-
Bagian 5: 1943-1945 Perang Dunia II—Kedahsyatannya dan Akhir yang PanasSedarlah!—1988 (No. 25) | Sedarlah!—1988 (No. 25)
-
-
Menjelang akhir tahun yang sama, Hitler, karena dapat meramalkan penyerbuan dari barat, menarik kembali beberapa pasukannya di timur. Penting sekali bagi dia untuk mempertahankan kendalinya atas pantai bagian utara Prancis dan pantai Belgia. Dari sana ia bermaksud melancarkan apa yang diharapkan akan membalik situasi perang sekali lagi untuk kemenangannya—suatu senjata rahasia!
Apakah itu gerangan? Menurut dugaan senjata itu dalam waktu singkat bisa memusnahkan sebuah kota sebesar kota London. Desas-desus yang tersebar pada bulan Desember 1943 adalah bahwa orang yang tinggal di bagian barat Jerman telah diberitahu agar membuat persiapan tinggal dalam tempat terlindung dari serangan udara selama 60 jam. Kemudian setelah tindakan balasan dari senjata rahasia berhasil dicapai, mereka dapat keluar dan masuk ke dalam dunia yang damai di bawah kuasa Nazi.
Tetapi pagi-pagi sekali tanggal 6 Juni 1944, sebelum senjata rahasia Hitler bekerja, Sekutu mendaratkan pasukan yang menyerbu memasuki pantai Prancis dari Normandia. Sekarang tentara Hitler diserang dari timur, barat, dan selatan. Seminggu kemudian, pada tanggal 13 Juni, Hitler menyerang dengan senjata rahasia yang ia janjikan. Sebenarnya senjata itu terdiri dari dua jenis. Salah satu adalah bom terbang yang disebut peluru V-1, dan yang lain disebut roket V-2, yang adalah pendahulu dari peluru kendali jarak jauh jaman modern. Huruf ”V” untuk kata Jerman Vergeltungswaffen, artinya ”senjata pembalasan”. Sejak itu sampai bulan Maret berikutnya, mereka menghujani Inggris dan Belgia, yang menyebabkan lebih dari 23.000 luka parah, termasuk beberapa ribu orang mati. Tetapi segera nyata bahwa senjata rahasia Hitler menawarkan terlalu sedikit dan datangnya terlambat.
-
-
Bagian 5: 1943-1945 Perang Dunia II—Kedahsyatannya dan Akhir yang PanasSedarlah!—1988 (No. 25) | Sedarlah!—1988 (No. 25)
-
-
Sebelum Perang Dunia II pecah, Albert Einstein memberitahu presiden A.S. bahwa para ilmuwan Jerman telah mengadakan percobaan dengan kemungkinan memanfaatkan tenaga atom untuk senjata. Seandainya mereka berhasil melakukan hal ini, ia memperingatkan, mereka akan memiliki kekuasaan besar yang dapat digunakan secara militer dalam mewujudkan cita-cita mereka. Untuk menangkal bahaya ini, Departemen Perang A.S. menggiatkan suatu rencana pada tahun 1942, yang kemudian dikenal sebagai Proyek Manhattan, dengan tujuan mengembangkan bom atom.
Pada tanggal 16 Juli 1945, untuk pertama kalinya, bom semacam itu berhasil diledakkan di New Mexico. Sudah terlambat untuk menggunakan senjata rahasia ini di Eropa tetapi tidak demikian di Asia.a Maka, pada tanggal 6 Agustus sebuah bom atom dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, dan tiga hari kemudian di Nagasaki.
-
-
Bagian 5: 1943-1945 Perang Dunia II—Kedahsyatannya dan Akhir yang PanasSedarlah!—1988 (No. 25) | Sedarlah!—1988 (No. 25)
-
-
[Gambar di hlm. 30]
Peluru Jerman V-1 (kanan) dan roket V-2 (bawah) yang digunakan dalam Perang Dunia II
[Keterangan]
Imperial War Museum, London
-