PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Kepulauan Solomon
    Buku Kegiatan 1992
    • Segera upaya dilakukan agar memperoleh sebidang tanah untuk Balai Kerajaan. Namun di mana? Meskipun ada banyak peminat di Nemba, ada tentangan kuat dari Gereja Anglikan. Sayangnya, para pemilik tanah tradisional semuanya merupakan anggota gereja dan menentang didirikannya Balai Kerajaan di daerah mereka. Maka keputusannya adalah untuk membangun di kampung asal John Mealue, di Pulau Malu’u, tiga jam mengayuh sampan dari Nemba.

      Sewaktu para perintis menghampiri John dengan cara ini, ia menjawab, ”Inilah apa yang saya inginkan sejak dahulu.” Maka pada hari itu juga, pembangunan dimulai dengan kecepatan tinggi. Pada waktu pembangunan sedang berjalan, pengawas wilayah tiba untuk kunjungan yang biasa ke sidang, maka ia pun ikut serta dalam pekerjaan pembangunan. Tepat pada waktunya, sebuah balai yang rapi, dibangun dengan baik dari daun-daun rumbia, dengan atap, panggung dan tiga sisi yang terbuka, berdiri dan siap untuk menampung orang banyak guna menghadiri acara kebaktian.

      Pada waktunya John, James, dan Drawman, beserta istri-istri mereka, dibaptis. Ketiga saudara jasmani ini sangat dihargai oleh Gereja Anglikan, tetapi setelah mereka menerima kebenaran, maka kaum pendeta menekan pejabat-pejabat pendidikan agar James dan Drawman dipecat dari pekerjaan mereka. Namun ini tidak melemahkan semangat kedua saudara ini. Mereka memutuskan untuk mencari nafkah dari berkebun dan menjadi nelayan dan menggunakan waktu mereka untuk mengabar dari rumah ke rumah tentang harta yang sejati, kebenaran-kebenaran kerajaan yang menakjubkan. Tidak lama kemudian lebih banyak orang lagi yang bergabung dengan mereka. Akhirnya, sebuah Balai Kerajaan dibangun di Nemba.

  • Kepulauan Solomon
    Buku Kegiatan 1992
    • Karena Michael tidak berhenti berbicara di depan umum tentang kebenaran, kaum pendeta menekan pejabat-pejabat pendidikan di Lata Station untuk memecatnya, sama seperti yang belakangan mereka lakukan kepada James dan Drawman. Michael memutuskan untuk menggarap tanah. Dia dan istrinya, Naomi, serta anak-anak mereka, akhirnya terpaksa meninggalkan kampung mereka sebagai orang-orang buangan. Jauh dari kampung mereka, mereka membangun sebuah rumah baru dan belakangan sebuah Balai Kerajaan.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan