-
Kepulauan SolomonBuku Kegiatan 1992
-
-
Michael merasa berbahagia bahwa seseorang dapat membantunya memahami Alkitab. Sayangnya, tahun ajaran sekolah hampir berakhir, dan Michael akan segera pulang ke rumahnya dan keluarganya di Pulau Karang. Pada saat dia bersiap-siap untuk pulang, dia telah membaca tiga pasal dari buku Kebenaran. Akan tetapi, meskipun pengetahuan mengenai Alkitab sangat terbatas, dia mulai mengabar di kampung halamannya.
Karena Michael tidak berhenti berbicara di depan umum tentang kebenaran, kaum pendeta menekan pejabat-pejabat pendidikan di Lata Station untuk memecatnya, sama seperti yang belakangan mereka lakukan kepada James dan Drawman. Michael memutuskan untuk menggarap tanah. Dia dan istrinya, Naomi, serta anak-anak mereka, akhirnya terpaksa meninggalkan kampung mereka sebagai orang-orang buangan. Jauh dari kampung mereka, mereka membangun sebuah rumah baru dan belakangan sebuah Balai Kerajaan.
-
-
Kepulauan SolomonBuku Kegiatan 1992
-
-
Yang lebih memberatkan problem mereka, orang-orang hidup dalam ketakutan akan uskup dan imam-imam mereka. Kaum pendeta sering kali mengunjungi orang-orang untuk melihat apakah ada publikasi Lembaga di rumah mereka. Bila kedapatan, penghuni rumah pasti akan menerima teguran keras dan akan dipaksa untuk menyerahkan publikasi itu kepada imam-imam agar dimusnahkan. Oleh karena itu, sangatlah sulit untuk mengabar kepada siapa pun; orang-orang akan lari bila mereka melihat para Saksi datang.
-