-
Reruntuhan Maya—Penjaga-Penjaga yang Terlupakan dari Masa SilamSedarlah!—1990 (No. 35) | Sedarlah!—1990 (No. 35)
-
-
Tikal yang Klasik
Jauh di pedalaman hutan belantara Petén di Guatemala Utara terletak Tikal, pusat terbesar dari kebudayaan Maya Klasik yang pernah ditemukan sampai saat ini. Bagian tengah dari kota yang luasnya 130 kilometer persegi ini hanya 16 kilometer persegi. Di dalamnya terdapat lebih dari 3.000 bangunan dari berbagai jenis, dari rumah-rumah yang sederhana sampai kuil-kuil yang tinggi berbentuk seperti zigurat. Yang tertinggi, Kuil IV, yaitu Kuil Ular Berkepala Dua, menjulang tinggi sampai 65 meter. Tempat penting di Tikal adalah Plaza Besar yang luasnya satu hektar, dengan Kuil I, yaitu Kuil Macan Tutul (Jaguar) Raksasa, di sebelah timur dan Kuil II, yaitu Kuil Topeng-Topeng, di sebelah barat.
Untuk apa semua kuil-kuil ini? Walaupun belum ada kepastian dalam hal ini, arkeolog Maya Edwin M. Shookb mengatakan kepada Sedarlah!, ”Ini adalah kuil-kuil agama dan didirikan untuk maksud tersebut. Yang kedua, ini biasanya digunakan untuk menghormati seseorang dengan menaruh tulang-belulangnya di tempat yang dipuja seperti itu. Misalnya, Biara Westminster [di London] tidak didirikan untuk tempat pemakaman. Namun orang-orang Inggris menghormati tokoh-tokoh mereka dengan mengubur mereka di Biara Westminster. Itulah tepatnya yang kita lihat di seluruh sistem masyarakat Maya. Memang ada beberapa perkecualian.”
-
-
Reruntuhan Maya—Penjaga-Penjaga yang Terlupakan dari Masa SilamSedarlah!—1990 (No. 35) | Sedarlah!—1990 (No. 35)
-
-
[Gambar di hlm. 30]
Kuil piramide (abad ketujuh S.M.), Plaza Besar, Tikal, Guatemala
-
-
Reruntuhan Maya—Penjaga-Penjaga yang Terlupakan dari Masa SilamSedarlah!—1990 (No. 35) | Sedarlah!—1990 (No. 35)
-
-
A Chac Mool, foreground, possibly used to receive human hearts; Temple of the Warriors, Chichén Itzá, Yucatán, Mexico
-