PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Celaka yang Pertama​—Belalang-Belalang
    Wahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
    • ”Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.” (Wahyu 9:2, 3)

  • Celaka yang Pertama​—Belalang-Belalang
    Wahyu—Klimaksnya yang Menakjubkan Sudah Dekat!
    • 8. Bagaimana dilepaskannya belalang-belalang ini disertai oleh banyak ”asap”?

      8 Seperti yang dilihat Yohanes, dilepaskannya belalang-belalang disertai oleh banyak asap, seperti ”asap tanur besar.”c Demikianlah kenyataannya pada tahun 1919. Keadaannya menjadi gelap bagi Susunan Kristen dan bagi dunia pada umumnya. (Bandingkan Yoel 2:30, 31.) Dilepaskannya belalang-belalang yakni golongan Yohanes, sebenarnya merupakan kekalahan bagi kaum pendeta Susunan Kristen, yang telah membuat rencana busuk dan berkomplot untuk selama-lamanya mematikan pekerjaan Kerajaan dan yang sekarang menolak Kerajaan Allah. Bukti adanya selubung yang bagaikan asap mulai menyebar ke atas Susunan Kristen yang murtad seraya kelompok belalang itu diberi wewenang ilahi dan mulai menjalankannya dalam mengumumkan berita-berita penghukuman yang tegas penuh kuasa. ”Matahari” Susunan Kristen​—penampilannya sebagai penerang—​mengalami gerhana, dan ”angkasa” menjadi gelap dengan pernyataan-pernyataan penghukuman ilahi seraya ”penguasa dari kuasa atas udara” bumi ini dinyatakan sebagai ilah Susunan Kristen.​—Efesus 2:2, NW; Yohanes 12:31; 1 Yohanes 5:19.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan