Kepada Orang-Orang Ibrani
1 Allah, yang dalam banyak peristiwa+ pada masa lampau dan dengan berbagai cara berbicara kepada bapak-bapak leluhur kita dengan perantaraan nabi-nabi,+ 2 pada akhir masa ini+ berbicara kepada kita dengan perantaraan seorang Putra,+ yang telah ia tetapkan sebagai ahli waris segala perkara,+ dan yang melaluinya ia menjadikan+ sistem-sistem ini. 3 Dia adalah cerminan kemuliaan Allah+ dan gambaran yang tepat dari pribadinya,+ dan dengan firmannya yang penuh kuasa dia mendukung segala perkara;+ dan setelah melakukan pemurnian karena dosa-dosa kita,+ dia duduk di sebelah kanan+ Yang Agung di tempat-tempat yang mulia.+ 4 Dengan demikian dia menjadi lebih baik daripada malaikat-malaikat,+ sesuai dengan nama+ yang telah diwarisinya, yang lebih unggul daripada nama mereka.
5 Sebagai contoh, kepada siapakah dari antara para malaikat ia pernah mengatakan, ”Engkaulah putraku; aku, hari ini, aku telah menjadi bapakmu”?+ Dan sekali lagi, ”Aku sendiri akan menjadi bapaknya, dan dia pun akan menjadi putraku”?+ 6 Namun sekali lagi, ketika ia membawa Anak Sulungnya+ ke bumi yang berpenduduk, ia mengatakan, ”Dan biarlah semua malaikat Allah+ sujud kepadanya.”+
7 Juga, sehubungan dengan para malaikat ia mengatakan, ”Dan ia membuat malaikat-malaikatnya menjadi roh, dan hamba-hambanya untuk umum, menjadi nyala api.”+ 8 Namun sehubungan dengan sang Putra, ”Allah adalah takhtamu, kekal selama-lamanya,+ dan tongkat kerajaanmu+ adalah tongkat kelurusan hati.+ 9 Engkau mencintai keadilbenaran, dan engkau membenci pelanggaran hukum. Itulah sebabnya Allah, Allahmu, mengurapi+ engkau dengan minyak kesukaan besar melebihi rekan-rekanmu.”+ 10 Dan, ”Oh, Tuan, pada awal mula engkau meletakkan fondasi bumi, dan langit adalah pekerjaan tanganmu.+ 11 Semuanya itu akan binasa, tetapi engkau akan tetap ada senantiasa; dan seperti pakaian luar,+ semuanya itu akan menjadi usang, 12 dan engkau akan membungkusnya seperti jubah,+ seperti pakaian luar; dan semuanya itu akan diubah, tetapi engkau tetap sama, dan tahun-tahunmu tidak akan pernah berkesudahan.”+
13 Namun sehubungan dengan siapakah dari antara para malaikat ia pernah mengatakan, ”Duduklah di sebelah kananku, sampai aku menempatkan musuh-musuhmu sebagai tumpuan kakimu”?+ 14 Bukankah mereka semua adalah roh+ untuk dinas kepada umum,+ yang diutus untuk melayani mereka yang akan mewarisi+ keselamatan?
2 Itulah sebabnya kita perlu memberikan perhatian yang lebih besar daripada biasanya kepada perkara-perkara yang kita dengar,+ agar kita tidak hanyut.+ 2 Karena jika firman yang disampaikan melalui para malaikat+ itu teguh, dan setiap pelanggaran dan tindakan ketidaktaatan mendapat ganjaran selaras dengan keadilan;+ 3 bagaimana kita akan luput+ jika kita mengabaikan+ keselamatan yang begitu besar,+ mengingat hal itu mula-mula disampaikan melalui Tuan+ kita dan diteguhkan+ bagi kita oleh mereka yang mendengar dia, 4 sedangkan Allah ikut memberikan kesaksian dengan tanda-tanda maupun mukjizat-mukjizat dan berbagai perbuatan yang penuh kuasa+ dan dengan membagikan+ roh kudus sesuai dengan kehendaknya?+
5 Karena bukan kepada para malaikat ia menundukkan bumi yang berpenduduk yang akan datang,+ yang sedang kita bicarakan. 6 Tetapi seorang saksi telah memberikan bukti dalam suatu ayat, dengan mengatakan, ”Apakah manusia itu sehingga engkau mengingat dia,+ atau putra manusia sehingga engkau memperhatikan dia?+ 7 Engkau membuat dia sedikit lebih rendah daripada malaikat; dengan kemuliaan dan kehormatan+ engkau memahkotai dia, dan mengangkat dia untuk mengurus pekerjaan tanganmu.+ 8 Segala sesuatu engkau tundukkan di bawah kakinya.”+ Sebab dalam menundukkan segala sesuatu kepadanya+ tidak ada yang Allah kecualikan, yang tidak tunduk kepadanya.+ Namun sekarang, kita belum melihat segala sesuatu tunduk kepadanya;+ 9 tetapi kita melihat Yesus, yang telah dibuat sedikit lebih rendah daripada malaikat,+ dimahkotai dengan kemuliaan+ dan kehormatan karena telah mengalami kematian,+ agar oleh kebaikan hati Allah yang tidak selayaknya diperoleh ia mengecap kematian bagi setiap orang.+
10 Sebab pribadi itu, yang demi kepentingannya segala sesuatu ada+ dan melaluinya segala sesuatu ada, layak membawa banyak putra kepada kemuliaan,+ dan untuk menyempurnakan Wakil Utama+ keselamatan mereka melalui penderitaan.+ 11 Karena ia yang menyucikan maupun mereka yang disucikan,+ semuanya berasal dari satu,+ dan karena alasan ini ia tidak merasa malu menyebut mereka ”saudara”,+ 12 sebagaimana ia katakan, ”Aku akan menyatakan namamu kepada saudara-saudaraku; di tengah-tengah jemaat aku akan memujimu dengan nyanyian.”+ 13 Dan sekali lagi, ”Aku akan mempercayai dia.”+ Dan sekali lagi, ”Lihat! Aku dan anak-anak kecil, yang telah Yehuwa berikan kepadaku.”+
14 Sebab itu, karena ”anak-anak kecil” tersebut sama-sama dalam darah dan daging, ia juga dengan cara serupa mengambil bagian dalam perkara-perkara yang sama ini,+ agar melalui kematiannya+ ia dapat meniadakan+ pribadi yang mempunyai sarana penyebab kematian,+ yaitu si Iblis;+ 15 dan agar ia dapat memerdekakan+ semua orang yang oleh karena takut akan kematian,+ berada dalam perbudakan sepanjang kehidupan mereka.+ 16 Sebab sesungguhnya ia tidak membantu para malaikat, tetapi ia membantu benih Abraham.+ 17 Karena itu, ia wajib menjadi seperti ”saudara-saudara”-nya dalam segala hal,+ agar ia dapat menjadi imam besar yang berbelaskasihan dan setia dalam perkara-perkara yang berkaitan dengan Allah,+ untuk mempersembahkan korban pendamaian+ bagi dosa orang-orang.+ 18 Sebab, mengingat bahwa ia sendiri telah menderita sewaktu diuji,+ ia dapat membantu mereka yang sedang diuji.+
3 Karena itu, saudara-saudara yang kudus, yang mengambil bagian dalam panggilan surgawi,+ perhatikanlah rasul+ dan imam besar yang kita akui+—Yesus. 2 Ia setia+ kepada Pribadi yang menjadikannya demikian, seperti Musa+ juga sehubungan dengan seluruh rumah Pribadi itu.+ 3 Karena ia yang terkemudian ini dianggap layak mendapat lebih banyak kemuliaan+ daripada Musa, mengingat bahwa ia+ yang membangunnya lebih besar kehormatannya daripada rumah itu.+ 4 Tentu, setiap rumah dibangun oleh seseorang, tetapi ia yang membangun segala perkara adalah Allah.+ 5 Dan Musa, sebagai pelayan,+ setia sehubungan dengan seluruh rumah Pribadi itu sebagai kesaksian tentang perkara-perkara yang akan dibicarakan kemudian,+ 6 tetapi Kristus setia sebagai Putra+ atas rumah Pribadi itu. Kita adalah rumah Pribadi itu,+ jika kita berpegang erat pada kebebasan berbicara kita dan kebanggaan kita atas harapan itu, teguh sampai ke akhir.+
7 Karena alasan ini, seperti yang dikatakan roh kudus,+ ”Hari ini apabila kamu sekalian mendengarkan suaranya,+ 8 janganlah mengeraskan hatimu seperti pada peristiwa yang mengakibatkan kemarahan yang sengit,+ seperti pada hari pengujian+ di padang belantara,+ 9 ketika bapak-bapak leluhurmu menguji aku dengan cobaan, walaupun mereka telah melihat perbuatanku+ selama empat puluh tahun.+ 10 Karena alasan ini aku menjadi jijik kepada generasi ini dan berfirman, ’Hati mereka selalu sesat,+ dan mereka tidak mengenal jalan-jalanku.’+ 11 Maka aku bersumpah dalam kemarahanku, ’Mereka tidak akan masuk+ ke peristirahatanku.’”+
12 Berhati-hatilah, saudara-saudara, agar dalam diri salah seorang di antara kamu tidak berkembang hati fasik yang tidak beriman karena menjauh dari Allah yang hidup;+ 13 tetapi teruslah nasihati+ satu sama lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan ”Hari ini”,+ agar jangan seorang pun di antara kamu dikeraskan oleh tipu daya+ dosa. 14 Sebab kita sebenarnya menjadi orang-orang yang mengambil bagian dalam KRISTUS+ hanya jika kita berpegang erat pada keyakinan yang kita miliki pada awal mula, teguh sampai ke akhir,+ 15 sementara dikatakan, ”Hari ini apabila kamu sekalian mendengarkan suaranya,+ janganlah mengeraskan hatimu seperti pada peristiwa yang mengakibatkan kemarahan yang sengit.”+
16 Sebab siapakah yang sekalipun mendengar, terpancing kepada kemarahan yang sengit?+ Sebenarnya, bukankah itu semua orang yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa?+ 17 Lagi pula, kepada siapakah Allah merasa jijik selama empat puluh tahun?+ Bukankah kepada mereka yang berbuat dosa, yang bangkainya berjatuhan di padang belantara?+ 18 Tetapi kepada siapakah ia bersumpah+ bahwa mereka tidak akan masuk ke peristirahatannya kalau bukan kepada mereka yang tidak taat?+ 19 Maka kita melihat bahwa mereka tidak dapat masuk karena tidak beriman.+
4 Sebab itu, karena masih ada suatu janji untuk masuk ke peristirahatannya,+ sepatutnyalah kita khawatir jika pada suatu waktu seseorang dari antara kamu tampaknya gagal mencapainya.+ 2 Karena kabar baik telah dinyatakan kepada kita juga,+ sama seperti kepada mereka;+ tetapi firman yang telah didengar tidak memberikan manfaat kepada mereka,+ karena mereka tidak dipersatukan oleh iman+ dengan orang-orang yang memang mendengarnya.+ 3 Sebab kita yang telah memperlihatkan iman masuk ke peristirahatan itu, sebagaimana ia katakan, ”Maka aku bersumpah+ dalam kemarahanku, ’Mereka tidak akan masuk+ ke peristirahatanku’”,+ meskipun pekerjaannya telah selesai+ sejak dunia dijadikan.+ 4 Karena dalam suatu ayat ia mengatakan tentang hari ketujuh sebagai berikut: ”Dan Allah beristirahat pada hari ketujuh dari semua pekerjaannya”,+ 5 dan sekali lagi dalam ayat ini, ”Mereka tidak akan masuk ke peristirahatanku.”+
6 Karena itu, mengingat masih ada yang akan memasukinya, dan mereka yang kepadanya kabar baik+ mula-mula dinyatakan tidak masuk oleh karena ketidaktaatan,+ 7 sekali lagi ia menetapkan suatu hari tertentu dengan mengatakan ”Hari ini” dalam mazmur Daud setelah waktu yang begitu lama; seperti yang telah dikatakan di atas, ”Hari ini apabila kamu sekalian mendengarkan suaranya,+ janganlah mengeraskan hatimu.”+ 8 Karena seandainya Yosua+ telah membawa mereka ke tempat peristirahatan,+ maka setelah itu Allah tidak akan berbicara+ tentang hari yang lain. 9 Maka masih ada peristirahatan sabat bagi umat Allah.+ 10 Karena orang yang telah memasuki peristirahatan Allah,+ ia juga telah beristirahat dari pekerjaannya sendiri,+ sama seperti Allah beristirahat dari pekerjaannya.
11 Karena itu, biarlah kita berupaya sebisa-bisanya untuk masuk ke peristirahatan itu, agar tidak seorang pun jatuh menurut pola ketidaktaatan yang sama.+ 12 Sebab firman+ Allah itu hidup+ dan mengerahkan kuasa+ dan lebih tajam daripada pedang bermata dua+ mana pun dan menusuk bahkan sampai memisahkan jiwa+ dan roh,+ serta sendi dan sumsumnya, dan dapat menilai pikiran dan niat hati.+ 13 Dan tidak ada ciptaan yang tidak nyata di hadapannya,+ tetapi segala sesuatu telanjang dan terbuka di mata dia yang kepadanya kita memberikan pertanggungjawaban.+
14 Karena itu, mengingat bahwa kita mempunyai imam besar agung yang telah melintasi surga,+ Yesus, Putra Allah,+ biarlah kita berpegang pada pengakuan kita akan dia.+ 15 Sebab imam besar kita ini bukanlah pribadi yang tidak dapat bersimpati+ terhadap kelemahan-kelemahan kita, tetapi pribadi yang telah diuji dalam segala hal seperti kita sendiri, namun tanpa dosa.+ 16 Karena itu, biarlah kita dengan kebebasan berbicara+ mendekati+ takhta kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh, agar kita memperoleh belas kasihan dan menemukan kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh untuk mendapat pertolongan pada waktu yang tepat.+
5 Sebab setiap imam besar yang diambil dari antara manusia diangkat untuk mengurus perkara-perkara yang berkaitan dengan Allah demi kepentingan manusia,+ untuk mempersembahkan pemberian dan korban karena dosa.+ 2 Ia berpengertian terhadap orang-orang yang kurang pengetahuan dan yang berbuat salah karena ia juga penuh dengan kelemahannya sendiri,+ 3 dan karenanya ia wajib memberikan persembahan karena dosa, baik bagi dirinya maupun bagi bangsa itu.+
4 Juga, seseorang tidak mengambil kehormatan ini atas kehendaknya sendiri,+ tetapi hanya apabila ia dipanggil oleh Allah,+ sama seperti Harun.+ 5 Begitu juga KRISTUS tidak memuliakan dirinya sendiri+ dengan menjadi imam besar,+ tetapi dimuliakan+ oleh dia yang berbicara mengenainya, ”Engkaulah putraku; aku, hari ini, aku telah menjadi bapakmu.”+ 6 Seperti yang juga dia katakan di ayat lain, ”Engkau adalah imam untuk selamanya seperti Melkhizedek.”+
7 Selama dalam daging, [Kristus] mempersembahkan permohonan dan juga permintaan yang sungguh-sungguh+ kepada Pribadi yang dapat menyelamatkan dia dari kematian, dengan jeritan yang kuat+ dan air mata, dan ia didengar karena rasa takutnya yang saleh.+ 8 Meskipun ia adalah Putra, ia belajar ketaatan melalui perkara-perkara yang ia derita;+ 9 dan setelah menjadi sempurna+ ia bertanggung jawab untuk keselamatan abadi+ bagi semua orang yang taat kepadanya,+ 10 karena ia khusus telah dipanggil oleh Allah menjadi imam besar seperti Melkhizedek.+
11 Mengenai dia, banyak yang ingin kami katakan namun sukar untuk dijelaskan, karena pendengaranmu telah menjadi tumpul.+ 12 Sebab sesungguhnya, walaupun kamu dari segi waktu seharusnya menjadi guru,+ seseorang perlu mengajarmu lagi dari permulaan mengenai hal-hal dasar+ dari pernyataan-pernyataan suci Allah;+ dan kamu menjadi seperti orang yang masih membutuhkan susu, bukan makanan keras.+ 13 Karena setiap orang yang minum susu tidak mengenal firman keadilbenaran, sebab ia masih kanak-kanak.+ 14 Tetapi makanan keras berkaitan dengan orang-orang yang matang, yaitu yang karena penerapan telah terlatih daya pemahamannya+ untuk membedakan apa yang benar maupun yang salah.+
6 Karena alasan ini, setelah kita meninggalkan doktrin dasar+ tentang KRISTUS,+ biarlah kita mengerahkan diri ke kematangan,+ tidak lagi meletakkan fondasi,+ yakni pertobatan dari perbuatan-perbuatan mati+ dan iman kepada Allah,+ 2 ajaran tentang pembaptisan+ dan peletakan tangan,+ kebangkitan orang mati+ dan penghakiman abadi.+ 3 Dan inilah yang akan kita lakukan, jika Allah memang mengizinkannya.+
4 Sebab adalah mustahil, sehubungan dengan orang-orang yang pernah diterangi,+ dan yang telah mengecap karunia surgawi cuma-cuma,+ dan yang telah mengambil bagian dari roh kudus,+ 5 dan yang telah mengecap+ firman Allah yang baik dan kuasa dari sistem yang akan datang,+ 6 tetapi yang telah jatuh,+ untuk memulihkan mereka kembali kepada pertobatan,+ karena mereka memantek lagi Putra Allah bagi diri mereka dan mempermalukan dia di depan umum.+ 7 Sebagai contoh, tanah yang menyerap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang kemudian menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang cocok bagi orang-orang yang untuknya tanah itu digarap,+ sebagai balasan menerima berkat dari Allah. 8 Tetapi jika tanaman berduri dan rumput duri yang dihasilkannya, tanah itu ditolak dan hampir dikutuk;+ dan akhirnya dibakar.+
9 Tetapi sehubungan dengan kamu, saudara-saudara yang kami kasihi, kami yakin akan perkara-perkara yang lebih baik dan perkara-perkara yang disertai keselamatan, meskipun kami berbicara dengan cara ini. 10 Karena Allah bukannya tidak adil-benar sehingga melupakan perbuatanmu dan kasih yang telah kamu perlihatkan untuk namanya,+ karena kamu telah melayani orang-orang kudus+ dan terus melayani mereka. 11 Tetapi kami ingin agar kamu masing-masing memperlihatkan kerajinan yang sama sehingga memiliki keyakinan penuh+ akan harapan itu,+ terus sampai ke akhir,+ 12 supaya kamu tidak menjadi lamban,+ tetapi menjadi peniru+ orang-orang yang melalui iman dan kesabaran mewarisi apa yang dijanjikan.+
13 Sebab ketika Allah membuat janjinya kepada Abraham,+ mengingat ia tidak dapat bersumpah demi siapa pun yang lebih besar, ia bersumpah+ demi dirinya sendiri, 14 dengan mengatakan, ”Yakinlah bahwa dalam hal memberkati, aku akan memberkati engkau, dan dalam hal melipatgandakan, aku akan melipatgandakan engkau.”+ 15 Demikianlah setelah Abraham bersabar, ia memperoleh apa yang dijanjikan.+ 16 Sebab manusia bersumpah demi pribadi yang lebih besar,+ dan sumpah mereka adalah akhir setiap perbantahan, karena itu adalah jaminan hukum bagi mereka.+ 17 Dengan cara ini, ketika kepada ahli-ahli waris+ janji itu Allah bermaksud untuk dengan lebih jelas mempertunjukkan sifat yang tidak dapat berubah+ dari kehendaknya, ia turun tangan dengan suatu sumpah, 18 supaya, melalui dua perkara yang tidak dapat diubah, yang tentangnya Allah mustahil berdusta,+ kita yang telah melarikan diri ke tempat perlindungan dapat memperoleh anjuran yang kuat untuk berpegang pada harapan+ yang ditaruh di hadapan kita. 19 Harapan+ ini, yang adalah pasti dan juga teguh, kita miliki sebagai jangkar bagi jiwa, dan itu telah masuk ke sebelah dalam tirai,+ 20 ke mana seorang pelopor telah masuk demi kepentingan kita,+ yaitu Yesus, yang telah menjadi imam besar seperti Melkhizedek untuk selamanya.+
7 Sebab Melkhizedek ini, raja Salem, imam Allah Yang Mahatinggi,+ yang bertemu dengan Abraham yang baru kembali dari membantai raja-raja, dan memberkati dia,+ 2 dan yang kepadanya Abraham memberikan sepersepuluh dari segala perkara,+ pertama-tama adalah, menurut terjemahannya, ”Raja Keadilbenaran”, dan kemudian juga raja Salem,+ yakni ”Raja Damai”. 3 Karena tanpa bapak, tanpa ibu, tanpa silsilah, dan hari-hari kehidupannya tanpa awal,+ juga kehidupannya tanpa akhir, tetapi dijadikan seperti Putra Allah,+ ia tetap seorang imam untuk selamanya.+
4 Maka, lihatlah, betapa agung pria ini yang kepadanya Abraham, kepala keluarga itu, memberikan sepersepuluh dari jarahan utama.+ 5 Memang, pria-pria keturunan Lewi+ yang menerima jabatan imam, menurut Hukum mendapat perintah untuk memungut sepersepuluhan+ dari bangsa itu,+ yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini keluar dari pinggang Abraham;+ 6 namun pria ini, yang bukan keturunan+ mereka, mengambil sepersepuluhan dari Abraham+ dan memberkati dia yang memiliki janji-janji+ itu. 7 Memang tidak dapat dibantah, yang lebih kecil diberkati oleh yang lebih besar.+ 8 Dan dalam kasus yang satu, pria-pria yang akan matilah yang menerima sepersepuluhan,+ tetapi dalam kasus lainnya, seseorang yang tentangnya kesaksian diberikan bahwa ia hidup.+ 9 Dan, jika aku boleh menggunakan pernyataan itu, melalui Abraham bahkan Lewi yang menerima sepersepuluhan telah membayar sepersepuluhan, 10 karena ia masih berada dalam pinggang+ bapak leluhurnya pada waktu Melkhizedek bertemu dengan bapak leluhurnya itu.+
11 Maka, jika kesempurnaan+ benar-benar datang melalui keimaman Lewi,+ (karena dengan keimaman itu sebagai suatu ciri, bangsa itu diberi Hukum,)+ untuk apa harus tampil lagi+ seorang imam lain yang dikatakan seperti Melkhizedek+ dan tidak seperti Harun? 12 Karena, mengingat keimaman itu diubah,+ perlu ada perubahan juga atas hukum.+ 13 Sebab pria yang dimaksudkan oleh perkara-perkara ini adalah anggota suku lain,+ yang darinya tidak seorang pun telah bertugas di mezbah.+ 14 Sebab jelaslah bahwa Tuan kita muncul dari Yehuda,+ suku yang tidak pernah Musa sebutkan sehubungan dengan imam-imam.
15 Dan jauh lebih jelas lagi bahwa seorang imam lain tampil,+ yang serupa dengan Melkhizedek,+ 16 yang telah menjadi demikian, bukan menurut hukum dalam perintah yang bergantung pada manusia,+ melainkan menurut kuasa dari kehidupan yang tidak dapat dibinasakan,+ 17 karena sebagai kesaksian telah dikatakan, ”Engkau adalah imam untuk selamanya seperti Melkhizedek.”+
18 Maka, tentu, perintah yang terdahulu dibatalkan oleh karena itu lemah+ dan tidak efektif.+ 19 Karena Hukum itu tidak membuat apa pun sempurna,+ tetapi diperkenalkannya harapan yang lebih baik sebagai tambahan,+ yang melaluinya kita mendekat kepada Allah,+ itulah yang menyempurnakan. 20 Juga, karena itu bukannya tanpa sumpah, 21 (sebab sesungguhnya ada pria-pria yang telah menjadi imam tanpa sumpah, tetapi ada satu orang dengan sumpah oleh Pribadi yang mengatakan mengenai dia, ”Yehuwa telah bersumpah+ (dan ia tidak akan menyesal), ’Engkau adalah imam untuk selamanya’”),+ 22 sesuai dengan itu juga Yesus telah menjadi pribadi yang diberikan sebagai jaminan untuk perjanjian yang lebih baik.+ 23 Selanjutnya, dahulu banyak yang harus menjadi imam secara turun-temurun+ karena dihalangi oleh kematian+ untuk tetap menjadi imam, 24 tetapi dia, karena terus hidup untuk selamanya,+ keimamannya adalah tanpa penerus. 25 Karena itu, dia juga dapat sepenuhnya menyelamatkan orang-orang yang menghampiri Allah melalui dia, karena dia selalu hidup untuk memohon bagi mereka.+
26 Karena imam besar yang seperti ini cocok bagi kita,+ loyal,+ tanpa kecurangan,+ tidak tercemar,+ terpisah dari orang-orang berdosa,+ dan menjadi lebih tinggi daripada langit.+ 27 Ia tidak perlu mempersembahkan korban setiap hari,+ seperti yang dilakukan imam-imam besar itu, mula-mula bagi dosanya sendiri+ dan kemudian bagi dosa bangsa itu:+ (karena ini telah dilakukannya sekali+ untuk selamanya pada waktu ia mempersembahkan+ dirinya;) 28 sebab Hukum menetapkan manusia menjadi imam besar+ yang mempunyai kelemahan,+ tetapi perkataan dari sumpah+ itu, yang datang setelah Hukum, menetapkan seorang Putra, yang disempurnakan+ untuk selamanya.
8 Mengenai perkara-perkara yang sedang dibahas, inilah pokok utamanya: Kita mempunyai imam besar+ seperti ini, dan ia duduk di sebelah kanan takhta Yang Agung di surga,+ 2 seorang hamba untuk umum di tempat kudus+ dan di kemah sejati, yang didirikan oleh Yehuwa,+ dan bukan oleh manusia.+ 3 Karena setiap imam besar diangkat untuk mempersembahkan pemberian maupun korban;+ itulah sebabnya pribadi ini juga harus mempunyai sesuatu untuk dipersembahkan.+ 4 Jika ia berada di atas bumi, ia tidak akan menjadi imam,+ karena ada pria-pria yang mempersembahkan pemberian sesuai dengan Hukum, 5 tetapi pria-pria ini memberikan dinas suci sebagai gambaran simbolis+ dan bayangan+ dari perkara-perkara surgawi; sama seperti Musa, pada waktu akan membuat kemah+ itu selengkapnya, ia diberi perintah ilahi:+ Sebab dia berfirman, ”Pastikan agar engkau membuat segala sesuatu menurut polanya, yang diperlihatkan kepadamu di gunung.”+ 6 Namun sekarang Yesus mengemban dinas kepada umum, yang lebih unggul, sehingga ia juga adalah perantara+ dari perjanjian yang lebih baik,+ dan yang telah ditetapkan dengan sah berdasarkan janji-janji yang lebih baik.+
7 Karena seandainya perjanjian yang pertama itu tidak berkekurangan, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua;+ 8 sebab ia memang mengecam bangsa itu ketika ia berfirman, ”’Lihat! Akan datang masanya,’ kata Yehuwa, ’aku akan mengadakan perjanjian baru dengan keturunan Israel dan keturunan Yehuda;+ 9 bukan menurut perjanjian+ yang kubuat dengan bapak-bapak leluhur mereka pada waktu aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir,+ karena mereka tidak setia kepada perjanjianku,+ sehingga aku tidak lagi memperhatikan mereka,’ kata Yehuwa.”+
10 ”’Sebab inilah perjanjian yang akan kuadakan dengan keturunan Israel setelah masa itu,’ kata Yehuwa. ’Aku akan menaruh hukum-hukumku dalam pikiran mereka, dan dalam hati+ mereka aku akan menuliskannya. Aku akan menjadi Allah mereka,+ dan mereka akan menjadi umatku.+
11 ”’Mereka tidak akan mengajar sesama warga negaranya dan saudaranya, dengan mengatakan, ”Hendaklah kamu mengenal Yehuwa!”+ Sebab mereka semua akan mengenal aku,+ dari yang paling kecil sampai yang paling besar di antara mereka. 12 Sebab aku akan berbelaskasihan kepada perbuatan-perbuatan mereka yang tidak adil-benar, dan aku tidak akan mengingat lagi+ dosa-dosa mereka.’”+
13 Dengan mengatakan ”perjanjian baru” ia membuat yang terdahulu usang.+ Dan apa yang dibuat usang dan menjadi tua telah dekat kepada kemusnahannya.+
9 Maka, dalam perjanjian yang sebelumnya ada peraturan untuk dinas suci+ dan tempat kudusnya yang dibuat dengan tangan manusia.+ 2 Sebab orang membangun ruang pertama dari kemah itu,+ yang di dalamnya terdapat kaki pelita,+ juga meja+ dan roti pertunjukan;+ ruang itu disebut ”Tempat Kudus”.+ 3 Namun di belakang tirai kedua+ terdapat ruang kemah yang disebut ”Ruang Mahakudus”.+ 4 Di sini terdapat pedupaan emas,+ juga tabut perjanjian+ yang seluruhnya dilapisi emas+ dan berisi tempayan emas dengan manna,+ tongkat Harun yang berkuncup,+ dan lempeng-lempeng+ perjanjian; 5 namun di atasnya terdapat kerub-kerub yang mulia+ yang menaungi tutup pendamaian.+ Tetapi sekarang bukan saatnya untuk berbicara secara terperinci mengenai perkara-perkara ini.
6 Setelah perkara-perkara tersebut diatur seperti itu, setiap waktu imam-imam memasuki ruang pertama dari kemah itu+ untuk melaksanakan dinas suci;+ 7 tetapi mengenai ruang kedua, imam besar saja yang masuk ke dalamnya sekali setahun,+ namun bukannya tanpa darah,+ yang ia persembahkan bagi dirinya+ dan bagi dosa bangsa itu yang dilakukan karena ketidaktahuan.+ 8 Demikianlah roh kudus membuat jelas bahwa jalan+ memasuki tempat kudus belum menjadi nyata pada waktu kemah yang pertama itu masih berdiri.+ 9 Kemah ini adalah suatu gambaran+ untuk waktu yang ditetapkan yang sekarang telah tiba,+ dan sesuai dengan itu, pemberian maupun korban dipersembahkan.+ Namun, semuanya itu tidak dapat menyempurnakan+ orang yang melakukan dinas suci, sehubungan dengan hati nuraninya,+ 10 melainkan hanya berkaitan dengan makanan+ dan minuman+ dan berbagai pemandian.+ Semuanya itu adalah tuntutan hukum yang ada hubungannya dengan daging+ dan berlaku hingga waktu yang ditetapkan untuk meluruskan perkara-perkara.+
11 Akan tetapi, ketika Kristus datang sebagai imam besar+ dari hal-hal baik yang telah terjadi, melintasi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna yang tidak dibuat dengan tangan, yaitu yang bukan dari ciptaan ini,+ 12 ia masuk, bukan dengan darah+ kambing dan darah lembu jantan muda, tetapi dengan darahnya sendiri,+ sekali untuk selamanya ke dalam tempat kudus, dan memperoleh pembebasan abadi bagi kita.+ 13 Karena jika darah kambing+ dan darah lembu jantan+ dan abu+ sapi dara, yang dipercikkan ke atas orang-orang yang tercemar,+ dapat menyucikan tubuh mereka sehingga tahir,+ 14 betapa terlebih lagi darah+ KRISTUS, yang melalui roh abadi mempersembahkan+ dirinya tanpa cacat kepada Allah, akan membersihkan+ hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan mati+ sehingga kita dapat memberikan dinas suci+ kepada Allah yang hidup!
15 Maka, itulah sebabnya ia adalah perantara+ suatu perjanjian baru, supaya orang-orang yang telah dipanggil itu menerima janji warisan abadi,+ karena ia telah mati untuk melepaskan mereka dari pelanggaran di bawah perjanjian yang sebelumnya,+ yaitu melalui tebusan.+ 16 Sebab apabila ada perjanjian,+ manusia pembuat perjanjian itu harus mati. 17 Karena suatu perjanjian adalah sah atas dasar kematian korban, mengingat itu tidak berlaku selama manusia pembuat perjanjian itu masih hidup. 18 Itulah sebabnya perjanjian yang sebelumnya+ juga tidak diresmikan tanpa darah.+ 19 Sebab ketika setiap perintah menurut Hukum itu telah disampaikan oleh Musa kepada seluruh bangsa itu,+ ia mengambil darah lembu jantan muda dan darah kambing bersama air dan wol merah marak dan hisop+ serta memerciki buku itu dan seluruh bangsa itu, 20 dengan mengatakan, ”Inilah darah perjanjian yang telah Allah tetapkan sebagai kewajiban atasmu.”+ 21 Dan dengan darah+ itu ia juga memerciki kemah+ itu serta semua bejana untuk dinas kepada umum. 22 Ya, menurut Hukum, hampir segala sesuatu ditahirkan dengan darah,+ dan jika darah tidak dicurahkan+ tidak akan ada pengampunan.+
23 Karena itu, gambaran simbolis+ dari perkara-perkara yang ada di surga perlu ditahirkan dengan cara ini,+ tetapi perkara-perkara surgawi itu sendiri, dengan korban-korban yang lebih baik daripada korban-korban demikian. 24 Karena Kristus tidak masuk ke suatu tempat kudus yang dibuat dengan tangan,+ yang adalah tiruan dari yang sebenarnya,+ tetapi ke dalam surga itu sendiri,+ untuk menghadap pribadi Allah bagi kita.+ 25 Bukan supaya ia berulang-kali mempersembahkan dirinya, sebagaimana imam besar masuk ke dalam tempat kudus+ dari tahun ke tahun+ dengan darah yang bukan darahnya sendiri. 26 Jika demikian, ia harus berulang-kali menderita sejak dunia dijadikan.+ Namun sekarang ia telah menyatakan dirinya+ sekali+ untuk selamanya pada penutup sistem-sistem ini+ untuk menyingkirkan dosa melalui korban yang adalah dirinya sendiri.+ 27 Dan sebagaimana manusia+ disediakan untuk mati sekali untuk selamanya, tetapi setelah itu ada penghakiman,+ 28 demikian juga KRISTUS dipersembahkan sekali+ untuk selamanya guna menanggung dosa banyak orang;+ dan pada waktu ia muncul+ untuk kedua kalinya,+ ini bukan berkaitan dengan dosa,+ namun dengan keselamatan bagi mereka yang mencarinya dengan sungguh-sungguh.+
10 Mengingat bahwa dalam Hukum terdapat bayangan+ dari perkara-perkara baik yang akan datang, namun bukan hakikat dari perkara-perkara itu sendiri, maka dengan korban-korban yang sama yang senantiasa dipersembahkan dari tahun ke tahun, manusia tidak pernah dapat menyempurnakan+ orang-orang yang datang mendekat. 2 Jika demikian, tidakkah korban-korban tersebut akan dihentikan, tidak dipersembahkan lagi, karena mereka yang memberikan dinas suci, yang telah ditahirkan sekali untuk selamanya, tidak mempunyai kesadaran akan dosa lagi?+ 3 Sebaliknya, melalui korban-korban ini, dari tahun ke tahun orang diingatkan kepada dosa,+ 4 sebab tidak mungkin darah lembu jantan dan darah kambing menyingkirkan dosa.+
5 Karena itu pada waktu ia datang ke dunia ia mengatakan, ”’Korban dan persembahan tidak kauinginkan,+ tetapi engkau menyiapkan suatu tubuh untukku.+ 6 Engkau tidak berkenan akan persembahan-persembahan bakaran yang utuh dan persembahan dosa.’+ 7 Lalu aku mengatakan, ’Lihat! Aku datang (dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku)+ untuk melakukan kehendakmu, oh, Allah.’”+ 8 Setelah mula-mula mengatakan, ”Engkau tidak ingin dan engkau juga tidak berkenan akan korban dan persembahan dan persembahan bakaran yang utuh dan persembahan dosa”+—korban-korban yang dipersembahkan menurut Hukum+— 9 ia kemudian mengatakan, ”Lihat! Aku datang untuk melakukan kehendakmu.”+ Ia menyingkirkan yang pertama agar ia dapat meneguhkan yang kedua.+ 10 Dengan ”kehendak”+ tersebut kita telah disucikan+ melalui persembahan+ tubuh Yesus Kristus, sekali+ untuk selamanya.
11 Juga, dari hari ke hari+ setiap imam mengambil tempatnya+ untuk melaksanakan dinas kepada umum dan sering mempersembahkan korban-korban yang sama, karena ini tidak pernah dapat menyingkirkan dosa sepenuhnya.+ 12 Tetapi pria ini mempersembahkan satu korban karena dosa untuk selamanya+ dan duduk di sebelah kanan Allah,+ 13 sejak waktu itu menanti hingga musuh-musuhnya ditempatkan sebagai tumpuan bagi kakinya.+ 14 Karena melalui satu persembahan korban+ ia menyempurnakan+ orang-orang yang disucikan, untuk selamanya. 15 Lagi pula, roh kudus+ juga memberikan kesaksian kepada kita, sebab setelah roh itu mengatakan, 16 ”’Inilah perjanjian yang akan kuadakan dengan mereka setelah masa itu,’ kata Yehuwa. ’Aku akan menaruh hukum-hukumku dalam hati mereka, dan dalam pikiran mereka aku akan menuliskannya’”,+ 17 roh itu selanjutnya mengatakan, ”Aku tidak akan mengingat lagi dosa dan pelanggaran mereka.”+ 18 Maka jika ada pengampunan+ untuk hal-hal ini, tidak ada lagi persembahan karena dosa.+
19 Maka saudara-saudara, mengingat bahwa oleh karena darah Yesus kita mempunyai keberanian untuk memasuki jalan+ yang menuju ke tempat kudus,+ 20 yang ia resmikan sebagai jalan yang baru dan hidup bagi kita melalui tirai,+ yaitu tubuhnya,+ 21 dan karena kita memiliki imam agung atas rumah Allah,+ 22 biarlah kita mendekat dengan hati yang benar, dengan keyakinan penuh berupa iman, sebab hati kita telah dipercik sehingga bersih dari hati nurani yang fasik+ dan tubuh kita dimandikan dengan air bersih.+ 23 Biarlah kita berpegang erat pada pernyataan tentang harapan+ kita di hadapan umum tanpa goyah,+ karena ia yang berjanji adalah setia.+ 24 Dan biarlah kita memperhatikan satu sama lain untuk menggerakkan+ kepada kasih dan perbuatan yang baik,+ 25 dengan tidak mengabaikan pertemuan kita,+ sebagaimana kebiasaan beberapa orang, tetapi saling menganjurkan,+ dan terlebih lagi demikian seraya kamu melihat hari itu mendekat.+
26 Sebab jika kita mempraktekkan dosa dengan sengaja+ setelah menerima pengetahuan yang saksama tentang kebenaran,+ tidak akan ada lagi korban bagi dosa,+ 27 melainkan penantian akan penghakiman+ yang disertai rasa takut, dan kecemburuan yang bernyala-nyala yang akan memakan habis orang-orang yang menentang.+ 28 Siapa pun yang telah mengabaikan hukum Musa, mati tanpa ada keibaan hati, atas kesaksian dua atau tiga orang.+ 29 Menurut kamu, seberapa lebih keraskah hukuman+ yang dianggap patut bagi orang yang telah menginjak-injak+ Putra Allah dan yang menganggap darah+ perjanjian yang telah menyucikannya bernilai biasa, dan yang secara terang-terangan menghina roh+ kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh? 30 Sebab kita mengenal dia yang mengatakan, ”Pembalasan adalah hakku; aku akan membalas”;+ dan sekali lagi, ”Yehuwa akan menghakimi umatnya.”+ 31 Betapa menakutkan untuk jatuh ke tangan Allah yang hidup.+
32 Akan tetapi, teruslah ingat masa lalu; pada waktu itu, setelah kamu diterangi,+ kamu bertekun dalam perjuangan yang hebat di bawah penderitaan,+ 33 kadang-kadang sewaktu kamu dijadikan tontonan seperti dalam teater+ dengan menerima celaan dan kesengsaraan, dan kadang-kadang sewaktu kamu ikut menderita bersama orang-orang yang mengalami hal-hal demikian.+ 34 Sebab kamu menyatakan simpati kepada orang-orang yang berada di penjara dan ketika barang-barang milikmu dirampas,+ kamu menanggungnya dengan sukacita, sebab mengetahui bahwa kamu sendiri mempunyai milik yang lebih baik dan tetap.+
35 Karena itu, janganlah membuang kebebasan berbicaramu,+ yang akan menghasilkan upah besar.+ 36 Sebab kamu membutuhkan ketekunan,+ supaya setelah kamu melakukan kehendak Allah,+ kamu mengalami penggenapan janji itu.+ 37 Sebab ”sangat sedikit waktu”+ lagi, dan ”ia yang akan datang sudah akan tiba dan tidak akan tertunda”.+ 38 ”Tetapi orangku yang adil-benar akan hidup karena iman”,+ dan, ”jika ia undur, jiwaku tidak akan senang kepadanya”.+ 39 Kita bukan jenis yang undur sehingga binasa,+ melainkan jenis yang memiliki iman sehingga jiwa terpelihara hidup.+
11 Iman+ adalah penantian yang pasti akan perkara-perkara yang diharapkan,+ bukti yang jelas dari kenyataan-kenyataan walaupun tidak kelihatan.+ 2 Sebab melalui ini orang-orang pada zaman dahulu menerima kesaksian mengenai diri mereka.+
3 Karena beriman, kita memahami bahwa sistem-sistem ini+ diatur oleh firman Allah,+ sehingga apa yang kita lihat itu muncul dari perkara-perkara yang tidak tampak.+
4 Karena beriman, Habel mempersembahkan kepada Allah korban yang nilainya lebih besar daripada korban Kain;+ melalui imannya ia menerima kesaksian mengenai dirinya bahwa ia adil-benar, Allah memberikan kesaksian+ berkenaan dengan pemberiannya; dan melalui itu, meskipun ia sudah mati, ia masih berbicara.+
5 Karena beriman, Henokh+ dipindahkan agar tidak melihat kematian, dan ia tidak ditemukan di mana pun karena Allah telah memindahkannya;+ sebab sebelum ia dipindahkan, ia menerima kesaksian bahwa ia telah menyenangkan Allah.+ 6 Lagi pula, tanpa iman,+ orang mustahil menyenangkan dia,+ karena ia yang menghampiri Allah harus percaya bahwa dia ada+ dan bahwa dia memberikan upah+ kepada orang yang dengan sungguh-sungguh mencari dia.+
7 Karena beriman, setelah diberi peringatan ilahi tentang perkara-perkara yang belum kelihatan,+ Nuh+ memperlihatkan rasa takut yang saleh dan membangun sebuah bahtera+ untuk menyelamatkan rumah tangganya; dan melalui iman ini ia menghukum dunia,+ dan ia menjadi ahli waris keadilbenaran+ yang sesuai dengan iman itu.
8 Karena beriman, sewaktu Abraham+ dipanggil, ia taat untuk pergi ke suatu tempat yang sudah ditentukan akan diterimanya sebagai warisan; dan ia pergi, meskipun tidak mengetahui ke mana tujuannya.+ 9 Karena beriman, ia berdiam sebagai orang asing di negeri perjanjian seakan-akan di suatu negeri asing,+ dan tinggal dalam kemah-kemah+ bersama Ishak+ dan Yakub,+ ahli-ahli waris bersama dia dari janji+ yang sama itu juga. 10 Karena ia menantikan kota+ yang mempunyai fondasi yang tetap, kota yang dibangun dan dibuat oleh Allah.+
11 Karena beriman, juga Sara+ menerima kuasa untuk mengandung benih, bahkan ketika ia telah melampaui batas usia,+ karena ia menganggap dia yang telah berjanji itu setia.+ 12 Sebab itu juga, dari satu pria,+ malahan yang sama seperti sudah mati,+ dilahirkanlah anak-anak yang banyaknya seperti bintang-bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, tidak terhitung.+
13 Dalam iman, mereka semua mati+ walaupun tidak mengalami penggenapan janji itu,+ tetapi mereka melihatnya dari kejauhan+ dan menyambutnya dan menyatakan di depan umum bahwa mereka adalah orang-orang asing dan penduduk sementara di negeri itu.+ 14 Karena orang-orang yang mengatakan hal-hal itu membuktikan bahwa mereka dengan sungguh-sungguh mencari tempat yang akan menjadi milik mereka.+ 15 Padahal, jika mereka terus mengingat tempat yang telah mereka tinggalkan itu,+ mereka sebenarnya mempunyai kesempatan untuk kembali.+ 16 Tetapi sekarang mereka berupaya meraih tempat yang lebih baik, yaitu yang berkaitan dengan surga.+ Sebab itu Allah tidak malu akan mereka, untuk dipanggil sebagai Allah mereka,+ karena ia telah mempersiapkan sebuah kota+ bagi mereka.
17 Karena beriman, ketika Abraham diuji,+ ia sama seperti telah mempersembahkan Ishak, dan pria yang telah dengan gembira menerima janji-janji itu berupaya mempersembahkan putra satu-satunya yang diperanakkan,+ 18 meskipun kepadanya telah dikatakan, ”Apa yang disebut ’benihmu’ akan muncul melalui Ishak.”+ 19 Namun ia menganggap Allah sanggup membangkitkan dia bahkan dari antara orang mati;+ dan dari sana ia telah menerima dia juga sebagai suatu gambaran simbolis.+
20 Karena beriman, juga Ishak memberkati Yakub+ dan Esau+ sehubungan dengan perkara-perkara yang akan datang.
21 Karena beriman, menjelang kematiannya,+ Yakub memberkati setiap putra Yusuf+ dan menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.+
22 Karena beriman, ketika Yusuf mendekati akhir hidupnya, ia menyebut tentang keluarnya+ putra-putra Israel; dan ia memberi perintah mengenai tulang-tulangnya.+
23 Karena iman, Musa disembunyikan selama tiga bulan oleh orang-tuanya setelah ia lahir,+ karena mereka melihat anak kecil itu elok+ dan mereka tidak takut kepada perintah+ raja. 24 Karena beriman, setelah dewasa Musa+ menolak untuk disebut sebagai putra dari putri Firaun,+ 25 dan memilih untuk diperlakukan dengan kejam bersama umat Allah sebaliknya daripada mendapatkan kenikmatan sementara dari dosa, 26 sebab ia menganggap celaan+ karena menjadi KRISTUS sebagai kekayaan yang lebih besar daripada harta Mesir; karena ia menatap upah yang akan diberikan.+ 27 Karena beriman, ia meninggalkan Mesir,+ tetapi bukan karena takut akan kemarahan raja,+ sebab ia tetap kokoh seperti melihat Pribadi yang tidak kelihatan.+ 28 Karena beriman, ia melaksanakan paskah+ dan memercikkan darah,+ agar pembinasa itu tidak menyentuh anak-anak sulung mereka.+
29 Karena beriman, mereka melintasi Laut Merah seperti di atas tanah kering,+ tetapi ketika memberanikan diri untuk melintasinya, orang-orang Mesir ditelan habis.+
30 Karena iman, runtuhlah tembok-tembok Yerikho setelah dikelilingi selama tujuh hari.+ 31 Karena beriman, Rahab,+ sundal itu, tidak binasa bersama orang-orang yang bertindak tidak taat, karena ia menerima mata-mata itu dengan damai.+
32 Dan apa lagi yang akan kukatakan? Karena waktunya tidak akan cukup jika aku terus bercerita tentang Gideon,+ Barak,+ Simson,+ Yefta,+ Daud+ dan juga Samuel+ dan nabi-nabi lain,+ 33 yang karena beriman, mengalahkan kerajaan-kerajaan dalam konflik,+ menjalankan keadilbenaran,+ memperoleh apa yang dijanjikan,+ membungkam mulut singa,+ 34 memadamkan kekuatan api,+ luput dari mata pedang,+ dari keadaan lemah menjadi penuh kuasa,+ gagah berani dalam perang,+ mengacaubalaukan bala tentara asing.+ 35 Wanita-wanita telah menerima kembali orang-orang mereka yang telah mati, melalui kebangkitan;+ tetapi orang-orang lain disiksa karena mereka tidak mau menerima pembebasan melalui suatu tebusan, supaya mereka dapat mencapai kebangkitan yang lebih baik. 36 Ya, yang lain-lain mendapat cobaan melalui cemoohan dan penyesahan, sesungguhnya, lebih daripada itu, dibelenggu+ dan dipenjarakan.+ 37 Mereka dirajam,+ mereka dicobai,+ mereka dipotong-potong dengan gergaji, mereka mati+ dibunuh dengan pedang, mereka mengembara dengan mengenakan kulit domba,+ kulit kambing, sementara mereka berkekurangan,+ dalam kesengsaraan,+ mendapat perlakuan kejam;+ 38 dan dunia tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di gurun, di gunung, di gua-gua+ dan liang-liang di bumi.
39 Padahal semua orang ini tidak mengalami penggenapan janji itu,+ walaupun mereka menerima kesaksian mengenai diri mereka melalui iman mereka, 40 sebab Allah sebelumnya telah melihat sesuatu yang lebih baik+ bagi kita,+ agar tanpa kita,+ mereka+ tidak menjadi sempurna.+
12 Maka, karena kita mempunyai begitu banyak saksi+ bagaikan awan yang mengelilingi kita, biarlah kita juga menanggalkan setiap beban+ dan dosa yang dengan mudah menjerat kita,+ dan biarlah kita berlari dengan tekun+ dalam perlombaan+ yang ditetapkan bagi kita,+ 2 seraya kita menatap Wakil Utama+ dan Penyempurna iman kita,+ Yesus. Demi sukacita yang ditaruh di hadapannya ia bertekun+ menanggung tiang siksaan, mengabaikan keaiban, dan duduk di sebelah kanan takhta Allah.+ 3 Sesungguhnya, perhatikanlah dengan cermat pribadi yang telah bertekun menanggung perkataan yang bersifat menentang+ dari orang-orang berdosa yang merugikan diri sendiri, agar kamu tidak menjadi lelah dan gugur jiwamu.+
4 Dalam melaksanakan perjuanganmu melawan dosa itu kamu belum mengadakan perlawanan sampai mencucurkan darah,+ 5 dan kamu lupa akan nasihat yang di dalamnya kamu disapa sebagai putra,+ ”Putraku, jangan meremehkan disiplin dari Yehuwa, dan jangan gugur apabila engkau dikoreksi olehnya;+ 6 karena Yehuwa mendisiplin orang yang ia kasihi; sebenarnya, ia menyesah setiap orang yang ia terima sebagai putra.”+
7 Kamu bertekun sebagai suatu disiplin.+ Allah berurusan denganmu seperti dengan seorang putra.+ Sebab apakah ada putra yang tidak didisiplin oleh bapaknya?+ 8 Tetapi jika kamu tidak menerima disiplin yang juga diperoleh semua orang, kamu benar-benar anak haram,+ dan bukan putra. 9 Selanjutnya, kita mempunyai bapak jasmani yang mendisiplin kita,+ dan kita menaruh respek kepada mereka. Tidakkah kita akan lebih tunduk lagi kepada Bapak dari kehidupan rohani kita, dan beroleh kehidupan?+ 10 Karena mereka mendisiplin kita untuk waktu yang singkat menurut apa yang kelihatannya baik bagi mereka,+ tetapi ia melakukannya demi keuntungan kita agar kita dapat mengambil bagian dari kekudusannya.+ 11 Memang, tampaknya setiap disiplin pada saat diberikan tidak mendatangkan sukacita tetapi memedihkan hati;+ namun setelah itu, bagi mereka yang telah dilatih olehnya, itu akan menghasilkan buah+ suka damai, yakni keadilbenaran.+
12 Karena itu luruskanlah tangan yang terkulai+ dan lutut yang lemah,+ 13 dan teruslah buat jalan yang lurus bagi kakimu,+ agar apa yang timpang tidak keluar dari persendian, tetapi sebaliknya disembuhkan.+ 14 Kejarlah perdamaian dengan semua orang,+ dan kesucian,+ sebab tanpa kesucian tidak seorang pun akan melihat TUAN,+ 15 seraya menjaga dengan cermat agar jangan ada orang yang tidak memperoleh kebaikan hati Allah yang tidak selayaknya diperoleh;+ agar akar beracun+ tidak tumbuh dan menimbulkan keresahan dan banyak orang dicemarkan olehnya;+ 16 agar jangan ada orang yang melakukan percabulan atau yang tidak menghargai perkara-perkara suci, seperti Esau,+ yang melepaskan hak-haknya sebagai anak sulung+ untuk ditukar dengan satu porsi makanan. 17 Karena kamu tahu bahwa setelah itu juga, pada waktu ia ingin mewarisi berkat+ itu ia ditolak,+ sebab meskipun ia dengan sungguh-sungguh dan dengan air mata+ berupaya agar ada perubahan pikiran, ia tidak memperoleh kesempatan itu.+
