-
Timotius—Siap dan Rela MelayaniMenara Pengawal—2008 | 1 April
-
-
Timotius—Siap dan Rela Melayani
”APAKAH kamu siap?” Pernahkah kamu ditanyai seperti itu?— Ya, orang yang bertanya ingin tahu apakah kamu sudah mempersiapkan diri. Misalnya, yang dimaksud orang itu adalah, ’Apakah kamu sudah memiliki buku pelajaran? Apakah kamu sudah membaca pelajaranmu?’ Seperti yang akan kita lihat, Timotius sudah siap.
Timotius juga rela. Tahukah kamu apa maksudnya?— Ketika Timotius diundang untuk melayani Allah, ia memiliki sikap seperti salah satu hamba Allah yang mengatakan, ”Ini aku! Utuslah aku.” (Yesaya 6:8) Karena siap dan rela melayani, Timotius menikmati kehidupan yang menyenangkan.
-
-
Timotius—Siap dan Rela MelayaniMenara Pengawal—2008 | 1 April
-
-
Terlebih lagi ketika Timotius diundang untuk ikut dalam perjalanan bersama Paulus dan Silas. Timotius menerima undangan itu. Ia siap dan rela pergi.—Kisah 15:40–16:5.
-
-
Timotius—Siap dan Rela MelayaniMenara Pengawal—2008 | 1 April
-
-
Paulus mengkhawatirkan orang-orang baru di Tesalonika, maka ia mengutus Timotius ke sana. Tahukah kamu alasannya?— Paulus belakangan menjelaskan kepada orang-orang Kristen di Tesalonika, ’Untuk membuat kamu teguh dan menghibur kamu agar tidak seorang pun merasa kecil hati.’ Tahukah kamu mengapa Paulus mengutus Timotius yang masih muda untuk melaksanakan tugas yang berbahaya itu?— Nah, Timotius tidak begitu dikenal oleh para penentang, dan ia rela pergi. Tugas itu membutuhkan keberanian yang besar!
-