PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Melayani Bersama Sang Penjaga
    Menara Pengawal—2000 | 1 Januari
    • Sekitar 200 tahun sebelum peristiwa itu, Yehuwa memerintahkan, ”Pergilah, tempatkan pengamat agar ia memberitahukan apa yang dilihatnya.” Berita apa yang hendak dikumandangkan oleh sang penjaga? ”Dia telah jatuh! Babilon sudah jatuh, dan semua patung ukiran allah-allahnya telah ia pecahkan ke tanah!” (Yesaya 21:6, 9) Demikianlah, pada tahun 539 SM, pernyataan nubuat itu tergenap. Babilon yang perkasa tumbang, dan umat perjanjian Allah segera dapat kembali ke negeri asalnya.

  • Melayani Bersama Sang Penjaga
    Menara Pengawal—2000 | 1 Januari
    • ”Pengamat” Berjaga-jaga

      12. Siapa yang dewasa ini menjadi golongan penjaga, atau ”pengamat” yang Yehuwa percayai, dan bagaimana sikap mereka?

      12 Oleh karena itu, ketika ”zaman akhir” mulai, Yehuwa kembali menaruh penjaga, menyadarkan orang-orang akan peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan penggenapan maksud-tujuan-Nya. (Daniel 12:4; 2 Timotius 3:1) Hingga hari ini, golongan penjaga—orang-orang Kristen terurap, Israel milik Allah​—telah bertindak selaras dengan uraian Yesaya tentang penjaga yang dinubuatkan itu, ”Ia memperhatikan dengan saksama, dengan penuh perhatian. Lalu ia berseru seperti singa, ’Di atas menara pengawal, oh, Yehuwa, aku senantiasa berdiri pada waktu siang, dan di pos jagaku aku berdiri setiap malam.’” (Yesaya 21:7, 8) Penjaga ini benar-benar menjalankan tugasnya dengan serius!

      13. (a) Berita apa yang disampaikan oleh penjaga yang Yehuwa percayai? (b) Bagaimana dapat dikatakan bahwa Babilon Besar telah jatuh?

      13 Apa yang dilihat oleh penjaga ini? Sekali lagi, penjaga yang Yehuwa percayai, golongan saksi-Nya, mengumumkan, ”Dia telah jatuh! Babilon sudah jatuh, dan semua patung ukiran allah-allahnya telah [Yehuwa] pecahkan ke tanah!” (Yesaya 21:9) Setelah Perang Dunia I, tibalah giliran Babilon Besar, imperium agama palsu sedunia, yang diguncangkan dari singgasananya. (Yeremia 50:1-3; Penyingkapan 14:8) Tidak mengherankan! Perang Besar, istilah yang dikenal pada waktu itu, berawal dari Susunan Kristen, tempat para pemimpin agama dari kedua belah pihak semakin mengobarkan konflik ini dengan mendorong pemuda-pemuda terbaik mereka ke medan perang. Sungguh-sungguh memalukan! Pada tahun 1919, Babilon Besar tidak dapat menghalangi Siswa-Siswa Alkitab, sebutan bagi Saksi-Saksi Yehuwa saat itu, untuk memulihkan ketidakaktifan mereka dan memulai kampanye kesaksian seluas dunia yang masih berlangsung. (Matius 24:14) Itu menandakan kejatuhan Babilon Besar, seperti halnya pembebasan bangsa Israel pada abad keenam SM menandai kejatuhan Babilon purba.

      14. Majalah apa yang secara ekstensif digunakan oleh golongan penjaga yang Yehuwa percayai, dan bagaimana Yehuwa memberkati penggunaan majalah itu?

      14 Golongan penjaga selalu melaksanakan tugas dengan gairah dan hasrat yang kuat untuk melakukan apa yang benar. Pada bulan Juli 1879, Siswa-Siswa Alkitab mulai menerbitkan majalah ini, yang pada waktu itu dikenal sebagai Zion’s Watch Tower and Herald of Christ’s Presence. Pada tiap-tiap terbitan dari tahun 1879 hingga 15 Desember 1938, terpampang kata-kata ”’Wahai Pengawal, Bagaimana Keadaan Malam Ini?’​—Yesaya 21:11.”a Dengan setia, selama 120 tahun, Menara Pengawal telah tanggap terhadap peristiwa-peristiwa dunia dan makna nubuatnya. (2 Timotius 3:1-5, 13) Golongan penjaga yang Allah percayai dan rekan-rekan mereka, ”domba-domba lain”, telah menggunakan majalah ini dalam memberitakan dengan sekuat tenaga kepada umat manusia bahwa pembenaran kedaulatan Yehuwa oleh Kerajaan Kristus sudah dekat. (Yohanes 10:16) Apakah kesaksian ini diberkati oleh Yehuwa? Nah, dari tiras 6.000 eksemplar pada tahun 1879, Menara Pengawal telah menjadi majalah yang sirkulasinya telah mendunia, bertiras lebih dari 22.000.000 eksemplar dalam 132 bahasa​—yang 121 dari antaranya terbit secara simultan. Sungguh tepat bahwa majalah agama yang sirkulasinya paling luas sedunia pastilah majalah yang mengagungkan nama Allah sejati, Yehuwa!

      Pentahiran Progresif

      15. Pembersihan progresif apa dimulai bahkan sebelum tahun 1914?

      15 Selama 40 tahun lebih hingga dimulainya pemerintahan surgawi Kristus pada tahun 1914, Siswa-Siswa Alkitab telah dibebaskan dari banyak doktrin Susunan Kristen yang tidak berdasarkan Alkitab, seperti baptisan bayi, jiwa yang tidak berkematian, api penyucian, siksaan api neraka, dan Allah Tritunggal. Tetapi, dibutuhkan lebih banyak waktu untuk menyingkirkan semua gagasan buruk. Misalnya, pada tahun 1920-an, banyak Siswa-Siswa Alkitab mengenakan semacam lencana berlambang salib-dan-mahkota, dan mereka merayakan Natal serta hari-hari raya kafir lainnya. Akan tetapi, agar ibadat menjadi murni, semua sisa penyembahan berhala harus disingkirkan. Firman Allah, Alkitab Suci, harus menjadi satu-satunya dasar iman dan jalan hidup Kristen. (Yesaya 8:19, 20; Roma 15:4) Menambahi atau mengurangi Firman Allah merupakan dosa berat.​—Ulangan 4:2; Penyingkapan 22:18, 19.

      16, 17. (a) Gagasan palsu apa yang dipercayai oleh golongan penjaga selama beberapa dekade? (b) Bagaimana makna ”mezbah” dan ”pilar” di ”Mesir” dapat dijelaskan dengan tepat?

      16 Salah satu contoh berikut ini menandaskan betapa pentingnya prinsip ini. Pada tahun 1886 sewaktu C. T. Russell menerbitkan buku yang belakangan disebut The Divine Plan of the Ages, jilid ini berisi sebuah bagan yang menghubungkan zaman umat manusia dengan Piramida Besar di Mesir. Diduga bahwa peninggalan Firaun Khufu ini adalah pilar yang dimaksud di Yesaya 19:19, 20, ”Pada hari itu akan ada mezbah bagi Yehuwa di tengah-tengah tanah Mesir, dan suatu pilar bagi Yehuwa di sisi perbatasannya. Mezbah itu akan menjadi tanda dan saksi bagi Yehuwa yang berbala tentara di tanah Mesir.” Apa hubungannya antara piramida dengan Alkitab? Misalnya, panjang jalur-jalur tertentu di Piramida Besar disangka menunjukkan waktu mulainya ”kesengsaraan besar” di Matius 24:21, sebagaimana dipahami pada waktu itu. Beberapa Siswa-Siswa Alkitab menjadi sibuk mengukur berbagai unsur pada piramida itu untuk menentukan perkara-perkara seperti kapan mereka akan diangkat ke surga!

      17 Apa yang disebut Batu Alkitab (Piramida) ini dianggap sangat bernilai selama puluhan tahun, hingga Menara Pengawal terbitan 15 November dan 1 Desember 1928, menjelaskan bahwa Yehuwa tidak membutuhkan monumen batu yang dibangun oleh para firaun kafir dan berisi lambang astrologi yang dipengaruhi roh-roh jahat untuk meneguhkan kesaksian Alkitab. Sebaliknya, nubuat Yesaya dipahami memiliki penerapan rohani. Seperti di Penyingkapan 11:8, ”Mesir” melambangkan dunia Setan. ”Mezbah bagi Yehuwa” mengingatkan kita akan korban-korban yang diperkenan yang dipersembahkan oleh orang-orang Kristen terurap sewaktu mereka masih menjadi penduduk sementara di dunia ini. (Roma 12:1; Ibrani 13:15, 16) Pilar ”di sisi perbatasan [Mesir]” memaksudkan sidang orang Kristen terurap, yakni ”pilar dan penopang kebenaran” dan yang bertindak selaku saksi di ”Mesir”, dunia yang akan mereka tinggalkan.​—1 Timotius 3:15.

      18. (a) Bagaimana Yehuwa terus memperjelas perkara-perkara bagi siswa-siswa Alkitab yang tulus? (b) Apabila seorang Kristen menemukan penjelasan Alkitab yang sulit dipahami, sikap bijaksana apa yang hendaknya diambil?

      18 Seraya tahun-tahun berlalu, Yehuwa terus memberi kita penjelasan lebih jauh akan kebenaran, termasuk pemahaman yang lebih jelas akan firman nubuat-Nya. (Amsal 4:18) Pada tahun-tahun belakangan ini, kita dianjurkan untuk melihat lagi dengan pemahaman yang lebih dalam, antara lain tentang generasi yang tidak akan berlalu sebelum akhir itu datang, perumpamaan tentang domba dan kambing, perkara yang menjijikkan dan kapan ia akan berdiri di suatu tempat kudus, perjanjian baru, transfigurasi, serta penglihatan tentang bait di buku Yehezkiel. Mungkin kadang-kadang agak sulit memahami penyesuaian penjelasan itu, tetapi alasan-alasannya akan semakin jelas pada waktunya. Jika seorang Kristen tidak sepenuhnya memahami penjelasan baru tentang suatu ayat, sebaiknya ia dengan rendah hati berkata seperti nabi Mikha, ”Aku akan memperlihatkan sikap menanti Allah keselamatanku.”​—Mikha 7:7.

      19. Bagaimana kaum sisa terurap dan domba-domba lain yang menyertai mereka memperlihatkan keberanian bagaikan singa di hari-hari terakhir ini?

      19 Ingatlah, sang penjaga ”berseru seperti singa, ’Di atas menara pengawal, oh, Yehuwa, aku senantiasa berdiri pada waktu siang, dan di pos jagaku aku berdiri setiap malam’”. (Yesaya 21:8) Kaum sisa terurap telah memperlihatkan keberanian seperti singa dalam menyingkapkan agama palsu dan memperlihatkan kepada orang-orang jalan kemerdekaan. (Penyingkapan 18:2-5) Sebagai ”budak yang setia dan bijaksana”, mereka menyediakan Alkitab, majalah, dan publikasi-publikasi lainnya dalam begitu banyak bahasa—”makanan pada waktu yang tepat”. (Matius 24:45) Mereka telah memelopori pengumpulan ”kumpulan besar . . . dari semua bangsa dan suku dan umat dan bahasa”. Mereka pun dibersihkan dengan tebusan darah Yesus dan memperlihatkan diri berhati singa dalam mempersembahkan ’dinas suci siang dan malam’. (Penyingkapan 7:9, 14, 15) Buah-buah apa yang pada tahun lalu telah dihasilkan oleh sekelompok kecil Saksi-Saksi terurap dan rekan-rekan mereka, kumpulan besar? Jawabannya terdapat pada artikel berikut.

  • Melayani Bersama Sang Penjaga
    Menara Pengawal—2000 | 1 Januari
    • 19. Bagaimana kaum sisa terurap dan domba-domba lain yang menyertai mereka memperlihatkan keberanian bagaikan singa di hari-hari terakhir ini?

      19 Ingatlah, sang penjaga ”berseru seperti singa, ’Di atas menara pengawal, oh, Yehuwa, aku senantiasa berdiri pada waktu siang, dan di pos jagaku aku berdiri setiap malam’”. (Yesaya 21:8) Kaum sisa terurap telah memperlihatkan keberanian seperti singa dalam menyingkapkan agama palsu dan memperlihatkan kepada orang-orang jalan kemerdekaan. (Penyingkapan 18:2-5) Sebagai ”budak yang setia dan bijaksana”, mereka menyediakan Alkitab, majalah, dan publikasi-publikasi lainnya dalam begitu banyak bahasa—”makanan pada waktu yang tepat”. (Matius 24:45) Mereka telah memelopori pengumpulan ”kumpulan besar . . . dari semua bangsa dan suku dan umat dan bahasa”. Mereka pun dibersihkan dengan tebusan darah Yesus dan memperlihatkan diri berhati singa dalam mempersembahkan ’dinas suci siang dan malam’. (Penyingkapan 7:9, 14, 15)

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan