PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • ”Arahkanlah Hatimu pada” Bait Allah!
    Menara Pengawal—1999 | 1 Maret
    • Perhatikan: Bait yang diukur dalam penglihatan Yehezkiel tidak dapat dibangun seperti yang digambarkan. Memang, orang-orang Yahudi memberikan perhatian serius pada penglihatan itu dan bahkan menerapkan beberapa perinciannya secara harfiah.b Akan tetapi, secara keseluruhan, bait penglihatan itu terlalu besar sehingga tidak dapat dibangun di Gunung Moria, lokasi bait yang terdahulu. Selain itu, bait Yehezkiel tidak berada dalam kota penglihatan itu, tetapi cukup jauh jaraknya, di sebuah petak tanah yang terpisah, sedangkan bait yang kedua dibangun di lokasi bait yang terdahulu, di kota Yerusalem. (Ezra 1:1, 2) Selain itu, tidak ada sungai harfiah yang pernah muncul dari bait di Yerusalem. Jadi, yang disaksikan oleh orang-orang Israel di zaman dahulu hanyalah penggenapan kecil-kecilan dari nubuat Yehezkiel.

  • ”Arahkanlah Hatimu pada” Bait Allah!
    Menara Pengawal—1999 | 1 Maret
    • b Misalnya, Misynah kuno menyatakan bahwa di bait yang telah dipulihkan, mezbah, kedua daun pintu bait, dan daerah untuk memasak dibangun sesuai dengan penglihatan Yehezkiel.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan