PERPUSTAKAAN ONLINE Menara Pengawal
PERPUSTAKAAN ONLINE
Menara Pengawal
Indonesia
  • ALKITAB
  • PUBLIKASI
  • PERHIMPUNAN
  • Melatih Para Pelayan Kerajaan
    Kerajaan Allah Memerintah!
    • SEKOLAH-SEKOLAH YANG MELATIH PARA PELAYAN KERAJAAN

      PELAYANAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN

      Tujuan: Melatih penyiar agar lebih efektif memberitakan dan mengajarkan kabar baik.

      Lamanya: Berlangsung terus.

      Lokasi: Balai Kerajaan setempat.

      Pendaftaran: Yang sudah rutin berhimpun, menyetujui ajaran Alkitab, dan hidup selaras dengan prinsip Kristen. Calon siswa menghubungi pengawas perhimpunan Pelayanan dan Kehidupan Kristen.

      Manfaat: Di perhimpunan tengah pekan, kita diajar caranya meriset dan menyampaikan ­keterangan dengan jelas dan masuk akal. Kita juga belajar mendengarkan orang lain dan memperhatikan kebutuhan rohani mereka, ­bukan diri sendiri.

      Arnie, pengawas keliling kawakan, berkomentar, ”Sejak kecil saya gagap dan tidak berani menatap mata orang. [Perhimpunan] ini membantu saya jadi percaya diri. Dengan bantuan Yehuwa, melalui sekolah ini saya jadi tahu caranya mengatur napas dan berkonsentrasi. Saya sangat bersyukur karena dapat memuji Allah di sidang dan dalam dinas.”

      Seorang penyiar muda sedang membaca Alkitab di Sekolah Pelayanan Teokratis

      SEKOLAH BAGI PENATUA SIDANGg

      Tujuan: Membantu penatua menguatkan kerohanian mereka dan menangani tanggung jawab di sidang.

      Lamanya: Lima hari.

      Lokasi: Ditentukan kantor cabang; biasanya di Balai Kerajaan atau Balai Kebaktian terdekat.

      Pendaftaran: Penatua diundang oleh kantor cabang.

      Manfaat: Perhatikan komentar beberapa siswa kelas ke-92 sekolah ini di Patterson, New York, AS:

      ”Saya mendapat banyak manfaat dari sekolah ini. Saya dibantu untuk memeriksa diri dan memikirkan caranya mengurus domba-domba Yehuwa.”

      ”Saya akan menerapkan pelatihan ini seumur hidup saya.”

      SEKOLAH DINAS PERINTIS

      Tujuan: Membantu perintis ’melaksanakan sepenuhnya pelayanan mereka’.​—2 Tim. 4:5.

      Lamanya: Enam hari.

      Lokasi: Ditentukan kantor cabang; biasanya di Balai Kerajaan terdekat.

      Pendaftaran: Yang sudah menjadi perintis biasa setidaknya selama satu tahun didaftar secara otomatis dan diberi tahu oleh pengawas wilayah mereka. Perintis kawakan yang belum mengikuti sekolah ini dalam lima tahun terakhir bisa ikut sekolah lagi.

      Manfaat: ”Sekolah ini membantu saya mengatasi problem dalam pelayanan dan kehidupan saya,” kata Lily. ”Cara saya belajar, mengajar, dan menggunakan Alkitab jadi jauh lebih baik. Saya lebih siap membantu orang lain, mendukung para penatua, dan bisa turut berperan dalam pertumbuhan sidang.”

      Brenda yang sudah dua kali mengikuti sekolah ini berkata, ”Berkat sekolah ini, saya bisa lebih sepenuh hati dalam ibadat, hati nurani saya jadi lebih peka, dan saya bisa berfokus membantu orang lain. Yehuwa memang sangat murah hati!”

      SEKOLAH DINAS BETEL

      Tujuan: Membantu anggota baru Betel agar berhasil dalam dinas mereka.

      Lamanya: Empat jam setiap hari selama ­empat hari.

      Lokasi: Betel.

      Pendaftaran: Anggota tetap keluarga Betel dan sukarelawan jangka panjang (satu tahun atau lebih) otomatis mengikutinya.

      Manfaat: Demetrius, yang mengikuti sekolah ini pada 1980-an, mengatakan, ”Setelah mengikuti kursus ini, kebiasaan belajar saya jadi lebih baik dan saya bisa bertekun dalam karier saya di Betel. Para instrukturnya, bahannya, dan nasihat praktis yang diberikan meyakinkan saya bahwa Yehuwa memperhatikan saya dan bahwa Ia ingin saya berhasil dalam dinas Betel.”

      SEKOLAH BAGI PENGINJIL KERAJAANh

      Tujuan: Memberikan pelatihan khusus bagi mereka yang berada dalam dinas sepenuh waktu (yang sudah menikah, saudara lajang, dan saudari lajang) sehingga mereka bisa digunakan lebih sepenuhnya oleh Yehuwa dan organisasi-Nya. Banyak lulusannya akan ditugaskan ke tempat yang lebih membutuhkan tenaga di negeri mereka. Lulusan di bawah 50 tahun bisa melayani sebagai perintis istimewa sementara untuk membuka daerah dan meluaskan pekerjaan ini di daerah terpencil.

      Lamanya: Dua bulan.

      Lokasi: Ditentukan kantor cabang; umumnya di Balai Kerajaan atau Balai Kebaktian.

      Seorang saudari sedang mengabar

      Saudara-saudari mendapat manfaat dari pelatihan teokratis

      Pendaftaran: Mereka yang berusia antara 23 sampai 65 tahun, berada dalam dinas sepenuh waktu, sehat, dan siap melayani di tempat yang lebih membutuhkan, dan yang punya semangat ”Ini aku! Utuslah aku!” bisa mendaftar. (Yes. 6:8) Semua yang mengikuti sekolah ini, saudara dan saudari lajang juga pasangan suami istri, harus sudah dalam dinas sepenuh waktu setidaknya selama dua tahun berturut-turut. Pasangan suami istri harus sudah menikah setidaknya dua tahun. Saudara-saudara harus sudah melayani sebagai penatua atau hamba pelayanan paling tidak selama dua tahun. Jika sekolah ini tersedia di wilayah kantor cabang Saudara, akan ada pertemuan di kebaktian regional untuk memberikan informasi bagi mereka yang ingin mendaftar.

      Manfaat: Ada banyak komentar positif dari saudara-saudari yang mengikuti Sekolah Alkitab bagi Saudara Lajang dan Sekolah Alkitab bagi Pasangan Kristen. Pada 2013, Badan Pimpinan menyetujui penggabungan kedua sekolah ini menjadi Sekolah bagi Penginjil Kerajaan. Manfaat sekolah ini sekarang dapat dirasakan oleh lebih banyak perintis yang setia, termasuk saudari-saudari lajang.

      SEKOLAH ALKITAB GILEAD MENARA PENGAWAL

      Tujuan: Para lulusan mungkin ditugasi sebagai pengawas keliling, utusan injil, atau anggota Betel. Dengan menerapkan pelatihan yang diterima, mereka turut memperkuat dan memantapkan kegiatan di lapangan dan pengorganisasian cabang.

      Lamanya: Lima bulan.

      Lokasi: Pusat Pendidikan Menara Pengawal, Patterson, New York.

      Murid-murid dari Sekolah Gilead sedang mendengarkan instruktur mereka

      Kelas Gilead​—Patterson, New York

      Pendaftaran: Suami istri, saudara lajang, dan saudari lajang, yang sudah melayani dalam berbagai corak dinas sepenuh-waktu khusus. Utusan injil lapangan yang belum mengikuti Gilead, juga perintis istimewa, anggota Betel, atau pengawas keliling beserta istrinya, mungkin diundang oleh Panitia Cabang untuk mendaftar. Pelamar mesti bisa berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris.

      Manfaat: Lade dan Monique, suami istri dari Amerika Serikat yang sudah beberapa tahun melayani di daerah tugas mereka, berkomentar:

      ”Sekolah Gilead mempersiapkan kami untuk pergi ke negeri mana pun, menyingsingkan lengan baju, dan bekerja sama dengan saudara-saudari yang kami kasihi,” kata Lade.

      Monique menambahkan, ”Sewaktu menerapkan apa yang saya pelajari dari Firman Allah, saya sangat bersukacita dalam tugas saya. Saya menganggap sukacita itu sebagai bukti kasih Yehuwa.”

      SEKOLAH PELAYANAN KERAJAAN

      Tujuan: Melatih pengawas keliling, penatua, dan hamba pelayanan mengemban tanggung jawab kepengawasan dan pengorganisasian. (Kis. 20:28) Yang dibahas adalah situasi, hal-hal terkini, dan kebutuhan sidang yang mendesak. Sekolah ini diadakan setiap beberapa tahun sesuai dengan keputusan Badan Pimpinan.

      Lamanya: Selama beberapa tahun terakhir, lamanya bervariasi.

      Lokasi: Biasanya di Balai Kerajaan atau Balai Kebaktian terdekat.

      Pendaftaran: Pengawas wilayah memberi tahu penatua dan hamba pelayanan. Kantor cabang mengundang para pengawas keliling.

      Manfaat: ”Walaupun padat dan singkat, sekolah ini membantu para penatua agar tetap bersukacita dan bertindak sebagai laki-laki dalam dinas kepada Yehuwa. Para penatua, yang masih baru maupun sudah kawakan, diajari caranya menggembalakan kawanan dengan efektif dan kompak dalam jalan pikiran yang sama.”​—Quinn.

      ”Pelatihan ini seimbang​—meningkatkan pemahaman rohani kami, memperingatkan kami akan berbagai bahaya, dan memberi kami saran praktis untuk memelihara kawanan.”​—Michael.

      SEKOLAH BAGI PENGAWAS WILAYAH DAN ISTRIi

      Tujuan: Membantu para pengawas wilayah yang ”bekerja keras dalam hal berbicara dan mengajar” agar lebih efektif melayani sidang-sidang, dan menggembalakan saudara-saudara di bawah pengawasan mereka.​—1 Tim. 5:17; 1 Ptr. 5:2, 3.

      Lamanya: Satu bulan.

      Lokasi: Ditentukan kantor cabang.

      Pendaftaran: Kantor cabang mengundang para pengawas wilayah serta istri mereka.

      Manfaat: ”Kami jadi lebih menghargai kekepalaan Yesus atas organisasi. Kami menyadari pentingnya menganjurkan saudara-saudara yang kami layani dan menguatkan persatuan setiap sidang. Kami tidak akan pernah lupa bahwa meski pengawas wilayah kadang-kadang memberikan saran dan bahkan koreksi, tujuan utamanya adalah membantu saudara-saudara melihat bahwa Yehuwa mengasihi mereka.”​—Joel dan Connie, kelas pertama, 1999.

      SEKOLAH BAGI ANGGOTA PANITIA CABANG DAN ISTRI

      Tujuan: Membantu anggota Panitia Cabang agar menjadi lebih baik dalam mengawasi rumah Betel, memperhatikan urusan dinas yang memengaruhi sidang-sidang, dan dalam mengawasi wilayah-wilayah di daerah mereka.​—Luk. 12:48b.

      Lamanya: Dua bulan.

      Lokasi: Pusat Pendidikan Menara Pengawal, Patterson, New York.

      Pendaftaran: Panitia Dinas dari Badan Pimpinan mengundang anggota Panitia Cabang atau Negeri dan istri mereka.

      Manfaat: Lowell dan Cara siswa kelas ke-25. Mereka kini melayani di Nigeria.

      ”Saya diingatkan bahwa tidak soal betapa sibuknya saya atau apa pekerjaan yang diberikan kepada saya, kunci untuk menyenangkan Yehuwa adalah kerohanian,” kata Lowell.

      Istrinya, Cara, mengingat pelajaran yang dia petik dari sekolah ini, ”Kalau saya tidak dapat menjelaskan sesuatu dengan sederhana, saya harus mempelajarinya dulu sebelum mengajarkannya kepada orang lain.”

      g Belum semua negeri mengadakan sekolah ini.

      h Belum semua negeri mengadakan sekolah ini.

      i Belum semua negeri mengadakan sekolah ini.

  • Melatih Para Pelayan Kerajaan
    Kerajaan Allah Memerintah!
    • Melatih Para Pelayan Menjadi Penginjil

      8, 9. (a) Apa tujuan utama Sekolah Pelayanan Teokratis? (b) Bagaimana perhimpunan tengah pekan membantu Saudara lebih efektif dalam dinas?

      8 Organisasi Yehuwa sudah lama menggunakan berbagai kebaktian dan perhimpunan​—misalnya Perhimpunan Dinas—​untuk melatih umat Allah melakukan pelayanan. Namun, dari 1940-an, saudara-saudara yang menjalankan kepemimpinan di kantor pusat mulai mengatur pelatihan melalui berbagai sekolah.

      9 Sekolah Pelayanan Teokratis. Seperti yang kita lihat di pasal sebelumnya, sekolah ini mulai diadakan pada 1943. Apakah tujuan sekolah ini semata-mata untuk melatih para siswa memberikan khotbah yang efektif di sidang? Tidak. Tujuan utama sekolah ini adalah untuk melatih umat Allah menggunakan karunia berbicara mereka untuk memuji Yehuwa dalam pelayanan. (Mz. 150:6) Sekolah ini memperlengkapi saudara-saudari yang terdaftar menjadi penyiar Kerajaan yang lebih efektif. Sekarang pelatihan ini diberikan melalui perhimpunan tengah pekan.

      10, 11. Siapa yang kini bisa mengikuti Sekolah Gilead, dan apa tujuan kurikulumnya?

      10 Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal. Apa yang kini disebut Sekolah Alkitab Gilead Menara Pengawal dimulai hari Senin, 1 Februari 1943. Sekolah ini semula dirancang untuk melatih para perintis dan hamba sepenuh waktu lainnya untuk dinas utusan injil di ladang sedunia. Tetapi, sejak Oktober 2011, pendaftaran dibatasi hanya untuk mereka yang sudah berada dalam dinas sepenuh-waktu khusus, yaitu perintis istimewa, pengawas keliling dan istri, anggota Betel, dan utusan injil lapangan yang belum mengikuti sekolah ini.

      11 Apa tujuan kurikulum Sekolah Gilead? Seorang instruktur kawakan menjawab, ”Untuk memperkuat iman para siswa melalui pelajaran Firman Allah yang saksama dan untuk membantu mereka mengembangkan sifat-sifat rohani yang diperlukan agar bisa menghadapi tantangan dalam tugas mereka. Tujuan mendasar lainnya adalah menanamkan hasrat yang lebih kuat untuk melaksanakan pekerjaan penginjilan.”​—Ef. 4:11.

      12, 13. Apa pengaruh Sekolah Gilead atas pekerjaan pengabaran sedunia? Berikan contoh.

      12 Apa pengaruh Sekolah Gilead atas pekerjaan pengabaran sedunia? Sejak 1943, lebih dari 8.500 orang telah dilatih di sekolah ini,c dan utusan injil Gilead telah melayani di lebih dari 170 negeri di seluruh dunia. Para utusan injil ini menerapkan pelatihan yang mereka terima, menjadi teladan yang bersemangat dalam dinas dan melatih orang-orang lain melakukannya juga. Para utusan injil ini sering kali menjadi ujung tombak pekerjaan di daerah yang hanya ada sedikit penyiar Kerajaan.

      13 Perhatikan apa yang terjadi di Jepang. Pada Perang Dunia II, pengabaran yang terorganisasi di sana terhenti. Pada Agustus 1949, jumlah penyiar di Jepang tidak sampai sepuluh. Namun pada akhir tahun itu, ada 13 utusan injil lulusan Gilead yang sibuk mengabar di Jepang. Lebih banyak utusan injil pun menyusul. Awalnya, para utusan injil ini memusatkan kegiatan mereka di kota-kota besar; belakangan, mereka pindah ke kota-kota lainnya. Mereka senang menyemangati PAR mereka dan saudara lainnya untuk terjun dalam dinas perintis. Upaya para utusan injil yang bergairah ini membuahkan hasil yang limpah. Kini, ada lebih dari 216.000 pemberita Kerajaan di Jepang, dan hampir 40 persen dari mereka melayani sebagai perintis!d

      14. Sekolah-sekolah teokratis membuktikan apa? (Lihat juga kotak ”Sekolah-Sekolah yang Melatih Para Pelayan Kerajaan”, halaman 188.)

      14 Sekolah teokratis lainnya. Sekolah Dinas Perintis, Sekolah Alkitab bagi Pasangan Kristen, dan Sekolah Alkitab bagi Saudara Lajang telah membantu mereka yang mengikutinya untuk berkembang secara rohani dan menjadi teladan yang bersemangat dalam pekerjaan penginjilan.e Semua sekolah teokratis ini menjadi bukti yang ampuh bahwa Raja kita telah memperlengkapi kita untuk melaksanakan sepenuhnya pelayanan kita.​—2 Tim. 4:5.

      Melatih Saudara-Saudara Menangani Tanggung Jawab Khusus

      15. Dalam hal apa pria-pria yang mengemban tanggung jawab meniru Yesus?

      15 Ingatlah nubuat Yesaya tentang Yesus yang diajar oleh Yehuwa. Di ”sekolah” surgawi tersebut, sang Putra belajar ”caranya menjawab orang yang lelah”. (Yes. 50:4) Yesus menerapkan pelajaran itu; sewaktu di bumi, ia menyegarkan orang-orang yang ”berjerih lelah dan dibebani tanggungan yang berat”. (Mat. 11:28-30) Dalam meniru Yesus, pria-pria yang mengemban tanggung jawab ingin menjadi sumber kesegaran bagi saudara-saudari mereka. Untuk itu, berbagai sekolah telah dibentuk untuk membantu saudara-saudara yang cakap menjadi lebih efektif melayani rekan-rekan seiman mereka.

      16, 17. Apa tujuan Sekolah Pelayanan Kerajaan? (Lihat juga catatan kaki.)

      16 Sekolah Pelayanan Kerajaan. Kelas pertama sekolah ini dimulai pada 9 Maret 1959, di South Lansing, New York. Pengawas keliling serta hamba sidang diundang menghadiri kursus ini selama satu bulan. Belakangan, kursus ini diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa lainnya, dan secara bertahap sekolah ini mulai melatih saudara-saudara di seluruh dunia.f

      Saudara Lloyd Barry sedang mengajar di salah satu kelas Sekolah Pelayanan Kerajaan di Jepang, 1970

      Saudara Lloyd Barry sedang mengajar di Sekolah Pelayanan Kerajaan di Jepang, 1970

      17 Mengenai tujuan Sekolah Pelayanan Kerajaan, Buku Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa 1962 (dalam bahasa Inggris) menyatakan, ”Dalam dunia yang sangat sibuk ini seorang pengawas di sidang saksi-saksi Yehuwa mestilah pria yang bisa mengatur kehidupannya agar bisa memberikan perhatian yang sepatutnya kepada semua di sidang dan menjadi berkat bagi mereka. Pada saat yang sama, ia tidak boleh menelantarkan keluarganya sendiri demi sidang, tetapi ia mesti menggunakan akal sehat. Alangkah bagus kesempatan yang diberikan kepada para hamba sidang di seluruh dunia yang datang ke Sekolah Pelayanan Kerajaan untuk mendapat pelatihan yang akan membantu mereka memenuhi persyaratan Alkitab sebagai seorang pengawas!”​—1 Tim. 3:1-7; Tit. 1:5-9.

      18. Bagaimana semua umat Allah memperoleh manfaat dari Sekolah Pelayanan Kerajaan?

      18 Semua umat Allah memperoleh manfaat dari Sekolah Pelayanan Kerajaan. Bagaimana caranya? Bila penatua dan hamba pelayanan menerapkan apa yang dipelajari di sekolah itu, seperti Yesus, mereka menjadi sumber kesegaran bagi rekan seiman mereka. Tidakkah Saudara menghargai perkataan yang baik hati, telinga yang mau mendengar, atau kunjungan yang menguatkan dari seorang penatua atau hamba pelayanan yang peduli? (1 Tes. 5:11) Pria-pria yang cakap seperti itu memang merupakan berkat bagi sidang mereka!

      19. Sekolah apa lagi yang diawasi Panitia Pengajaran, dan apa saja tujuannya?

      19 Sekolah teokratis lainnya. Panitia Pengajaran dari Badan Pimpinan mengawasi sekolah-sekolah lain yang menyediakan pelatihan bagi saudara-saudara yang mengemban tanggung jawab dalam organisasi. Sekolah-sekolah ini dirancang untuk membantu saudara-saudara yang bertanggung jawab​—penatua sidang, pengawas keliling, dan anggota Panitia Cabang—​menjadi lebih efektif dalam memenuhi banyak tanggung jawab mereka. Kursus berdasarkan Alkitab ini menganjurkan saudara-saudara tersebut menjaga kerohanian mereka dan menerapkan prinsip Alkitab sewaktu berurusan dengan domba-domba berharga yang Yehuwa percayakan kepada mereka.​—1 Ptr. 5:1-3.

      Kelas pertama Sekolah Pelatihan Pelayanan di Malawi

      Kelas pertama Sekolah Pelatihan Pelayanan yang diadakan di Malawi, 2007

Publikasi Menara Pengawal Bahasa Indonesia (1971-2025)
Log Out
Log In
  • Indonesia
  • Bagikan
  • Pengaturan
  • Copyright © 2025 Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Pengaturan Privasi
  • JW.ORG
  • Log In
Bagikan