-
”Sekarang Hanya Mia dan Yehuwa”Sedarlah!—1995 | 8 Februari
-
-
Para dokter memutuskan untuk memberikan pengobatan alternatif. Plasma disuling dari darah, dan kemudian antibodi yang menyerang sel darah saya dan jaringan ginjal dipindahkan. Saya diberi suntikan larutan Ringer bersama dengan albumin. Saya telah membahas pengobatan ini bersama dengan para dokter dan memberikan mereka izin tertulis untuk melakukan ini.a Meskipun dengan pengobatan ini kondisi saya memburuk. Saya juga memberikan mereka izin untuk mengobati saya dengan imunoglobulin, namun pada waktu itu para dokter tidak melakukan ini.b
-
-
”Sekarang Hanya Mia dan Yehuwa”Sedarlah!—1995 | 8 Februari
-
-
Pada waktu itu, Panitia Penghubung Rumah Sakit dari Saksi-Saksi Yehuwa sedang bekerja keras untuk mengumpulkan informasi lebih banyak tentang pengobatan penyakit lupus. Dari kantor cabang Norwegia kami menerima sebuah artikel yang telah dicetak di sebuah jurnal medis. Artikel tersebut melukiskan dua kasus sulit sehubungan systemic lupus erythematosus dengan imunoglobulin dilakukan kepada dua wanita muda—dengan hasil yang baik. Pada waktu pertemuan dengan para dokter, orang-tua saya meminta mereka membaca artikel tersebut untuk melihat kemungkinan informasi tersebut dapat berguna dalam kasus saya. Para dokter memiliki pendapat yang berbeda mengenai apa yang dilakukan. Misalnya, ada kekhawatiran sehubungan terbatasnya jumlah informasi tentang akibat pengobatan dengan imunoglobulin.
-
-
”Sekarang Hanya Mia dan Yehuwa”Sedarlah!—1995 | 8 Februari
-
-
Pada waktu ini para dokter setuju untuk memberikan suntikan imunoglobulin ke dalam pembuluh darah. Mulai tanggal 9 sampai 11 Oktober, saya diberikan satu dosis dari enam gram imunoglobulin sehari.
-
-
”Sekarang Hanya Mia dan Yehuwa”Sedarlah!—1995 | 8 Februari
-
-
Terapi dimulai lagi. Saya diberikan eritropoetin dekstran zat besi melalui pembuluh darah, juga dua dosis sehari imunoglobulin. Perlahan-lahan kondisi saya membaik. Pada tanggal 16 Oktober jumlah hemoglobin naik menjadi 2,6 dan pada tanggal ke-17 menjadi 3,0. Saya terus membaik. Pada tanggal 12 November saya meninggalkan rumah sakit dengan jumlah hemoglobin 8,0.
Kami tidak mengetahui secara pasti mengapa perusakan sel darah merah saya berhenti atau mengapa jumlah sel darah merah saya naik dengan begitu cepat. Suntikan imunoglobulin, eritropoetin dekstran zat besi terbukti memainkan bagian yang penting. Menjelang awal bulan Mei 1992, jumlah hemoglobin saya menjadi normal 12,3, dan tetap dalam ukuran yang normal.
Kini saya sedang menjalankan pengobatan untuk menjaga kondisi saya di bawah pengawasan, dan saya kembali normal.
-
-
”Sekarang Hanya Mia dan Yehuwa”Sedarlah!—1995 | 8 Februari
-
-
a Prosedur ini dikenal sebagai plasmapheresis dan termasuk sirkulasi darah di luar tubuh. Keputusan untuk menggunakan prosedur ini bergantung pada hati nurani seseorang, sebagaimana dibahas di Menara Pengawal tanggal 1 Maret 1989, halaman 30 dan 31.
b Keputusan untuk menggunakan imunoglobulin, yang mengandung sedikit sekali bagian dari darah, bergantung pada hati nurani seseorang, sebagaimana dibahas di Menara Pengawal tanggal 1 Juni 1990, halaman 30 dan 31.
-