PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Memerangi Cengkeraman Dosa atas Daging yang Tidak Sempurna
    Menara Pengawal—1994 | 15 Juni
    • 6 Misalnya, dalam sebuah acara temu wicara di televisi, remaja-remaja diundang menyatakan pandangan mereka akan apa yang disebut tujuh dosa yang memautkan.b ”Kesombongan bukan dosa,” kata seorang partisipan. ”Anda layak memiliki perasaan tidak bersalah tentang diri sendiri.” Berkenaan kemalasan, seorang partisipan lain berkata, ”Sekali-kali malas ada gunanya. . . . Kadang-kadang ada baiknya bersantai dan menyediakan waktu untuk memanjakan diri.” Bahkan sang narator memberikan komentar singkat ini, ’Tujuh dosa yang memautkan tersebut bukanlah perbuatan jahat, tetapi, sebaliknya, dorongan manusiawi yang universal yang dapat menjengkelkan dan sangat menyenangkan.’ Ya, yang menghilang bersama konsep dosa adalah perasaan bersalah, karena, bagaimanapun juga, merasa bersalah adalah lawan dari merasa tidak bersalah.—Efesus 4:17-19.

  • Memerangi Cengkeraman Dosa atas Daging yang Tidak Sempurna
    Menara Pengawal—1994 | 15 Juni
    • b Menurut tradisi, tujuh dosa yang memautkan adalah kesombongan, ketamakan, nafsu, iri hati, kegelojohan, kemarahan, dan kemalasan.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan