PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Tidur​—Kemewahan atau Kebutuhan?
    Sedarlah!—2003 | 22 Maret
    • Tidur juga kelihatannya mempengaruhi selera makan kita. Para peneliti telah menemukan bahwa tidur benar-benar merupakan, kata Shakespeare, ”pemberi-gizi utama dalam perjamuan kehidupan”. Otak kita menafsirkan kurang tidur sebagai kurang makan. Sewaktu kita tidur, organisme kita mensekresi leptin, hormon yang biasanya memberi tahu tubuh bahwa kita telah cukup makan. Apabila kita tetap terjaga lebih lama daripada yang seharusnya, tubuh kita kurang memproduksi leptin, dan kita merasa sangat menginginkan lebih banyak karbohidrat. Jadi, kurang tidur dapat mengarah kepada meningkatnya pengkonsumsian karbohidrat, yang selanjutnya dapat mengarah kepada obesitas.

  • Tidur​—Kemewahan atau Kebutuhan?
    Sedarlah!—2003 | 22 Maret
    • [Kotak/Gambar di hlm. 6]

      DAMPAK KURANG TIDUR

      DAMPAK JANGKA PENDEK

      ◼ Mengantuk

      ◼ Suasana hati yang berubah-ubah

      ◼ Kehilangan daya ingat jangka pendek

      ◼ Kehilangan kapasitas berkarya, berencana, dan melakukan kegiatan

      ◼ Kehilangan konsentrasi

      DAMPAK JANGKA PANJANG

      ◼ Obesitas

      ◼ Penuaan dini

      ◼ Kelelahan

      ◼ Meningkatnya risiko infeksi, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan penyakit lambung dan usus

      ◼ Kehilangan daya ingat yang kronis

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan