PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • g94 8/2 hlm. 31
  • Obat Bius, Spiritisme, dan Alkitab

Tidak ada video untuk bagian ini.

Maaf, terjadi error saat ingin menampilkan video.

  • Obat Bius, Spiritisme, dan Alkitab
  • Sedarlah!—1994
  • Bahan Terkait
  • Spiritisme
    Daftar Istilah
  • Bagaimana Saya Dapat Mengatakan Tidak Kepada Narkotika?
    Sedarlah!—1985 (No. 14)
  • Narkoba—Siapa yang Menggunakannya?
    Sedarlah!—2001
  • Dapatkah Perang Melawan Narkotik Dimenangkan?
    Sedarlah!—1999
Lihat Lebih Banyak
Sedarlah!—1994
g94 8/2 hlm. 31

Obat Bius, Spiritisme, dan Alkitab

Paulus memperingatkan orang-orang Kristen abad pertama terhadap ”praktek spiritisme”. (Galatia 5:20, NW) Kata Yunani yang rasul Paulus gunakan di sini, phar·ma·kiʹa, secara harfiah berarti ”penggunaan obat bius”. ”Karena tukang sihir dan tukang tenung menggunakan obat bius,” demikian penjelasan The Interpreter’s Bible, ”kata tersebut menunjuk kepada ilmu sihir, guna-guna, tenung, dan sihir.”

Tidak mengherankan, obat bius memainkan peranan dalam spiritisme zaman modern. Misalnya, alkohol dan obat bius dilaporkan telah digunakan untuk merekrut anggota baru kelompok-kelompok pemuja setan. Telah dilaporkan pula bahwa obat bius mungkin digunakan untuk membuat korban lebih mudah dipengaruhi dalam hal melakukan tugas selama upacara memuja setan. Apa pun bentuknya, Petrus menulis bahwa si Iblis ”berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya”. (1 Petrus 5:8) Kata Yunani ka·ta·piʹno, diterjemahkan ’menelan’ yang secara kiasan berarti ’memakan’ atau ’melahap’. Itulah yang dilakukan obat bius dan spiritisme. Hal ini memberi umat Kristen dorongan yang kuat untuk menghindari bentuk apa pun dari penyalahgunaan obat bius.​—Bandingkan 2 Korintus 4:4.

    Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
    Log Out
    Log In
    • Indonesia
    • Bagikan
    • Pengaturan
    • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
    • Syarat Penggunaan
    • Kebijakan Privasi
    • Pengaturan Privasi
    • JW.ORG
    • Log In
    Bagikan