PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Elang
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • Ayat lain yang menurut banyak pakar berkaitan dengan elang-bangkai dan bukannya dengan elang adalah Mikha 1:16, yang berbicara tentang Israel yang secara kiasan ’memperlebar kebotakannya seperti kebotakan burung elang’. Kepala elang banyak bulunya; bahkan elang botak Amerika Utara disebut ”botak” hanya karena bulu putih di kepalanya memberi kesan botak jika dilihat dari jauh. Elang-bangkai griffon (Gyps fulvus), yang masih terlihat di Israel, hanya memiliki sedikit bulu putih halus di kepalanya, dan lehernya hampir-hampir tidak berbulu. Jika ayat itu memaksudkan burung tersebut, berarti kata Ibrani neʹsyer mempunyai penerapan yang lebih luas, tidak hanya memaksudkan elang. Patut diperhatikan bahwa elang-bangkai griffon, walaupun oleh para ornitolog tidak dianggap satu ”spesies” atau ”genus” dengan elang, termasuk dalam ”famili” yang sama (Accipitridae). Akan tetapi, ada yang berpendapat bahwa Mikha 1:16 memaksudkan proses pergantian bulu yang dialami elang, walaupun konon terjadinya bertahap dan agak tidak kentara.

  • Elang Bangkai
    Pemahaman Alkitab, Jilid 1
    • Elang-bangkai griffon (Gyps fulvus) berwarna cokelat kekuning-kuningan, panjangnya sekitar 1,2 m, dengan rentang sayap sekitar 2,7 m. Elang-bangkai griffon adalah lambang dewi Nekhebet dari Mesir dan juga terpampang pada panji-panji perang bangsa Mesir, Asiria, dan Persia.

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan