-
Persatuan yang Mengagumkan DuniaSedarlah!—1993 | 8 Desember
-
-
Delegasi-delegasi yang menempuh perjalanan dari Republik Kazakhstan yang merupakan bekas Soviet, secara pribadi merasakan betapa mengerikan peperangan itu. Kereta api mereka terperangkap di tengah-tengah baku tembak antara kelompok-kelompok yang bertikai. Alangkah bahagianya mereka dapat tiba dengan selamat di Kiev dan menikmati kasih serta persatuan di antara banyak kelompok etnik dari banyak bangsa di stadion itu!
Sejumlah delegasi dari Jerman dan Rusia khususnya menghargai apa yang telah dihasilkan pengajaran ilahi atas diri mereka. Sebagai pemuda-pemuda generasi sebelumnya, mereka dahulu berupaya membunuh satu sama lain selama Perang Dunia II. Namun, selama kebaktian di Kiev, mereka dipersatukan dalam ibadat sejati, sebagaimana terlihat di halaman 21.
-
-
Persatuan yang Mengagumkan DuniaSedarlah!—1993 | 8 Desember
-
-
Seorang pengunjung kebaktian di Kiev berseru, ”Kalian benar-benar bersatu. Betapa berbedanya dengan apa yang terjadi di sebelah luar dinding stadion!”
-
-
Persatuan yang Mengagumkan DuniaSedarlah!—1993 | 8 Desember
-
-
Di Kiev, tempat lebih dari 64.000 orang hadir, enam kolam pembaptisan disediakan di salah satu sudut stadion. Dengan enam atau lebih pembaptis pada masing-masing kolam, para calon, yang jumlahnya sebanding dengan sebuah sidang beranggotakan sedang, dibenamkan setiap dua menit. Meskipun demikian, pembaptisan berlangsung selama lebih dari dua jam! Pada Kebaktian Internasional ”Kehendak Ilahi” tahun 1958 di New York, ada 7.136 orang yang dibaptis. Namun di Kiev, ke-7.402 Saksi-Saksi Yehuwa yang baru dilantik, yang berasal dari Ukraina dan republik-republik bekas Uni Soviet lainnya, membuat acara pembaptisan Kristen ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Mereka khususnya adalah orang-orang berbahasa Rusia dari wilayah-wilayah tempat Saksi-Saksi Yehuwa dilarang hingga saat ini, dan itu sudah berlangsung selama puluhan tahun!
-
-
Persatuan yang Mengagumkan DuniaSedarlah!—1993 | 8 Desember
-
-
Penduduk Moskow dan Kiev benar-benar terkesan oleh ribuan delegasi yang mengenakan lencana yang dengan riang menyambut, memeluk, dan berupaya berkomunikasi satu sama lain. Seorang pengusaha Iran yang mengunjungi Kiev mendekati seorang Saksi dari Amerika Serikat dan berkata, ”Kalian memiliki sesuatu yang mengagumkan. Saya telah mengamati kalian selama beberapa hari ini. Saya ingin mendapatkan beberapa lektur kalian dalam bahasa Inggris untuk saya baca.” Ia menjelaskan bahwa seandainya ia tidak harus berangkat keesokan harinya ke Iran, ia akan datang ke kebaktian.
Di seluruh Moskow dan Kiev—terutama di jalan-jalan, di lapangan, dan di kereta bawah tanah—delegasi-delegasi kebaktian mendekati orang-orang untuk menawarkan risalah dan brosur Alkitab. Setiap malam Saksi-Saksi dapat terlihat berdiri di dekat Makam Lenin di Lapangan Merah dengan tenang berbicara dan membagikan risalah. Tawaran biasanya langsung diterima, sering kali disertai senyuman hangat. Jika penawaran dilakukan di kereta bawah tanah, yang menerima biasanya langsung membacanya. Suatu hal yang biasa untuk melihat lima atau enam orang dalam sebuah gerbong sedang membaca risalah Alkitab.
Setelah membaca beritanya, penumpang kereta bawah tanah sering kali menyatakan penghargaan. ”Kami tidak punya kesempatan untuk mempelajari hal-hal seperti ini,” demikian penjelasan seorang pria setengah baya dalam bahasa Inggris yang terpatah-patah. ”Terima kasih banyak.” Pada peristiwa lain, seorang pemuda dan ibunya begitu terkesan dengan beritanya sehingga mereka turun di terminal kereta bawah tanah tempat delegasi kebaktian berada untuk meneruskan percakapan.
