Nama Allah dalam fragmen manuskrip Septuaginta dari zaman Yesus
Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru menggunakan nama Allah, yaitu Yehuwa, dalam Kitab-Kitab Ibrani dan Kitab-Kitab Yunani Kristen. Kebanyakan Alkitab bahasa Indonesia tidak menggunakan nama itu, tapi menggunakan kata ”Tuhan”. Menurut beberapa penerjemah, satu alasannya adalah karena nama Allah, yang ditulis dengan empat huruf Ibrani (YHWH), tidak ada dalam Kitab-Kitab Ibrani terjemahan Septuaginta Yunani. Tapi, apakah itu benar?
Antara tahun 1940 dan 1950, beberapa fragmen Septuaginta yang sangat tua dari zaman Yesus ditemukan. Di fragmen itu, ada nama Allah yang ditulis dengan huruf Ibrani. Tampaknya, para penyalin belakangan menyingkirkan nama Allah dan menggantinya dengan Kyʹri·os, kata Yunani untuk ”Tuhan”. Terjemahan Dunia Baru mengembalikan nama Allah ke tempatnya yang semula.