18 Sebab kamu tidak menghampiri gunung yang dapat diraba+ dan yang bernyala dengan api,+ dan awan yang gelap dan kegelapan yang pekat dan badai yang hebat,+ 19 dan bunyi terompet yang keras+ dan suara kata-kata;+ yang pada waktu mendengar suara tersebut bangsa itu memohon agar jangan ada perkataan lagi untuk mereka.+ 20 Sebab perintah ini tidak dapat mereka tanggung, ”Dan jika seekor binatang menyentuh gunung itu, binatang itu harus dirajam.”+ 21 Juga, pertunjukan tersebut begitu menakutkan sehingga Musa mengatakan, ”Aku takut dan gemetar.”+ 22 Tetapi kamu menghampiri suatu Gunung Zion+ dan sebuah kota+ dari Allah yang hidup, Yerusalem surgawi,+ dan berlaksa-laksa malaikat,+ 23 dalam pertemuan umum,+ dan sidang jemaat anak sulung+ yang telah didaftarkan+ di surga, dan Allah, Hakim dari semua,+ dan kehidupan rohani+ orang-orang adil-benar yang telah menjadi sempurna,+ 24 dan Yesus, perantara+ perjanjian baru,+ dan darah pemercikan,+ yang berbicara dengan cara yang lebih baik daripada darah Habel.+
25 Perhatikanlah agar kamu tidak berpaling dari dia yang berbicara.+ Karena jika mereka yang berpaling dari dia yang memberikan peringatan ilahi di atas bumi+ tidak luput, terlebih lagi kita jika kita berpaling dari dia yang berbicara dari surga.+ 26 Pada waktu itu suaranya mengguncang bumi,+ tetapi sekarang ia telah berjanji, dengan mengatakan, ”Masih sekali lagi aku akan menggemparkan bukan hanya bumi tetapi juga langit.”+ 27 Nah, pernyataan ”Masih sekali lagi” menunjukkan bahwa perkara-perkara yang diguncang akan disingkirkan, yaitu perkara-perkara yang telah dibuat,+ supaya perkara-perkara yang tidak diguncang tetap ada.+ 28 Maka, karena kita akan menerima suatu kerajaan yang tidak terguncangkan,+ semoga kita terus memperoleh kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh, yang melaluinya kita dapat memberikan dinas suci kepada Allah dengan cara yang diperkenan, disertai rasa takut yang saleh dan hormat.+ 29 Karena Allah kita adalah juga api yang menghanguskan.+
13 Hendaklah kasih persaudaraan tetap ada di antara kamu.+ 2 Jangan melupakan sifat suka menerima tamu,+ karena melalui hal itu, beberapa orang, tanpa sepengetahuan mereka telah menjamu malaikat-malaikat.+ 3 Ingatlah kepada mereka yang berada dalam belenggu penjara+ seolah-olah kamu diikat bersama mereka,+ dan kepada mereka yang diperlakukan dengan kejam,+ karena kamu sendiri juga masih berada dalam tubuh jasmani. 4 Hendaklah pernikahan terhormat di antara kamu semua, dan tempat tidur pernikahan tanpa kecemaran,+ karena Allah akan menghakimi orang yang melakukan percabulan dan pezina.+ 5 Hendaklah cara hidupmu bebas dari cinta uang,+ dan hendaklah kamu merasa puas+ dengan perkara-perkara yang ada padamu.+ Sebab ia mengatakan, ”Aku tidak akan membiarkan engkau atau meninggalkan engkau.”+ 6 Sehingga kita dapat tabah+ dan mengatakan, ”Yehuwa adalah penolongku; aku tidak akan takut. Apa yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”+
7 Ingatlah akan mereka yang mengambil pimpinan di antara kamu,+ yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu, dan seraya kamu terus memperhatikan bagaimana hasil akhir tingkah laku mereka, tirulah+ iman mereka.+
8 Yesus Kristus adalah sama, kemarin, hari ini, dan selama-lamanya.+
9 Janganlah disimpangkan oleh berbagai ajaran asing;+ karena adalah baik apabila hati diteguhkan oleh kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh,+ bukan oleh makanan,+ yang tidak memberikan manfaat kepada orang yang menyibukkan diri dengannya.
10 Kita mempunyai mezbah dan orang-orang yang melakukan dinas suci di kemah itu tidak mempunyai wewenang untuk makan dari mezbah itu.+ 11 Karena tubuh binatang-binatang itu, yang darahnya dibawa masuk ke tempat kudus oleh imam besar bagi dosa, dibakar di luar perkemahan.+ 12 Sebab itu Yesus juga menderita di luar gerbang+ untuk menyucikan+ orang-orang dengan darahnya sendiri.+ 13 Maka, biarlah kita pergi kepadanya di luar perkemahan, sambil menanggung celaan yang ia tanggung,+ 14 sebab di sini kita tidak mempunyai kota yang tetap ada,+ tetapi kita dengan sungguh-sungguh mencari kota yang akan datang.+ 15 Melalui dia, biarlah kita selalu mempersembahkan korban pujian kepada Allah,+ yaitu buah-buah bibir+ yang membuat pernyataan tentang namanya di hadapan umum.+ 16 Lagi pula, jangan lupa melakukan apa yang baik+ dan berbagi dengan orang-orang lain, karena Allah senang akan korban-korban yang demikian.+
17 Taatilah mereka yang mengambil pimpinan di antara kamu+ dan tunduklah+ kepada mereka, karena mereka menjaga jiwamu sebagai orang-orang yang akan memberikan pertanggungjawaban;+ agar mereka melakukan ini dengan sukacita dan tidak dengan keluh kesah, sebab ini akan merugikan kamu.+
18 Teruslah berdoa+ bagi kami, karena kami percaya bahwa kami mempunyai hati nurani yang jujur, karena kami ingin bertingkah laku jujur dalam segala perkara.+ 19 Namun aku teristimewa mendesak kamu untuk melakukan ini, agar aku lebih cepat kembali kepadamu.+
20 Maka semoga Allah kedamaian,+ yang dengan darah perjanjian yang abadi+ membangkitkan dari antara orang mati+ Tuan kita, Yesus, gembala besar+ dari domba-domba,+ 21 memperlengkapi kamu dengan setiap hal yang baik untuk melakukan kehendaknya, dan melalui Yesus Kristus melaksanakan dalam diri kita apa yang benar-benar menyenangkan dalam pandangannya;+ kemuliaan kekal selama-lamanya baginya.+ Amin.
22 Maka aku menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu menerima perkataan anjuran ini dengan sabar, karena sesungguhnya, aku telah menyusun sepucuk surat untukmu dengan sedikit kata-kata.+ 23 Ketahuilah bahwa saudara kita Timotius+ telah dilepaskan; jika dia segera datang, aku akan mengunjungi kamu bersama dia.
24 Berikanlah salamku kepada semua yang mengambil pimpinan+ di antara kamu dan kepada semua orang kudus. Mereka yang berada di Italia+ mengirimkan salam mereka kepadamu.
25 Kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh+ menyertai kamu semua.