-
Tahun Yobel Yehuwa—Waktu bagi Kita untuk BersukacitaMenara Pengawal—1987 (Seri 32) | Menara Pengawal—1987 (Seri 32)
-
-
10. Yesus berjanji bahwa ia akan memberikan kebebasan tambahan apa?
10 Sebelumnya, Yesus mengatakan, ”Jikalau kamu tetap dalam firmanKu, kamu benar-benar adalah muridKu dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Orang-orang Yahudi yang mendengarnya menjawab, ”Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?” Yesus menjawab, ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah.” (Yohanes 8:31-36) Maka, keturunan jasmani dari Abraham tidak dapat membebaskan orang-orang Yahudi dari perbudakan kepada dosa. Yesus memberikan pernyataan sejarah ini berkenaan kebebasan untuk menarik perhatian kepada sesuatu yang akan datang dan yang akan jauh lebih besar dari apa yang dialami orang-orang Israel dalam tahun Yobel manapun.
Tahun Yobel Kristen Mulai
11. Mengapa minat kita kepada tahun Yobel Kristen dipusatkan pada tahun 33 M.?
11 Orang-orang Yahudi tidak menyadari bahwa tahun Yobel dari perjanjian Taurat Musa merupakan gambaran dari tahun Yobel yang lebih besar. (Kolose 2:17; Efesus 2:14, 15) Tahun Yobel untuk orang-orang Kristen melibatkan ”kebenaran” yang dapat membebaskan manusia—yaitu kebenaran yang berpusat pada sang Putra, Yesus Kristus. (Yohanes 1:17) Bilamana tahun Yobel yang lebih besar ini yang dapat mendatangkan kebebasan bahkan dari dosa dan akibat-akibatnya mulai dirayakan? Pada musim semi tahun 33 M., pada hari Pentakosta. Ini adalah sepuluh hari setelah Yesus naik ke surga untuk mempersembahkan nilai dari korbannya kepada Allah Yehuwa.—Ibrani 9:24-28.
-
-
Tahun Yobel Yehuwa—Waktu bagi Kita untuk BersukacitaMenara Pengawal—1987 (Seri 32) | Menara Pengawal—1987 (Seri 32)
-
-
Karena berminat kepada kebebasan, kita hendaknya teristimewa memperhatikan satu segi dari perjanjian baru itu. Rasul Paulus menarik perhatian kepada hal ini, dengan menulis, ”’Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu, . . . Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.’ Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa.”—Ibrani 10:16-18.
15. Mengapa kita dapat mengatakan bahwa pada hari Pentakosta tahun 33 M. tahun Yobel Kristen mulai bagi kaum terurap? (Roma 6:6, 16-18)
15 Yesus memaksudkan kebebasan dari dosa ketika ia mengatakan, ”Apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.” (Yohanes 8:36) Bayangkan—kebebasan dari dosa yang dimungkinkan atas dasar korban Kristus! Dimulai pada hari Pentakosta, Allah menyatakan orang-orang yang beriman itu benar dan kemudian mengangkat mereka menjadi anak-anak rohani dengan harapan untuk memerintah bersama Kristus di surga. Paulus menjelaskan, ”Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. . . . Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus.” (Roma 8:15-17) Tidak diragukan, tahun Yobel Kristen sudah dimulai bagi orang-orang Kristen yang terurap.
16. Berkat-berkat tambahan dan harapan apa yang tersangkut bagi mereka yang merayakan tahun Yobel Kristen?
16 Jadi pada hari Pentakosta tahun 33 M., bangsa baru Israel rohani lahir. Bangsa ini terdiri dari orang-orang yang dosa-dosanya telah diampuni atas dasar darah korban Kristus. (Roma 5:1, 2; Efesus 1:7) Siapa dari antara kita yang dapat menyangkal bahwa anggota-anggota pertama dari Israel rohani itu yang dibawa ke dalam perjanjian baru mengalami kebebasan yang menakjubkan dengan diampuninya dosa-dosa mereka? Allah telah menjadikan mereka ”bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya [mereka] memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil [mereka] keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib”. (1 Petrus 2:9) Memang, tubuh jasmani mereka masih tidak sempurna dan pada waktunya mereka akan mati. Namun, setelah Allah menyatakan mereka benar dan telah mengangkat mereka sebagai anak-anak rohani, kematian mereka dalam tubuh jasmani hanya suatu ”kelepasan” (NW) yang memungkinkan mereka untuk dibangkitkan kepada ”Kerajaan [Kristus] di sorga”.—2 Timotius 4:6, 18.
17, 18. Mengapa kebebasan dari tahun Yobel Kristen lebih berharga dari pada kebebasan pendahuluan yang diumumkan Yesus?
17 Langkah awal atau pendahuluan untuk membebaskan orang-orang Yahudi yang beriman dari gagasan-gagasan dan praktek-praktek yang salah mempunyai banyak manfaat. Tetapi, kita telah melihat bahwa Yesus tidak hanya memberikan pembebasan rohani. Sejak hari Pentakosta tahun 33 M. dan seterusnya, ia membebaskan orang-orang yang percaya dari ”hukum dosa dan hukum maut”. (Roma 8:1, 2)
-