-
YehuwaPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Menurut perkiraan banyak karya referensi, nama itu tidak lagi digunakan sekitar tahun 300 SM. Yang konon menjadi petunjuk untuk tahun itu adalah tidak adanya Tetragramaton (atau transliterasinya) dalam Kitab-Kitab Ibrani terjemahan Septuaginta Yunani, yang mulai dibuat sekitar tahun 280 SM. Memang, di dalam manuskrip-manuskrip terlengkap Septuaginta yang dikenal dewasa ini, Tetragramaton secara konsisten telah diganti dengan kata Yunani Kyʹri·os (Tuan) atau The·osʹ (Allah), mengikuti kebiasaan yang sudah terbentuk. Tetapi manuskrip-manuskrip yang lebih lengkap itu berasal dari abad keempat dan kelima M. Salinan-salinan yang lebih kuno, meskipun tidak lengkap, telah ditemukan dan terbukti bahwa salinan-salinan Septuaginta yang paling awal memang memuat nama ilahi.
Salah satunya ialah fragmen-fragmen gulungan papirus yang memuat sebagian buku Ulangan, yang terdaftar sebagai Inventaris P. Fouad No. 266. (GAMBAR, Jil. 1, hlm. 326) Papirus itu memuat Tetragramaton, yang ditulis dengan huruf-huruf Ibrani persegi, di semua ayat yang berisi keempat huruf itu dalam teks Ibrani yang diterjemahkan. Menurut para pakar, papirus itu berasal dari abad pertama SM, yang berarti ditulis empat atau lima abad lebih awal daripada manuskrip-manuskrip yang disebutkan sebelumnya.—Lihat Rbi8, Apendiks 1C.
-
-
YehuwaPemahaman Alkitab, Jilid 2
-
-
Jika pembaca menggunakan salinan Kitab-Kitab Ibrani terjemahan Septuaginta Yunani yang dibuat belakangan, ia tentunya mendapati bahwa semua Tetragramaton telah diganti dengan Kyʹri·os dan The·osʹ.—Lihat TUAN.
-