Kiev dipadati dengan lebih dari 50.000 delegasi Saksi yang datang dari 30 negara lebih, semuanya membutuhkan akomodasi. Kebanyakan tinggal di hotel, rumah pribadi, dan gedung sekolah, namun sekitar 1.800 orang ditampung di atas enam kapal. Seorang pengurus dari salah satu kapal ini meninggalkan sebuah catatan untuk Saksi-Saksi yang berbunyi, ”Bagi saya, kalian seperti datang dari planet lain. Kalian memiliki begitu banyak hal yang mengagumkan dan keselarasan sehingga kalian mendatangkan semacam berkat. Bisa jadi kalianlah anak-anak Allah. Saya memikirkan hal ini sepanjang waktu.”
Betapa cocoknya bahwa Saksi-Saksi Yehuwa dapat menyelenggarakan kebaktian-kebaktian besar mereka dan bahwa para pejabat serta masyarakat juga dapat melihat sifat-sifat dan tingkah laku Kristen yang sedemikian baik yang memuliakan Allah! Pejabat setempat yang bekerja sama dengan Saksi-Saksi sangat memuji efisiensi, kesopanan, dan kerja sama mereka yang baik dengan pengelola stadion serta departemen-departemen kota lainnya.
”Stadion belum pernah dibersihkan sebaik ini selama 13 tahun,” kata seorang pejabat di Kiev. Seorang polisi di sana berseru, ”Bukan main! Rasanya seperti berada di suatu dunia baru. Saya benar-benar tidak habis pikir mengapa kalian dianiaya.”
Yang Menarik pada Kebaktian
Bagi Saksi-Saksi di Moskow dan di Kiev, yang paling menarik barangkali adalah hadirnya ribuan delegasi yang datang dari negeri-negeri lain, termasuk anggota-anggota Badan Pimpinan dari Saksi-Saksi Yehuwa. Tak terlukiskan sukacitanya sewaktu berkumpul bersama, dipersatukan dalam ibadat yang damai dengan begitu banyak kebangsaan yang berbeda. Sewaktu pembicara terakhir di Moskow dan di Kiev mengatakan bahwa ucapan terima kasih utama kita ditujukan kepada Allah Yehuwa, yang memungkinkan berlangsungnya kebaktian ini, para hadirin berdiri dan bertepuk tangan dengan gegap gempita selama beberapa menit hingga pembicara melanjutkan khotbahnya.
Hal lain yang menarik adalah khotbah-khotbah yang diberikan setiap hari dalam bahasa Inggris oleh para anggota Badan Pimpinan dan laporan-laporan singkat yang disampaikan oleh delegasi dari berbagai negeri. Persembahan dalam bahasa Inggris ini secara serentak diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Di Kiev, misalnya, ke dalam 16 bahasa! Jadi, dengan duduk di seksi-seksi yang dikhususkan untuk satu kelompok bahasa tertentu, para delegasi dapat mendengarkan bagian-bagian acara tersebut dalam bahasa mereka sendiri.
Hal lain lagi yang menarik pada kebaktian tersebut adalah diterbitkannya brosur baru dalam bahasa Rusia dan Ukraina berjudul Apa Tujuan Hidup Ini? Yang terutama dihargai adalah diterbitkannya buku Petunjuk Sekolah Teokratis dalam bahasa Rusia yang digunakan untuk memperlengkapi Saksi-Saksi Yehuwa dalam menyajikan kebenaran-kebenaran Alkitab secara lebih efektif. Yang juga diterbitkan dalam bahasa Rusia adalah Buku Cerita Alkitab, suatu sejarah Alkitab yang disajikan secara ringkas dan kronologis, ditulis terutama untuk kaum muda. Buku tersebut telah dicetak sebanyak lebih dari 36 juta eksemplar dalam lebih dari 80 bahasa.
Pembaptisan murid-murid baru secara massal benar-benar merupakan suatu hal yang menarik dari kebaktian. Fakta bahwa banyak dari orang-orang yang dibaptis adalah orang muda cukup mendapat perhatian. Pada sebuah konferensi pers di Kiev, seorang koresponden dari surat kabar Osvita bertanya, ”Yang menonjol pada kebaktian kalian adalah banyaknya orang muda. Mereka baik hati, berpenampilan baik, dan berperilaku baik. Bagaimana caranya kalian membina mereka? Apakah kalian memiliki kebijakan khusus bagi kaum muda? Pekerjaan saya berhubungan dengan orang-orang muda, dan saya berminat sekali mengetahui hal itu.”
-
-
Persatuan yang Mengagumkan DuniaSedarlah!—1993 | 8 Desember
-
-
Ukraina (2 kebaktian) 69.333 7.797
-