakut-nakuti orang-orang Kristen masa awal, melainkan untuk menguatkan, menghibur, dan membesarkan hati mereka, mengingat pencobaan-pencobaan yang sedang mereka alami dan yang akan mereka hadapi.—Kisah 28:22; Penyingkapan 1:4; 2:3, 9, 10, 13.
2. Mengapa situasi yang dialami Yohanes dan rekan-rekan Kristennya menarik bagi orang-orang Kristen yang hidup di zaman sekarang?
2 Keadaan-keadaan seputar penulisan buku Alkitab ini sangatlah penting bagi orang-orang Kristen yang hidup di zaman sekarang. Yohanes mengalami penindasan karena ia seorang saksi bagi Yehuwa dan Putra-Nya, Kristus Yesus. Ia dan rekan-rekan Kristennya hidup di tengah-tengah masyarakat yang memusuhi mereka karena, meskipun mereka berupaya menjadi warga negara yang baik, mereka tidak dapat mempraktekkan penyembahan kaisar. (Lukas 4:8) Dewasa ini, orang-orang Kristen sejati menghadapi situasi serupa di beberapa negeri yang pemerintahnya merasa berhak mengendalikan sepenuhnya ”kehidupan beragama”. Oleh karena itu, betapa membesarkan hati kata-kata pembukaan dari buku Penyingkapan, ”Berbahagialah dia yang membaca dengan suara keras dan mereka yang mendengar perkataan nubuat ini, dan yang menjalankan hal-hal yang tertulis di dalamnya; sebab waktu yang ditetapkan sudah dekat.” (Penyingkapan 1:3) Ya, para pembaca buku Penyingkapan yang penuh perhatian dan taat dapat memperoleh kebahagiaan sejati dan banyak berkat.
3. Siapakah Sumber dari buku Penyingkapan yang disampaikan kepada Yohanes?
3 Siapa sesungguhnya Sumber buku Penyingkapan, dan sarana apa yang digunakan untuk menyampaikannya? Ayat pembukaan buku Penyingkapan memberi tahu kita, ”Suatu penyingkapan oleh Yesus Kristus, yang Allah berikan kepadanya, supaya hal-hal yang pasti akan segera terjadi diperlihatkan kepada budak-budaknya. Dan ia mengutus malaikatnya dan menyampaikan itu dengan tanda-tanda melalui dia kepada budaknya, Yohanes.” (Penyingkapan 1:1) Singkat kata, Sumber sesungguhnya dari buku Penyingkapan adalah Allah Yehuwa, yang memberikannya kepada Yesus, dan melalui seorang malaikat, Yesus menyampaikannya kepada Yohanes. Dengan mencermati lebih jauh, tersingkaplah bahwa Yesus juga menggunakan roh kudus untuk menyampaikan pesan kepada sidang-sidang dan untuk memberikan penglihatan kepada Yohanes.—Penyingkapan 2:7, 11, 17, 29; 3:6, 13, 22; 4:2; 17:3; 21:10; bandingkan Kisah 2:33.
4. Sarana-sarana apa yang masih Yehuwa gunakan dewasa ini untuk membimbing umat-Nya di bumi?
4 Yehuwa masih menggunakan Putra-Nya, ”kepala atas sidang jemaat”, untuk mengajar hamba-hamba-Nya di bumi. (Efesus 5:23; Yesaya 54:13; Yohanes 6:45) Yehuwa juga menggunakan roh-Nya untuk membimbing umat-Nya. (Yohanes 15:26; 1 Korintus 2:10) Dan, sebagaimana halnya Yesus menggunakan ”budaknya, Yohanes” untuk menyampaikan makanan rohani yang menunjang sidang-sidang abad pertama, demikian pula dewasa ini ia menggunakan ”budak yang setia dan bijaksana”, yang terdiri dari ”saudara-saudara”-nya yang terurap di bumi, untuk memberikan ’makanan rohani pada waktu yang tepat’ kepada rumah tangganya dan rekan-rekan mereka. (Matius 24:45-47; 25:40) Berbahagialah mereka yang menghargai Sumber dari semua ”pemberian yang baik” yang kita terima berupa makanan rohani dan saluran yang digunakan-Nya.—Yakobus 1:17.
Sidang-Sidang yang Kristus Arahkan
5. (a) Disamakan dengan apakah sidang Kristen dan para penatuanya? (b) Meskipun adanya ketidaksempurnaan, apa yang dapat turut membuat kita bahagia?
5 Pada pasal-pasal pembukaan buku Penyingkapan, sidang-sidang Kristen diumpamakan dengan kaki-kaki pelita. Pengawas-pengawas mereka disamakan dengan malaikat-malaikat (para utusan) dan bintang-bintang. (Penyingkapan 1:20)a Sewaktu berbicara tentang dirinya, Kristus menyuruh Yohanes untuk menulis, ”Inilah hal-hal yang dikatakan oleh dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanannya, dia yang berjalan di tengah-tengah ketujuh kaki pelita emas itu.” (Penyingkapan 2:1) Ketujuh pesan yang dikirimkan ke tujuh sidang di Asia itu memperlihatkan bahwa di abad pertama M, sidang-sidang dan para penatuanya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Demikian pula halnya dewasa ini. Oleh karena itu, kita akan lebih berbahagia jika kita tidak pernah melupakan fakta bahwa Kristus, Kepala kita, ada di tengah-tengah sidang. Ia tahu persis apa yang sedang terjadi. Para pengawas secara simbolis berada ”di tangan kanannya”, yakni, berada di bawah kendali dan bimbingannya serta bertanggung jawab kepadanya sehubungan dengan cara mereka menggembalakan sidang.—Kisah 20:28; Ibrani 13:17.
6. Apa yang memperlihatkan bahwa para pengawas bukanlah satu-satunya yang harus bertanggung jawab kepada Kristus?
6 Akan tetapi, kita keliru jika berpikir bahwa hanya para pengawas yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Kristus. Dalam salah satu pesannya, Kristus mengatakan, ”Semua sidang jemaat tahu bahwa akulah dia yang menyelidiki ginjal dan hati, dan aku akan memberi kamu secara perorangan sesuai dengan perbuatanmu.” (Penyingkapan 2:23) Ini merupakan peringatan sekaligus anjuran—peringatan bahwa Kristus tahu motif-motif dalam hati kita, suatu anjuran karena ini meyakinkan kita bahwa Yesus tanggap akan upaya-upaya kita dan akan memberkati kita jika kita berbuat sebisa-bisanya.—Markus 14:6-9; Lukas 21:3, 4.
7. Bagaimana orang-orang Kristen di Filadelfia ’memperhatikan firman tentang ketekunan Yesus’?
7 Pesan Kristus kepada sidang di kota Filadelfia, Lidia, tidak mengandung teguran, melainkan memuat janji yang tentu sangat menarik bagi kita semua. ”Karena engkau memperhatikan firman tentang ketekunanku, aku juga akan menjagamu dari masa ujian, yang akan datang atas seluruh bumi yang berpenduduk, untuk menguji orang-orang yang tinggal di bumi.” (Penyingkapan 3:10) Kata Yunani untuk ”memperhatikan firman tentang ketekunanku” dapat juga berarti ”mencamkan apa yang kukatakan tentang ketekunan”. Ayat 8 memperlihatkan bahwa orang-orang Kristen di Filadelfia bukan hanya telah mematuhi perintah Kristus tetapi juga telah mengikuti nasihatnya untuk bertekun dengan setia.—Matius 10:22; Lukas 21:19.
8. (a) Apa yang Yesus janjikan kepada orang-orang Kristen di Filadelfia? (b) Siapakah dewasa ini yang dipengaruhi oleh ”masa ujian”?
8 Yesus menambahkan bahwa ia akan menjaga mereka dari ”masa ujian”. Kita tidak tahu apa makna kata-kata tersebut bagi orang-orang Kristen pada waktu itu. Meskipun penindasan berhenti sejenak setelah kematian Domitian pada tahun 96 M, timbul suatu gelombang penindasan baru di bawah Trajan (98-117 M), yang tidak diragukan lagi mendatangkan pencobaan-pencobaan lebih lanjut. Tetapi, ”masa ujian” utama terjadi pada ”hari Tuan” di ”zaman akhir”, yakni zaman kita sekarang. (Penyingkapan 1:10; Daniel 12:4) Orang-orang Kristen yang diurapi roh mengalami suatu masa ujian tertentu selama Perang Dunia I dan masa-masa setelahnya. Namun, ”masa ujian” itu masih berlangsung. Itu berpengaruh terhadap ”seluruh bumi yang berpenduduk”, termasuk jutaan orang yang membentuk kumpulan besar, yang berharap untuk selamat melampaui kesengsaraan besar. (Penyingkapan 3:10; 7:9, 14) Berbahagialah kita jika kita ’mencamkan apa yang Yesus katakan tentang ketekunan’, yakni, ”Dia yang telah bertekun sampai ke akhir adalah orang yang akan diselamatkan.”—Matius 24:13.
Tunduk dengan Senang Hati kepada Kedaulatan Yehuwa
9, 10. (a) Bagaimana pengaruh penglihatan akan takhta Yehuwa terhadap kita? (b) Bagaimana pembacaan buku Penyingkapan turut menambah kebahagiaan kita?
9 Penglihatan akan takhta Yehuwa dan halaman istana surgawi-Nya yang dimuat di pasal 4 dan 5 pada buku Penyingkapan hendaknya membuat kita merasa takjub. Kita hendaknya terkesan akan pernyataan-pernyataan pujian sepenuh hati yang diungkapkan oleh makhluk-makhluk surgawi yang perkasa seraya mereka dengan sukacita tunduk kepada kedaulatan Yehuwa yang adil-benar. (Penyingkapan 4:8-11) Suara kita hendaknya terdengar di antara orang-orang yang berkata, ”Keagungan, kehormatan, kemuliaan, dan keperkasaan, bagi Pribadi yang duduk di atas takhta itu dan bagi Anak Domba, kekal selama-lamanya.”—Penyingkapan 5:13.
10 Dalam kehidupan sehari-hari, ini berarti bahwa kita dengan penuh sukacita tunduk kepada kehendak Yehuwa dalam segala perkara. Rasul Paulus menulis, ”Apa pun yang kamu lakukan dengan kata-kata atau dengan perbuatan, lakukanlah semuanya dengan nama Tuan Yesus, sambil bersyukur kepada Allah, sang Bapak, melalui dia.” (Kolose 3:17) Pembacaan buku Penyingkapan akan membuat kita sangat berbahagia jika kita dengan segenap pikiran dan hati mengakui kedaulatan Yehuwa dan mencamkan kehendak-Nya dalam setiap segi kehidupan kita.
11, 12. (a) Bagaimana sistem Setan di bumi akan diguncangkan dan dibinasakan? (b) Menurut Penyingkapan pasal 7, siapa yang akan ”sanggup bertahan” pada waktu itu?
11 Ketundukan yang penuh sukacita kepada kedaulatan Yehuwa merupakan dasar kebahagiaan pada tingkat perorangan dan universal. Tak lama lagi, gempa bumi besar simbolis akan mengguncang sistem dunia Setan hingga ke dasar-dasarnya dan membinasakannya. Tidak akan ada tempat mengungsi bagi manusia yang tidak mau tunduk kepada pemerintahan Kerajaan surgawi Kristus, yang mewakili kedaulatan Allah yang sah. Nubuat tentangnya berbunyi, ”Raja-raja di bumi, orang-orang berpangkat tinggi, komandan-komandan militer, orang-orang kaya, orang-orang kuat, setiap budak, dan setiap orang merdeka bersembunyi dalam gua-gua dan dalam celah batu di gunung-gunung. Dan mereka terus mengatakan kepada gunung-gunung dan batu-batu itu, ’Jatuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami dari muka Pribadi yang duduk di atas takhta itu dan dari murka Anak Domba, karena hari besar murka mereka telah datang, dan siapa yang sanggup bertahan?’”—Penyingkapan 6:12, 15-17.
12 Sehubungan dengan pertanyaan itu, pada pasal berikutnya, rasul Yohanes menggambarkan orang-orang yang membentuk kumpulan besar, yang keluar dari kesengsaraan besar, sedang ”berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba”. (Penyingkapan 7:9, 14, 15) Kedudukan mereka di hadapan takhta Allah itu memperlihatkan bahwa mereka mengakui takhta itu dan sepenuhnya tunduk kepada kedaulatan Yehuwa. Oleh karena itu, kedudukan mereka benar-benar diperkenan.
13. (a) Apa yang disembah oleh mayoritas penduduk bumi, dan apa yang dilambangkan oleh tanda di dahi atau di tangan mereka? (b) Jadi, mengapa dibutuhkan ketekunan?
13 Di pihak lain, pasal 13 menggambarkan penduduk bumi lainnya menyembah sistem politik Setan yang dilambangkan sebagai seekor binatang buas. Mereka menerima tanda di ”dahi” mereka atau di ”tangan” mereka, yang memperlihatkan dukungan mental dan fisik mereka terhadap sistem itu. (Penyingkapan 13:1-8, 16, 17) Kemudian, pasal 14 menambahkan, ”Jika seseorang menyembah binatang buas itu dan patungnya, dan menerima tanda di dahinya atau di tangannya, ia juga akan minum dari anggur kemarahan Allah yang dicurahkan tanpa diencerkan ke dalam cawan murkanya . . . Di sinilah pentingnya ketekunan bagi orang-orang kudus, mereka yang menjalankan perintah-perintah Allah dan iman kepada Yesus.” (Penyingkapan 14:9, 10, 12) Seraya waktu berlalu, pertanyaan yang harus kita jawab semakin nyata: Siapakah yang saudara dukung? Yehuwa dan kedaulatan-Nya atau sistem politik yang tidak saleh yang dilambangkan dengan binatang buas? Berbahagialah orang-orang yang tidak menerima tanda binatang buas dan yang bertekun dengan setia dalam ketundukan kepada kedaulatan Yehuwa.
14, 15. Pesan apa muncul di antara uraian Penyingkapan tentang Armagedon, dan apa maknanya bagi kita?
14 Para penguasa ”seluruh bumi yang berpenduduk” berada di posisi lawan, bersiap-siap menggempur Yehuwa dalam sengketa kedaulatan. Saat penentuannya adalah Armagedon, ”perang pada hari besar Allah Yang Mahakuasa”. (Penyingkapan 16:14, 16) Sebuah pernyataan menarik muncul di tengah-tengah uraian tentang pengumpulan para penguasa bumi untuk berperang melawan Yehuwa. Yesus sendiri yang muncul dalam penglihatan itu mengatakan, ”Lihat! Aku akan datang seperti pencuri. Berbahagialah orang yang tetap sadar dan mempertahankan pakaian luarnya, agar ia tidak berjalan dengan telanjang dan orang-orang melihat keadaannya yang memalukan.” (Penyingkapan 16:15) Ini mungkin merujuk kepada orang-orang Lewi penjaga bait yang dilucuti pakaiannya dan dipermalukan di hadapan umum jika mereka kedapatan tertidur sewaktu bertugas jaga.
15 Beritanya sangat jelas: Jika kita ingin selamat melampaui Armagedon, kita harus tetap waspada secara rohani dan terus mengenakan pakaian simbolis yang mengidentifikasi kita sebagai Saksi Allah Yehuwa yang setia. Berbahagialah kita jika kita menghindari kelesuan rohani dan terus maju tanpa henti, dengan bergairah ambil bagian dalam menyebarkan ”kabar baik yang abadi” tentang Kerajaan yang telah Allah dirikan.—Penyingkapan 14:6.
’Berbahagialah Orang yang Menjalankan Perkataan Ini’
16. Mengapa kita khususnya dapat berbahagia sewaktu membaca pasal-pasal penutup dari buku Penyingkapan?
16 Para pembaca buku Penyingkapan yang berbahagia pasti akan dipenuhi sukacita sewaktu membaca pasal-pasal penutup yang menggambarkan harapan kita yang mulia—langit baru dan bumi baru, yakni suatu pemerintahan Kerajaan surgawi yang adil-benar yang memerintah atas suatu masyarakat baru yang telah dibersihkan, semuanya demi kepujian ”Allah Yehuwa Yang Mahakuasa”. (Penyingkapan 21:22) Sewaktu rangkaian penglihatan yang menakjubkan ini akan berakhir, sang utusan malaikat berkata kepada Yohanes, ”Perkataan ini setia dan benar; ya, Yehuwa, Allah dari pernyataan-pernyataan terilham para nabi, telah mengutus malaikatnya untuk memperlihatkan kepada budak-budaknya perkara-perkara yang pasti akan segera terjadi. Dan, lihat! Aku akan datang dengan cepat. Berbahagialah orang yang menjalankan perkataan nubuat yang ada dalam gulungan ini.”—Penyingkapan 22:6, 7.
17. (a) Jaminan apa yang diberikan di Penyingkapan 22:6? (b) Apa yang hendaknya kita hindari dengan penuh kewaspadaan?
17 Para pembaca buku Penyingkapan yang berbahagia akan ingat bahwa kata-kata serupa muncul pada bagian awal ”gulungan”. (Penyingkapan 1:1, 3) Kata-kata ini meyakinkan kita bahwa semua ”perkara” yang dinubuatkan dalam buku terakhir Alkitab ini akan ”segera terjadi”. Kita telah jauh memasuki zaman akhir sehingga peristiwa-peristiwa relevan yang dinubuatkan dalam buku Penyingkapan pasti segera terjadi secara silih berganti. Oleh karena itu, unsur-unsur apa pun yang tampak stabil dalam sistem Setan ini tidak boleh membuat kita terlena. Para pembaca yang waspada akan mencamkan peringatan yang diberikan dalam pesan-pesan kepada ketujuh sidang di Asia dan akan menghindari jerat-jerat materialisme, penyembahan berhala, perbuatan amoral, keadaan suam-suam kuku, dan sektarianisme yang murtad.
18, 19. (a) Mengapa Yesus masih akan datang, dan harapan apa yang dinyatakan Yohanes yang juga kita bagikan? (b) Untuk maksud apa Yehuwa masih akan ”datang”?
18 Dalam buku Penyingkapan, Yesus berulang-kali mengumandangkan, ”Aku akan segera datang.” (Penyingkapan 2:16; 3:11; 22:7, 20a) Ia masih akan datang untuk melaksanakan penghakiman atas Babilon Besar, sistem politik Setan, dan atas semua manusia yang tidak mau tunduk kepada kedaulatan Yehuwa, yang sekarang dinyatakan melalui Kerajaan Mesianik. Bersama rasul Yohanes, kita akan berseru, ”Amin! Datanglah, Tuan Yesus.”—Penyingkapan 22:20b.
19 Yehuwa sendiri menyatakan, ”Lihat! Aku akan segera datang, dan upah yang aku berikan ada padaku, untuk membalas setiap orang sesuai dengan pekerjaannya.” (Penyingkapan 22:12) Sambil menantikan imbalan yang mulia berupa kehidupan tanpa akhir sebagai anggota ”langit baru” maupun ”bumi baru” yang dijanjikan, marilah kita dengan bergairah ambil bagian dalam mengulurkan undangan kepada semua orang yang berhati jujur, ”’Marilah!’ Dan siapa pun yang haus, biarlah ia datang; dan siapa pun yang ingin, biarlah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma.” (Penyingkapan 22:17) Semoga mereka juga menjadi pembaca yang berbahagia dari buku yang terilham dan menggugah hati ini—buku Penyingkapan!
-