PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • ”Gog . . . Aku Akan Menjadi Lawanmu”
    Ibadah yang Murni kepada Yehuwa—Akhirnya Dipulihkan!
    • 13, 14. (a) Apa negeri rohani itu? (b) Mengapa itu berharga di mata Yehuwa?

      13 Di zaman modern, umat Allah yang menjalankan ibadah yang murni juga dipulihkan. Seperti yang dibahas di Bab 9, setelah sekian lama ditawan oleh Babilon Besar, mereka dibebaskan pada 1919. Tahun itu, Yehuwa membawa umat-Nya ke suatu negeri rohani. Negeri ini adalah firdaus rohani, yaitu lingkungan yang aman dan makmur secara rohani, yang sama-sama kita nikmati karena menyembah Allah yang benar. Di sana, kita tidak merasa takut. Hati dan pikiran kita akan damai. (Ams. 1:33) Kita diberi makanan rohani yang limpah dan pekerjaan yang memuaskan, yaitu memberitakan Kerajaan Allah. Betapa benarnya kata-kata ini: ”Berkat Yehuwa-lah yang membuat orang menjadi kaya, dan itu tidak disertai kepedihan.” (Ams. 10:22) Di mana pun kita tinggal, kita sebenarnya ada di firdaus rohani, asalkan kita terus mendukung ibadah yang murni dengan kata-kata dan tindakan.

      14 Negeri rohani itu berharga di mata Yehuwa. Mengapa? Karena penduduknya bagaikan ”harta berharga dari semua bangsa”, yaitu orang-orang yang Dia tarik untuk menjalankan ibadah yang murni. (Hag. 2:7; Yoh. 6:44) Mereka sungguh-sungguh berusaha mengenakan kepribadian baru, atau meniru sifat-sifat Allah yang indah. (Ef. 4:23, 24; 5:1, 2) Mereka melayani Allah dengan sebaik-baiknya karena menyayangi Dia dan ingin memuliakan Dia. (Rm. 12:1, 2; 1 Yoh. 5:3) Bayangkan betapa senangnya Yehuwa melihat mereka bekerja keras untuk memperindah negeri rohani itu. Jadi ingatlah, dengan mengutamakan ibadah yang murni, Saudara tidak hanya memperindah firdaus rohani, tapi juga menyenangkan Yehuwa!​—Ams. 27:11.

      Keterangan gambar tentang hamba-hamba Yehuwa. 1. Saudara-saudari sedang mengobrol dengan bahagia di Balai Kerajaan. 2. Saudara-saudari sedang memelihara Balai Kerajaan. 3. Seorang saudara yang dipenjarakan sedang berdoa. 4. Sepasang suami istri menjenguk seorang saudari yang sakit parah di rumah sakit.

      Di mana pun kita tinggal, kita sebenarnya ada di negeri rohani, asalkan kita terus mendukung ibadah yang murni (Lihat paragraf 13, 14)

  • ”Gog . . . Aku Akan Menjadi Lawanmu”
    Ibadah yang Murni kepada Yehuwa—Akhirnya Dipulihkan!
Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan